Konsep Baru Diler GAC Aion KS Tubun, Prioritaskan Mitra Pengemudi
20 Juni 2026, 13:00 WIB
GAC tunda peluncuran model kendaraan PHEV dan bermesin konvensional di GIIAS 2026 meskipun sudah dipersiapkan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – GAC di Indonesia saat ini menghadirkan lini elektrifikasi Battery Electric Vehicle (BEV) alias mobil listrik murni.
Namun sebelumnya GAC telah mempersiapkan beberapa produk baru yang menggunakan sumber daya lain. Di antaranya adalah E9 PHEV dan Emzoom.
Melihat kondisi yang belum bisa dibilang kondusif, GAC memutuskan batal meluncurkan dua produk itu di pasar Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh pihak produsen saat peresmian diler GAC Aion KS Tubun di Tanah Abang, belum lama ini.
“Untuk acara GIIAS 2026, saya menunda peluncuran kendaraan E9 dan Emzoom. Saya harus sebut namanya (Emzoom) karena sudah saya tunda,” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia saat ditemui di Jakarta Pusat.
GAC E9 PHEV sebelumnya sempat ditampilkan ke sejumlah awak media di Purwakarta, tepatnya saat peresmian pabrik di pada Juni 2025 silam.
Sementara GAC Emzoom sama sekali belum pernah dibawa ke Indonesia. Namun model itu sudah diluncurkan di negara tetangga yakni Malaysia.
“Setelah harga Pertamax naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut,” kata Andry.
Berbeda dari strategi pabrikan Cina lain yang mulai memperluas lini kendaraan ke Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), GAC memilih untuk menunda sampai situasi dinilai kembali stabil.
“(Peluncuran E9 PHEV tetap ditunda) karena PHEV tetap menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu dengan fenomena yang sekarang masih marak, GAC menunda peluncuran segala kendaraan berbahan bakar fosil,” tegas Andry.
Lebih lanjut Andry mengungkapkan, sejauh ini tidak ada rencana peluncuran produk baru GAC di pameran otomotif nasional GIIAS 2026.
Meskipun begitu tetap ada kejutan menarik disiapkan buat para pengunjung dan calon konsumen GAC nantinya.
Penjualan GAC di Indonesia sendiri tengah mengalami tantangan. Penundaan pemberian insentif EV dari pemerintah dinilai jadi salah satu faktor yang berperan.
Hal tersebut membuat beberapa konsumen menunda pembelian mobil listrik baru, sambil menunggu kepastian subsidi.
Tercatat di data Gaikindo, secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) penjualan GAC di April 2026 adalah 633 unit sebelum turun ke 454 unit di periode Mei 2026.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 13:00 WIB
12 Maret 2026, 16:00 WIB
25 Februari 2026, 11:00 WIB
20 Februari 2026, 13:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana