Daihatsu Tawarkan Tenor Cicilan 7 Tahun untuk LCGC

Guna memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian Daihatsu tawarkan tenor cicilan 7 tahun khusus LCGC

Daihatsu Tawarkan Tenor Cicilan 7 Tahun untuk LCGC
Serafina Ophelia

TRENOTO – Industri otomotif mengakhiri 2022 dengan capaian penjualan mencapai 1 juta unit. Angka ini naik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya khususnya selama masa pandemi.

Ada banyak tantangan yang dihadapi produsen otomotif salah satunya adalah harga BBM (Bahan Bakar Minyak) yang sempat naik menjelang akhir tahun lalu. Meski begitu Daihatsu mencatatkan kenaikan penjualan baik domestik maupun ekspor.

Pabrikan asal Jepang ini juga menutup 2022 dengan mencatatkan total produksi hingga 562.000 unit. Momentum 2023 juga dikatakan bakal membaik dan semakin mendorong penjualan kendaraan.

“Angkanya cukup fantastis, karena kita satu-satunya manufaktur yang menggunakan utilitas di atas kapasitas di 530.000,” ucap Sri Agung Handayani, Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor di Jakarta, Selasa (17/1).

Photo : Trenoto

Bicara soal pembelian kendaraan, Sri memaparkan bahwa banyak yang melakukan transaksi secara kredit untuk jenis kendaraan LCGC (Low Cost Green Car).

Untuk itu Daihatsu fokus permudah konsumen dengan mencoba untuk menyediakan tenor panjang hingga 7 sampai 8 tahun.

“Ternyata first buyer-nya makin sedikit tapi yang kredit tadinya 70 persen sekarang 80 persen. 2018 tenornya masih 4 tahun. Tapi sekarang tenor kita di kredit bergerak hampir di 5 – 6 tahun,” ucap Sri.

Baca juga: 

Kemudian terkait pasar LCGC ia mengatakan tren pembelian dari 2021 – 2022 meningkat seiring dengan perbaikan ekonomi nasional. Jika ini terus berlanjut maka Daihatsu optimis daya beli LCGC akan naik pula.

Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengatakan bahwa opsi tenor ini membuat harga kendaraan menjadi lebih tinggi. Maka kembali lagi kepada kebutuhan dan pilihan konsumen.

“Ini hanya pilihan bagi konsumen. Kalau mereka punya kemampuan itu pasti akan diambil, tetapi kita akan tetap menyediakan paket kredit 7 – 8 tahun,” ucap Hendra.

Photo : Trenoto

Untuk diketahui Daihatsu memiliki lini kendaraan lCGC yakni Sigra dan Ayla. Sigra menyumbang kontribusi terbesar untuk penjualan Daihatsu di 2022 menyumbang 47.066 unit atau sebanyak 24.9 persen.

Berikutnya disusul Granmax Pick Up sebanyak 24.2 persen, Xenia 12.7 persen dan LCGC 4-seater Ayla di 12.3 persen.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika