VinFast VF MPV 7 Ada Versi Ekonomisnya, Harga Rp 200 Jutaan
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Cina tidak juga mereda. Terutama pada sektor perdagangan antar dua negara.
Terkini Negeri Paman Sam terus menolak kehadiran mobil listrik Cina. Seperti diutarakan oleh para pejabat di sana.
“Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke sistem telekomunikasi kami. Kita (juga) tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini,” ungkap Bernei Moreno, Senator Partai Republik di Reuters, Kamis (02/04).
Menurut Moreno, ia bakal berupaya memberlakukan larangan yang lebih luas. Mencakup perangkat keras, lunak maupun kemitraan dengan perusahaan otomotif Negeri Tirai Bambu.
Salah satu caranya dengan mengajukan rancangan undang-undang bulan depan. Hal ini demi memperketat larangan mobil listrik Cina masuk ke pasar Amerika Serikat.
Selain itu, ia juga bakal mendorong negara-negara lain buat mengikuti serta mendukung wacana tersebut.
“Kami akan mencegah ‘kanker’ masuk ke pasar kami. Kita membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” lanjut senator satu ini.
Disebutkan bahwa rancangan undang-undang yang bakal diajukan bakal mencakup lebih banyak hal, tidak hanya larangan impor saja.
Dengan begitu, Moreno memastikan tidak bakal ada akses mobil listrik Cina membanjiri pasar Negeri Paman Sam di masa mendatang.
“Tidak akan ada mobil buatan Cina di sini. Saya berharap Amerika Latin, Meksiko, Kanada dan Eropa mengadopsi standar yang sama dengan kita sekarang,” tegas dia.
Sebagai informasi beberapa waktu lalu Donald Trump, Presiden Amerika Serikat sempat perlahan melunak. Ia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Trump memberi sinyal akan menyambut dengan tangan terbuka selama BYD, Geely, Wuling hingga Aion mau berinvestasi di Amerika Serikat.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta memperkerjakan Anda, teman-teman, serta tetangga Anda, itu bagus. Saya menyukai itu (melakukan investasi),” kata Donald Trump.
Tentu pernyataan di atas menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan para pabrikan mobil Cina dalam memasarkan produk mereka di Amerika Serikat.
Apalagi seorang pejabat Gedung Putih memberikan klarifikasi bahwa pemerintah mendukung investasi asing di sektor manufaktur Amerika Serikat.
Akan tetapi, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Seperti memastikan keamanan nasional dan ekonomi mereka tidak terganggu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Juli 2026, 21:55 WIB
03 Juli 2026, 17:00 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
Terkini
04 Juli 2026, 21:00 WIB
AHM memberikan sejumlah penyegaran pada Honda Monkey, meliputi sejumlah opsi kelir dan motif jok baru
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Pertumbuhan penjualan Daihatsu kembali terlihat di Juni 2026, kendaraan komersial jadi kontributor utama
04 Juli 2026, 09:00 WIB
IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.
03 Juli 2026, 13:41 WIB
Berikut adalah spesifikasi Toyota Hilux BEV, era baru pikap elektrifikasi Toyota untuk pasar Indonesia