Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Memasuki 2023 Daihatsu jagokan LCGC akan mengalami kenaikan mengingat saat ini daya beli masyarakat sudah membaik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tahun lalu penjualan mobil di Tanah Air berhasil kembali ke angka 1 juta unit. Ini menjadi salah satu pertanda membaiknya industri otomotif pasca pandemi yang terjadi sejak 2020 silam.
Tidak hanya itu sepanjang 2022 banyak pabrikan turut meluncurkan beragam model kendaraan baru mulai dari mobil konvensional hingga EV (Electric Vehicle). Beberapa pabrikan juga memperkenalkan lini elektrifikasi untuk melihat animo sekaligus mengakrabkan masyarakat dengan kehadiran mobil listrik.
Daihatsu menjadi satu di antara sekian banyak produsen yang juga meramaikan industri otomotif. Pabrikan asal Jepang ini juga mencatatkan angka penjualan impresif di akhir 2022.
Penjualannya dipimpin oleh LCGC (Low Cost Green Car) 7 penumpang, Sigra. Meski begitu di Indonesia saat ini pasar LCGC bisa dibilang bergerak turun dari total 26 persen menjadi 18 persen.
“LCGC ini di 2018 – 2019 first buyer-nya 90 persen. Namun bergerak ke 70 persen artinya selama pandemi daya belinya sangat terganggu,” ucap Sri Agung Handayani, Corporate Planning & Communications Director PT Astra Daihatsu Motor di Jakarta, Rabu (18/1).
Penjualan pada akhirnya kembali naik dengan catatan transaksi dilakukan secara kredit. Tersedianya opsi cicilan diharapkan menjadi salah satu stimulan penjualan LCGC di Indonesia.
Di 2023 pun Daihatsu dipastikan masih akan berfokus pada lini kendaraan terdahulu termasuk LCGC andalannya Sigra. Menurut Sri pihaknya saat ini lebih berfokus komitmen pabrikan untuk mempermudah konsumen yang ingin memiliki mobil.
“LCGC belum dihapus. Masih menjadi komitmen Daihatsu karena mobil kita di LCGC mengisi first buyer,” ucap Sri.
Ia memaparkan first buyer berarti konsumen yang membeli untuk segera digunakan sedangkan second buyer merupakan istilah ketika seseorang membeli mobilnya yang kesekian atau bukan unit pertamanya.
Sementara itu Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relation Astra International Daihatsu Sales Operation menjelaskan bahwa adanya subsidi PPnBM dari pemerintah berkontribusi terhadap penjualan Sigra.
“Adanya PPnBM sampai September 2022 ternyata sangat membantu. Karena sampai September kontribusi LCGC untuk Daihatsu sangat signifikan sekali,” ucap Hendra.
Ke depannya subsidi mobil murah dari pemerintah tentu sangat diharapkan. Terlepas dari hal tersebut pihaknya yakin pasar LCGC akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.
“Masih optimis. Yang namanya prospek kendaraan LCGC masih cukup bagus apalagi kita sangat concern terhadap hal ini,” ucap Hendra.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 18:11 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
02 April 2026, 07:57 WIB
17 Maret 2026, 19:00 WIB
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok