Changan Pasarkan Produk-produk Berkualitas Global di Indonesia
08 Februari 2026, 16:20 WIB
Changan Hunter diperkirakan jadi salah satu produk perdana merek Tiongkok ini di Indonesia, sudah terdaftar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Tiongkok, Changan resmi masuk Indonesia di awal 2025. Namun perkenalan maupun penjualan lini kendaraannya belum dimulai.
Tetapi diketahui, Changan bakal fokus menawarkan mobil murah atau low segmen serta kendaraan niaga untuk konsumen Tanah Air.
Meskipun pihak Changan tidak menjabarkan secara gamblang model dimaksud, pikap Changan Hunter diyakini jadi salah satu model pertama mereka di RI.
Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, nama Changan Hunter sudah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).
Changan Hunter terdaftar dengan nomor registrasi IDM001261098 pada Januari 2025.
Disebutkan di laman PDKI, nama pemohonnya adalah Chongqing Changan Automobile Co., Ltd bertempat di Chongqing, Cina.
Ketika ditelusuri lebih jauh Changan Hunter merupakan mobil pikap double cabin, juga dijual dengan nama F70.
Ada sejumlah varian tersedia mulai dari varian mesin diesel sampai hybrid model Extended Range Electric Vehicle (EREV), teknologi yang cara kerjanya mirip Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Negara di Asia Tenggara yang jadi tempat Changan Hunter dijual adalah Filipina. Model itu dijual secara resmi pada Manila Auto Show 2025 sebagai Nevo Hunter K50 EREV.
Dari segi desain, Changan Hunter punya postur seperti calon rivalnya di dalam negeri seperti Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.
Selain jantung pacu, tampaknya yang bakal jadi pembeda utama Changan Hunter dengan pesaingnya adalah pilihan kelir. Manufaktur menyediakan warna tidak konvensional yakni Olive Green alias hijau.
Dari segi dimensi, Changan Hunter punya ukuran panjang 5.380 mm, hanya berada sedikit di atas Toyota Hilux yakni 5.325 mm atau Mitsubishi Triton di 5.265 mm.
Changan Hunter EREV di Filipina tersedia dalam tipe 4x2 Warrior dan 4x4 Knight. Varian 4x2 dibekali satu motor elektrik bertenaga 174 hp dan torsi puncak 320 Nm.
Sementara opsi berkonfigurasi 4x4 atau Four Wheel Drive (4WD) pakai dua motor elektrik yang hasilkan tenaga 268 hp dan torsi 470 Nm.
Berbekal baterai dan mesin bensin berkubikasi 2.000 cc turbo, mobil ini diklaim bisa menempuh perjalanan 1.031 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bensin full.
Belum diketahui varian Changan Hunter mana yang bakal mengaspal di dalam negeri, tetapi ada peluang tipe mesin diesel konvensional yang dihadirkan lebih dulu.
Varian itu dibenamkan jantung pacu turbodiesel 2.000 cc yang diklaim menghasilkan tenaga 150 hp dan torsi 350 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 16:20 WIB
06 Februari 2026, 20:10 WIB
05 Februari 2026, 19:18 WIB
04 Februari 2026, 07:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan
09 Februari 2026, 16:35 WIB
Suzuki XBee menjadi tamu spesial di IIMS 2026 dan berpeluang untuk dipasarkan di pasar otomotif Indonesia
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan
09 Februari 2026, 14:00 WIB
VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar
09 Februari 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV menuai respons positif dari konsumen, pihak pabrikan mulai kejar produksi
09 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu
09 Februari 2026, 09:00 WIB
Ada dua opsi modifikasi Jetour T2 yang ditampilan di IIMS 2026, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik