Lepas Serahkan Unit L8 dan Rilis Ekosistem Layanan Premium
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil Cina mulai memperluas lini produknya di pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Sebelumnya ada brand Tiongkok, PHEV di dalam negeri dijual dengan banderol terbilang tinggi yakni Rp 1 miliar ke atas.
Hal ini berubah setelah kehadiran mobil Cina seperti Chery Tiggo 8 CS, ditawarkan Rp 400 jutaan ke atas.
BYD juga mulai merambah pasar PHEV melalui M6 DM-i dengan banderol lebih rendah yakni Rp 298 jutaan sampai Rp 390 jutaan.
Meskipun belum mendominasi di segmen elektrifikasi, hal ini menjadi momentum penting dalam masa transisi di Indonesia.
“Hybrid berperan sebagai jembatan paling aman karena hemat Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa butuh infrastruktur charging khusus,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Ia melanjutkan, di 2026 tren kendaraan ramah lingkungan memang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Kenaikan harga BBM juga berpeluang jadi pendorong untuk masyarakat membeli kendaraan ramah lingkungan yang efisien, yakni PHEV.
“Strategi PHEV dan yang terbaru Range Extender Electric Vehicle (REEV) dari merek Cina saat ini sangat pas dengan kondisi Indonesia. Mereka tidak memaksa full EV seperti di Eropa atau Cina, melainkan menawarkan bridging realistis,” kata Yannes.
Didukung dengan harga kompetitif, PHEV menjadi salah satu pilihan realistis bagi konsumen ketika ingin membeli kendaraan roda empat.
“Adopsi massal EV murni di segmen pasar middle income class, pasar otomotif terbesar kita, masih terkendala harga beli lebih tinggi dibandingkan mobil ICE sekelasnya dan infrastruktur charging yang belum merata,” tegas Yannes.
Setelah Chery Tiggo 8 CSH, Chery kemudian menghadirkan produk PHEV lain mengisi kelas di atasnya yakni Tiggo 9 CSH.
Grup Chery melalui sub merek Jaecoo kemudian ikut meramaikan pasar. Mereka memboyong J7 SHS dan J8 SHS yang juga menempati segmen Sport Utility Vehicle (SUV).
Di 2026, BYD mulai mengumumkan kehadiran teknologi PHEV mereka yakni DM-i untuk pelanggan di Tanah Air.
Belum lama ini BYD M6 DM-i dihadirkan. Setelahnya mereka berencana memboyong Denza B5 PHEV serta Seal 6 DM-i.
Seluruh produk PHEV dari brand Tiongkok saat ini dilego di bawah Rp 1 miliar. Menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan elektrifikasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
31 Juli 2026, 12:48 WIB
30 Juli 2026, 11:00 WIB
30 Juli 2026, 08:00 WIB
Terkini
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
BYD tingkatkan layanan purna jual untuk mengakomodir servis maupun perbaikan lini PHEV yang mulai dijual di RI
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung membantu para pengendara mobil dan motor untuk mengurus dokumen berkendara hari ini
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk perpanjangan, nyaman pakai fasilitas SIM keliling Jakarta
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masih ada aturan ganjil genap Jakarta untuk bisa mengurangi kepadatan di jalan-jalan protokol di jam sibuk
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Toyota Alphard Hybrid resmi jadi armada antar jemput bandara, hasil kerja sama dengan Garuda Indonesia
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
Ada empat pilihan SUV berbeda dari Jetour dengan dua pilihan powertrain yakni ICE dan PHEV di GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
Truk listrik Fuso eCanter resmi diserahkan ke PT Fastana Logistik Indonesia di sela perhelatan GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Pihak Gaikindo mengungkapkan fasilitas perakitan BYD di Subang sudah mulai beroperasi, rakit mobil secara CKD