Wholesales Motor Baru September 2026 Kian Subur, Naik 9,7 Persen
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Para bengkel modifikasi mengaku sekarang situasinya sangat sulit saat pasar motor baru di Indonesia lesu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar motor baru di Indonesia masih kurang bergairah. Bahkan bisa disebut jauh dari harapan banyak pihak.
Hal tersebut ternyata tidak hanya membawa dampak bagi para produsen kendaraan roda dua di Tanah Air.
Akan tetapi bengkel modifikasi di dalam negeri turut merasakan situasi pasar yang sedang tidak baik-baik saja.
“Pasti berpengaruh banget, yaitu tren modifikasi akhirnya turun walaupun ada beberapa segelintir tetapi tidak sebanyak tahun lalu,” buka Yusa, pemilik bengkel 902 Garage kepada KatadataOTO di Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (16/08).
Yusa menuturkan penurunan pasar motor baru membuatnya harus mencari cara untuk bertahan. Seperti meninggalkan idealis mereka dalam dunia modifikasi.
Sebab biasanya 902 Garage kebanyakan menggarap motor-motor sport. Namun sekarang mereka lebih menyasar matic.
Mulai dari Yamaha Aerox, Honda ADV 160 sampai PCX 160. Yusa menilai produk tersebut peminatnya lebih ramai dan banyak di dalam negeri.
“Yang penting bisa bertahan aja sudah alhamdulillah udah bisa fight gitu. Bengkel jangan sampai tutup, dapat bertahan dan aktivitas tetap ada,” lanjut dia.
Lebih jauh dia menjelaskan, kalau tetap mempertahankan idealisnya untuk memodifikasi motor sport maka mereka tidak akan dapat bertahan.
Oleh sebab itu owner 902 Garage ini lebih memilih mencari cara lain agar usaha dia bisa terus berjalan.
“Makanya kita ikuti tren aja nih mana yang ramai penjualan motornya, udah kita hajar aja itu,” tegas Yusa.
Ia menerangkan bahwa situasi sulit yang sedang dihadapi tersebut sudah berlangsung selama satu tahun belakangan ini.
Bahkan Yusa mengaku mengalami penurunan omset cukup dalam, yakni mencapai 50 persen bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Iya makanya pengaruh sekali, bisa bertahan aja (sekarang) alhamdulillah pokoknya,” pungkas dia.
Sekadar mengingatkan, distribusi motor baru dari pabrik ke diler (wholesales) pada Juli 2025 mencapai 587.049 unit.
Angka tersebut melonjak sampai 15,25 persen bila dibandingkan dengan Juni 2025. Sebab hanya mencatatkan angka di 509.326 unit.
Meski begitu, wholesales motor baru di Juli 2025 terjadi penurunan sekitar 1,97 persen dibanding Juli 2024. Pasalnya di tahun lalu menorehkan 598.901 unit.
Sedangkan bila dikumulatif sejak Januari hingga Juli 2025, sudah ada 3.692.048 unit yang terkirim dari pabrik ke diler.
Patut diketahui, angka di atas turun sekitar 2.07 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun lalu yang 3.769.901 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
30 September 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 21:26 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi