Wuling New Air ev Lite Jadi Mobil Baru Komedian Tanah Air
08 Juni 2026, 13:14 WIB
Wuling menyatakan telah menyelesaikan kendala pemindahan kontainer yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Beberapa waktu belakangan, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dipenuhi dengan kontainer impor. Bahkan jumlahnya mencapai 10 ribu unit.
Salah satu yang disebut oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyimpan kontainer di sana adalah Wuling.
Produsen mobil ini dikatakan masih menahan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, setelah proses kepabeanan selesai.
Mendengar hal tersebut, Wuling Motors buka suara. Mereka mengaku sudah bergerak untuk menanggulangi hambatan itu.
“Kami telah melakukan pengecekan bersama tim terkait,” ungkap Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, dalam keterangan resmi, Jumat (19/06).
Ricky menjelaskan bahwa pada awal Juni 2026, Wuling memang sempat mengalami gangguan operasional terkait pengangkutan kontainer.
Akan tetapi, kontainer milik mereka yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok jumlahnya tidak terlalu banyak.
“Kita sudah berusaha untuk segera menyelesaikannya. Per 11 Juni 2026 lalu, kami telah menyelesaikan keseluruhan kontainer untuk keluar dari port,” tutur Ricky.
Ricky pun menjelaskan bahwa sekarang sudah tidak ada lagi kontainer Wuling tertinggal di sana.
Sehingga saat ini, mereka sudah berhasil menangani masalah logistik yang sempat bermasalah di awal bulan.
Sebagai pengingat Djaka Budhi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai mengatakan penumpukan kontainer yang sempat terjadi bukan disebabkan lambatnya proses kepabeanan.
Melainkan karena sejumlah importir tidak segera mengeluarkan barang mereka dari area pelabuhan dalam waktu telah ditentukan.
“Contohnya seperti BYD, kemudian Wuling yang masih memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pelabuhan selama tiga hari setelah SPPB keluar,” ucap Djaka.
Menurut Djaka, situasi tersebut menyebabkan kepadatan di area pelabuhan karena adanya tumpukan ribuan kontainer.
Bea dan Cukai pun meminta kepada seluruh perusahaan terkait untuk memindahkan kontainer dari area pelabuhan.
Dengan begitu dapat mengurangi kepadatan di lokasi, sekaligus mempercepat arus barang dan logistik.
Ia menegaskan bahwa dari sisi kepabeanan tidak terdapat hambatan berarti. Seluruh proses pemeriksaan maupun administrasi telah diselesaikan.
Sedangkan penumpukan terjadi pada tahap setelah barang mendapatkan izin keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok.
Ke depan, mereka berencana mendorong percepatan pemindahan kontainer ke lini dua atau lokasi penumpukan di luar pelabuhan.
Dengan demikian, dapat mengurangi risiko kepadatan serta mencegah terulangnya permasalahan serupa pada proses pemindahan logistik di masa mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Juni 2026, 13:14 WIB
07 Juni 2026, 12:15 WIB
05 Juni 2026, 08:05 WIB
25 Mei 2026, 20:00 WIB
18 Mei 2026, 19:19 WIB
Terkini
20 Juni 2026, 09:54 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk melanjutkan kemenangannya pada ajang MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno
19 Juni 2026, 19:00 WIB
Sebagai mobil listrik iCAR V23, memberikan lebih banyak benefit bagi konsumen dalam melakukan mobilitas
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Sepanjang 2026, penjualan Daihatsu di Mei 2026 mencapai angka tertingginya secara retail yakni 12.531 unit
19 Juni 2026, 15:00 WIB
PT Wahana Makmur Sejati dengan dukungan PT Astra Honda Motor kembali meramaikan rangkaian acara PRJ 2026
19 Juni 2026, 13:00 WIB
iCar V23 memiliki kemampuan segala medan berkat dukungan fitur seperti mode berkendara dan dimensi yang tinggi
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah resmi dibuka, tidak ada kenaikan banderol dari tahun sebelumnya
19 Juni 2026, 09:00 WIB
Ducati DesertX V2 hadir guna menjawab kebutuhan para konsumen di Indonesia dan pencinta motor adventure
19 Juni 2026, 07:00 WIB
DFSK sempat membawa dua lini produk Aito yakni M7 dan M9 di GIIAS 2026, namun kini pilih menghadirkan E5 Plus