Diminati, BAIC T1 Akan Diproduksi di Purwakarta Akhir Tahun
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Cina tidak juga mereda. Terutama pada sektor perdagangan antar dua negara.
Terkini Negeri Paman Sam terus menolak kehadiran mobil listrik Cina. Seperti diutarakan oleh para pejabat di sana.
“Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke sistem telekomunikasi kami. Kita (juga) tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini,” ungkap Bernei Moreno, Senator Partai Republik di Reuters, Kamis (02/04).
Menurut Moreno, ia bakal berupaya memberlakukan larangan yang lebih luas. Mencakup perangkat keras, lunak maupun kemitraan dengan perusahaan otomotif Negeri Tirai Bambu.
Salah satu caranya dengan mengajukan rancangan undang-undang bulan depan. Hal ini demi memperketat larangan mobil listrik Cina masuk ke pasar Amerika Serikat.
Selain itu, ia juga bakal mendorong negara-negara lain buat mengikuti serta mendukung wacana tersebut.
“Kami akan mencegah ‘kanker’ masuk ke pasar kami. Kita membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” lanjut senator satu ini.
Disebutkan bahwa rancangan undang-undang yang bakal diajukan bakal mencakup lebih banyak hal, tidak hanya larangan impor saja.
Dengan begitu, Moreno memastikan tidak bakal ada akses mobil listrik Cina membanjiri pasar Negeri Paman Sam di masa mendatang.
“Tidak akan ada mobil buatan Cina di sini. Saya berharap Amerika Latin, Meksiko, Kanada dan Eropa mengadopsi standar yang sama dengan kita sekarang,” tegas dia.
Sebagai informasi beberapa waktu lalu Donald Trump, Presiden Amerika Serikat sempat perlahan melunak. Ia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Trump memberi sinyal akan menyambut dengan tangan terbuka selama BYD, Geely, Wuling hingga Aion mau berinvestasi di Amerika Serikat.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta memperkerjakan Anda, teman-teman, serta tetangga Anda, itu bagus. Saya menyukai itu (melakukan investasi),” kata Donald Trump.
Tentu pernyataan di atas menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan para pabrikan mobil Cina dalam memasarkan produk mereka di Amerika Serikat.
Apalagi seorang pejabat Gedung Putih memberikan klarifikasi bahwa pemerintah mendukung investasi asing di sektor manufaktur Amerika Serikat.
Akan tetapi, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Seperti memastikan keamanan nasional dan ekonomi mereka tidak terganggu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut rencana mobil listrik BAIC T1 akan diproduksi di Purwakarta dengan memanfaatkan fasilitas Handal
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong