Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) resmi mengumumkan aturan baru yang berlaku di MotoGP 2026 dan juga WSBK.
Musim ini, pembalap yang mengalami kecelakaan di trek tidak boleh mencoba kembali menyalakan motornya dari area lintasan maupun run-off.
Di MotoGP, bukan jadi pemandangan asing melihat pembalap terjatuh atau terlibat kecelakaan dan berusaha menyalakan kembali motor balapnya guna melanjutkan balapan.
Memang jika mengacu pada aturan terdahulu, pembalap masih diperbolehkan untuk mencoba menyalakan kembali motornya di area run-off atau gravel.
Namun hal tersebut dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan buat pembalap lain dan membahayakan para marshal.
Sehingga FIM mengambil keputusan untuk melarang pembalap menyalakan motor dari area run-off.
Perubahan regulasi di MotoGP 2026 telah didiskusikan oleh Grand Prix Commission dan SBK Commission serta melibatkan seluruh pihak terkait.
Apabila motor tidak dapat dinyalakan karena kecelakaan ataupun masalah teknis, unitnya harus dievakuasi ke area pagar pembatas.
Pembalap masih tetap boleh bergabung dan melanjutkan balapan, namun hanya boleh dilakukan di area pembatas atau trackside barrier, dibantu oleh marshal yang bertugas.
Perbaikan pada motor boleh dilakukan tetapi di belakang pembatas yang aman dari area trek atau lintasan selama balapan berlangsung.
Menurut pihak FIM jika motor terlibat kecelakaan masih dalam kondisi menyala, maka pembalap bisa langsung kembali ke trek.
Namun jika marshal melihat adanya peluang kerusakan berat, maka pembalap harus berhenti dan dilarang bergabung kembali.
“Setelah terjadi crash atau masalah teknis, semua motor yang tidak menyala di trek ataupun area run-off harus segera dievakuasi ke belakang line of protection oleh marshal,” tulis keterangan resmi FIM dikutip dari Crash, Kamis (15/01).
Regulasi itu harapannya dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan semua pihak termasuk marshal. Federasi lainnya diharapkan bisa mengikuti langkah tersebut.
Meskipun dikhawatirkan dapat menimbulkan tantangan tersendiri buat pembalap, FIM meyakini hal itu merupakan keputusan terbaik untuk menjaga keselamatan marshal selama berada di area balapan.
Selain di MotoGP dan WSBK, semua balapan yang melibatkan FIM disebut dapat menerapkan regulasi tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
29 Januari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan dengan diawasi langsung oleh kepolisian di sejumlah titik rawan
12 Februari 2026, 06:00 WIB
Pemohon perlu menyiapkan dokumen SIM A atau C asli dan salinannya untuk perpanjangan di SIM keliling Jakarta
12 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi bagi masyaraka yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya