Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang

Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan

Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang
Denny Basudewa

KatadataOTO – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini seiring meningkatnya kesadaran masyarakat.

Terutama terhadap mobilitas yang lebih efisien, modern dan ramah lingkungan.

Penjualan mobil dan sepeda motor listrik di Tanah Air belakangan pun terus mengalami kenaikan.

Hal ini turut disambut baik oleh produsen kendaraan listrik Yadea. Merek global tersebut berkomitmen untuk memperkuat dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Yadea
Photo: istimewa

Mereka menghadirkan inovasi produk yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Di tengah meningkatnya perhatian akan efisiensi energi dan kualitas lingkungan, Yadea menawarkan alternatif perjalanan lebih ramah lingkungan dengan tingkat emisi lebih rendah.

“Yadea terus berperan aktif dalam mempromosikan budaya berkendara berkelanjutan. Kendaraan listrik memboyong pengalaman berkendara yang modern dan praktis,” ucap perwakilan Yadea dalam siaran pers (24/06).

Melalui produk-produk unggulan, Yadea menawarkan Velax Series dan terdiri dari Velax E, Velax H dan Velax U.

Masing-masing model dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam. Mulai dari mobilitas harian, perjalanan jarak menengah hingga antar kota sampai kebutuhan motor listrik pintar.

Belum lama ini salah satu produk Yadea menjadi bahan perbincangan masyarakat. Karena Wakil Presiden Republik Indonesia yakni Gibran Rakabuming Raka menggunakan Yadea Velax H.

Momen tersebut terjadi ketika Wapres melakukan kunjungan kerja ke Agats, Kabupaten Asmat, Papua akhir pekan lalu.

Yadea Velax H menjadi kendaraan pendamping kunjungan kerja Gibran. Ia menggunakan kuda besi berpelat nomor RI 2.

Yadea Velax H dikatakan menggunakan motor listrik 2.000 watt. Lalu motor ini dibekali dengan baterai lithium berkapasitas besar juga kemampuan jelajah mumpuni.

Yadea
Photo: istimewa

Selain manfaat lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan efisiensi biaya operasional menarik. Biaya pengisian daya relatif lebih ekonomis untuk penggunaan sehari-hari.

Di sisi lain, semakin luas adopsi kendaraan listrik turut memperkaya pilihan moda transportasi masyarakat Indonesia.

Kehadiran teknologi baru memberikan lebih banyak alternatif bagi konsumen. Terutama dalam memilih kendaraan sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup dan preferensi mobilitas konsumen.


Terkini

mobil
Toyota

Toyota dan Garuda Indonesia Hadirkan Layanan Antar Jemput Bandara

Toyota Alphard Hybrid resmi jadi armada antar jemput bandara, hasil kerja sama dengan Garuda Indonesia

mobil
Jetour

JETOUR Tawarkan Empat Karakter SUV di GIIAS 2026

Ada empat pilihan SUV berbeda dari Jetour dengan dua pilihan powertrain yakni ICE dan PHEV di GIIAS 2026

mobil
Fuso

KTB Serahkan Truk Listrik Fuso eCanter ke Konsumen di GIIAS 2026

Truk listrik Fuso eCanter resmi diserahkan ke PT Fastana Logistik Indonesia di sela perhelatan GIIAS 2026

mobil
BYD M6 EV

Gaikindo Sebut Pabrik BYD di Indonesia Mulai Beroperasi

Pihak Gaikindo mengungkapkan fasilitas perakitan BYD di Subang sudah mulai beroperasi, rakit mobil secara CKD

mobil
lelang mobil

Simak Tips Jitu Ikut Lelang Mobil, Wajib Tentukan Hal Ini

Saat mengikuti lelang mobil, Anda harus memperhatikan beberapa hal penting agar mendapatkan kendaraan incaran

mobil
Lombardi

Lombardi Sulap Maxus Mifa 9 Jadi Makin Mewah di GIIAS 2026

Lombardi Auto Indonesia berkolaborasi dengan Maxus untuk membuat Mifa 9 semakin nyaman dikendarai konsumen

mobil
Dashcam Dekkalive

Konsep Online Dashcam Dekkalive, Solusi Pemantauan Real-Time

Dashcam Dekkalive hadir di GIIAS 2026, tawarkan jumlah keunggulan dalam membantu menjaga keamanan berkendara

news
UD Trucks

UD Trucks dan Pertamina Dorong Safety Transportasi Barang Berbahaya

UD Trucks mengajak pemangku kepentingan dalam meningkatkan standar keselamatan pengangkutan barang berbahaya