DFSK akan Produksi Mobil Listrik di Indonesia

DFSK akan produksi mobil listrik di Indonesia agar harga jual menjadi lebih kompetitif dibanding sebelumnya

DFSK akan Produksi Mobil Listrik di Indonesia
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 18 November 2022 | 21:03 WIB

TRENOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa DFSK merupakan salah satu pabrikan yang cukup agresif dalam mengembangkan mobil listrik di Tanah Air. Hal ini terlihat dari diluncurkannya Gelora E pada awal 2021.

Namun mobil tersebut rupanya masih diimpor utuh dari China sehingga perlu dilakukan beberapa langkah strategis agar harganya bisa lebih kompetitif. Salah satunya adalah dengan memproduksinya secara langsung di Tanah Air.

Hal ini tentunya terbilang masuk akal karena pabrikan asal China tersebut sebenarnya sudah memiliki fasilitas untuk melakukannya. Mereka mengklaim bahwa pabrik di Cikande, Serang, Banten sanggup memproduksi berbagai jenis model, mulai dari kendaraan internal combustion engine (ICE) hingga listrik.

Photo : DFSK

"Pemanfaatan fasilitas perakitan DFSK di Cikande dapat membuat harga jual kendaraan listrik kami lebih terjangkau. Selain itu, penggunaan komponen lokal untuk meningkatkan TKDN juga akan memberikan stimulus bagi industri pendukung otomotif," ujar Achmad Rofiqi, Marketing Head PT Sokonindo Automobile.

Tak hanya DFSK Gelora E, dalam beberapa kesempatan mereka juga menampilkan Mini EV. Mobil tersebut memiliki dimensi yang mungil serta diperkirakan memiliki harga kompetitif untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat.

Baca juga : DFSK Gelora E Unjuk Kebolehan di IEMS 2021

“Kendaraan listrik sudah menjadi salah satu agenda DFSK ketika memulai bisnis di Indonesia. Teknologinya sudah menjadi DNA DFSK karena pusat R&D sudah sejak lama mengembangkannya dan menghasilkan berbagai model yang dibutuhkan oleh konsumen di seluruh dunia,” tambah Rofiqi.

Secara keseluruhan, pabrik DFSK yang sudah berdiri sejak 2017 ini memiliki kapasitas produksi hingga 50 ribu unit per tahun. Kapasitasnya bisa diatur secara fleksibel karena sudah didukung dengan teknologi robotik dan sumber daya manusia (SDM) terlatih.

Teknologi robotik yang diusung pabrik DFSK sudah mencapai 90 persen. Teknologi ini mengadopsi lengan robotik serta mendapatkan dukungan operasi otomatis melalui pemanfaatan internet untuk koordinasinya.

Photo : TrenOto

Penggunaan teknologi robotik ini berfungsi untuk memaksimalkan kualitas pengerjaan SDM DFSK dalam menghasilkan model unggulan. Terlebih kendaraan listrik memiliki teknologi canggih dan membutuhkan tingkat presisi pengerjaan untuk menghasilkan sebuah produk aman serta kompetitif di pasar.

Dengan segala keunggulannya maka wajar bila di masa depan DFSK akan produksi mobil listrik langsung di Indonesia.


Terkini

news
Rekayasa lalu lintas

Dishub Rekayasa Lalu Lintas di TMII dan Ragunan di Malam Tahun Baru

Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru

motor
Koleksi Motor

Penampakan Koleksi Motor MotoGP Ryan Wedding yang Disita FBI

Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Akhir 2025, Rabu 31 Desember

Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 31 Desember 2025, Terakhir di Tahun Ini

Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Ubertos Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Libur Tahun Baru

Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026