Chery Bakal Tingkatkan Produksi Hingga 2 Kali Lipat di 2025

Chery bakal tingkatkan produksi kendaraannya hingga dua kali lipat di 2025 agar bisa lebih kompetitif

Chery Bakal Tingkatkan Produksi Hingga 2 Kali Lipat di 2025
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 20 Desember 2024 | 22:30 WIB

KatadataOTO – Chery menegaskan bakal lebih agresif dalam mengembangkan pasar di Indonesia mulai tahun depan. Salah satunya adalah dengan meluncurkan beberapa line up baru sehingga diharapkan pasar bisa menjadi lebih besar.

Oleh sebab itu mereka pun telah menghubungi PT Handal Indonesia Motor untuk memastikan ketersediaan kuota produksi. Pasalnya mobil-mobil yang akan diluncurkan bakal diproduksi secara CKD di fasilitas mereka.

“Kami sudah mengirimlan rencana penjualan dan tentu mereka sudah mempersiapkannya. Untuk kuotanya saya ingin dua kali lipat dari tahun ini,” ungkap Budi Darmawan, Sales Director PT Chery Sales Indonesia (19/12).

Ia pun mengungkap bahwa saat ini kemungkinan jumlah produksi kendaraan Chery berada di angka 8.500 hingga 9.000 unit.

Diler Chery Pondok Gede
Photo : KatadataOTO

“Sementara untuk tahun depan harapannya bisa kurang lebih 20.000 unit. Kami yakin pasar bisa menyerapnya,” tegasnya kemudian.

Tingginya jumlah produksi yang dicanangkan Chery sebenarnya masih masuk akal. Pasalnya PT Handal Indonesia Motor pun tengah membangun pabrik baru di kawasan Cikampek, Karawang dengan kapasitas lebih besar yaitu mencapai 90.000 unit per tahun.

Tingginya target produksi Chery pun sebenarnya terbilang masuk akal karena mereka tidak hanya melayani penjualan domestik tetapi juga ekspor. Dengan demikian maka mereka harus menyediakan unit lebih banyak ketimbang sebelumnya.

Langsung Luncurkan Model Baru

Chery sendiri akan langsung meluncurkan line up baru dari Tiggo Series tersebut terlihat pada postingan akun Instagram @Cherymotorindonesia pada Rabu (18/12).

Dalam unggahan itu terlihat teaser sisi belakang mobil dengan lampu yang menyala. Selain itu bagian atas juga tertulis Tiggo.

“Pada Januari 2025 kami akan meluncurkan satu line up baru dari Tiggo Series untuk melengkapi varian yang sudah ada,” ungkap Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Chery Motor Indonesia pada media (19/12). 

Chery Ungkap Jenis Mobil Listrik yang Diminati Konsumen Daerah
Photo : Chery

Meski tidak menjelaskan secara rinci tetapi diyakini Chery Tiggo 9 PHEV yang akan diluncurkan. Hal ini karena tampilan teaser sangat mirip dengan pintu belakang dari model tersebut.

Selain itu Chery juga belum memiliki piluhan hybrid di Indonesia. Padahal pemerintah sudah memberi insentif untuk segmen tersebut mulai tahun depan.


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan