Mobil Diduga Chery X Mulai Tes Jalan, Mejeng di GIIAS 2026
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina mulai memperluas lini produknya di pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Sebelumnya ada brand Tiongkok, PHEV di dalam negeri dijual dengan banderol terbilang tinggi yakni Rp 1 miliar ke atas.
Hal ini berubah setelah kehadiran mobil Cina seperti Chery Tiggo 8 CS, ditawarkan Rp 400 jutaan ke atas.
BYD juga mulai merambah pasar PHEV melalui M6 DM-i dengan banderol lebih rendah yakni Rp 298 jutaan sampai Rp 390 jutaan.
Meskipun belum mendominasi di segmen elektrifikasi, hal ini menjadi momentum penting dalam masa transisi di Indonesia.
“Hybrid berperan sebagai jembatan paling aman karena hemat Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa butuh infrastruktur charging khusus,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Ia melanjutkan, di 2026 tren kendaraan ramah lingkungan memang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Kenaikan harga BBM juga berpeluang jadi pendorong untuk masyarakat membeli kendaraan ramah lingkungan yang efisien, yakni PHEV.
“Strategi PHEV dan yang terbaru Range Extender Electric Vehicle (REEV) dari merek Cina saat ini sangat pas dengan kondisi Indonesia. Mereka tidak memaksa full EV seperti di Eropa atau Cina, melainkan menawarkan bridging realistis,” kata Yannes.
Didukung dengan harga kompetitif, PHEV menjadi salah satu pilihan realistis bagi konsumen ketika ingin membeli kendaraan roda empat.
“Adopsi massal EV murni di segmen pasar middle income class, pasar otomotif terbesar kita, masih terkendala harga beli lebih tinggi dibandingkan mobil ICE sekelasnya dan infrastruktur charging yang belum merata,” tegas Yannes.
Setelah Chery Tiggo 8 CSH, Chery kemudian menghadirkan produk PHEV lain mengisi kelas di atasnya yakni Tiggo 9 CSH.
Grup Chery melalui sub merek Jaecoo kemudian ikut meramaikan pasar. Mereka memboyong J7 SHS dan J8 SHS yang juga menempati segmen Sport Utility Vehicle (SUV).
Di 2026, BYD mulai mengumumkan kehadiran teknologi PHEV mereka yakni DM-i untuk pelanggan di Tanah Air.
Belum lama ini BYD M6 DM-i dihadirkan. Setelahnya mereka berencana memboyong Denza B5 PHEV serta Seal 6 DM-i.
Seluruh produk PHEV dari brand Tiongkok saat ini dilego di bawah Rp 1 miliar. Menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan elektrifikasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 19:05 WIB
11 Juli 2026, 21:00 WIB
09 Juli 2026, 11:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
07 Juli 2026, 21:15 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan