Daihatsu Pamer Mobil Mungil Menggemaskan di GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 11:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di ajang Kumpul Sahabat Daihatsu Depok pada Minggu (21/06), ada satu unit modifikasi yang menarik perhatian pengunjung.
Model tersebut merupakan mobil lawas Daihatsu Ceria berkelir kuning lansiran 2003. Namun telah disulap menjadi versi Jepangnya, yakni Mira.
Sang pemilik, Kris yang juga merupakan owner bengkel modifikasi motor BK Garage mengungkapkan ada banyak ubahan diterapkan pada mobil bernama Millow itu.
Namun karena Ceria memiliki sasis yang sama dengan Mira di Jepang, seluruh komponennya Plug and Play alias lepas pasang.
Sehingga ia tidak perlu repot melakukan modifikasi pada rangka maupun komponen krusial lainnya.
“Daihatsu Ceria KXR ini saya tangan kedua. Setelah itu saya yang modifikasi, dari basic KXR ke Mira,” kata Kris saat ditemui di Depok, belum lama ini.
Daihatsu Ceria awalnya punya mesin berkubikasi 900 cc. Tetapi guna mengikuti jantung pacu Mira, Kris menggantinya jadi mesin turbo dengan kapasitas 650 cc.
Bodinya terlihat mencolok dibalur warna Carnival Yellow. Komponen bemper sampai spoiler merupakan parts asli Daihatsu Mira.
Interior juga tidak luput dari ubahan. Tidak mencolok namun mempertahankan nuansa klasik ala Japanese Domestic Market (JDM).
“Joknya Avanzato punya Mira, dasbor Mira. Setir dari Daihatsu Momo yang masih kayu, lalu sound (audio) Carrozzeria Pioneer, jadi hampir semua kita convert ke Mira,” kata Kris.
Ia menegaskan tidak ada parts aftermarket disematkan pada Daihatsu Ceria JDM miliknya.
Semua komponen Mira merupakan komponen asli Mira yang ia beli secara impor. Ini membuat Ceria JDM miliknya tampil semakin khas.
Bicara soal biaya, Kris membeberkan sedikit. Dia mengaku harus merogoh kocek sampai sekitar Rp 100 jutaan.
“Kurang lebih di Rp 100 jutaan lah, sudah sama bahan. Tetapi kendalanya di kita ini banyak teman kreatif kurang didukung pemerintah, kita harus impor dan itu prosesnya susah, lama,” ucap Kris.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 11:00 WIB
03 Agustus 2026, 10:00 WIB
03 Agustus 2026, 08:00 WIB
29 Juli 2026, 22:28 WIB
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Terkini
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Toyota Alphard Hybrid resmi jadi armada antar jemput bandara, hasil kerja sama dengan Garuda Indonesia
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
Ada empat pilihan SUV berbeda dari Jetour dengan dua pilihan powertrain yakni ICE dan PHEV di GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
Truk listrik Fuso eCanter resmi diserahkan ke PT Fastana Logistik Indonesia di sela perhelatan GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Pihak Gaikindo mengungkapkan fasilitas perakitan BYD di Subang sudah mulai beroperasi, rakit mobil secara CKD
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Saat mengikuti lelang mobil, Anda harus memperhatikan beberapa hal penting agar mendapatkan kendaraan incaran
05 Agustus 2026, 17:41 WIB
Lombardi Auto Indonesia berkolaborasi dengan Maxus untuk membuat Mifa 9 semakin nyaman dikendarai konsumen
05 Agustus 2026, 13:00 WIB
Dashcam Dekkalive hadir di GIIAS 2026, tawarkan jumlah keunggulan dalam membantu menjaga keamanan berkendara
05 Agustus 2026, 12:00 WIB
UD Trucks mengajak pemangku kepentingan dalam meningkatkan standar keselamatan pengangkutan barang berbahaya