Jadwal MotoGP Belanda 2026: Ada Aturan Baru yang Menohok
24 Juni 2026, 09:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) resmi mengumumkan aturan baru yang berlaku di MotoGP 2026 dan juga WSBK.
Musim ini, pembalap yang mengalami kecelakaan di trek tidak boleh mencoba kembali menyalakan motornya dari area lintasan maupun run-off.
Di MotoGP, bukan jadi pemandangan asing melihat pembalap terjatuh atau terlibat kecelakaan dan berusaha menyalakan kembali motor balapnya guna melanjutkan balapan.
Memang jika mengacu pada aturan terdahulu, pembalap masih diperbolehkan untuk mencoba menyalakan kembali motornya di area run-off atau gravel.
Namun hal tersebut dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan buat pembalap lain dan membahayakan para marshal.
Sehingga FIM mengambil keputusan untuk melarang pembalap menyalakan motor dari area run-off.
Perubahan regulasi di MotoGP 2026 telah didiskusikan oleh Grand Prix Commission dan SBK Commission serta melibatkan seluruh pihak terkait.
Apabila motor tidak dapat dinyalakan karena kecelakaan ataupun masalah teknis, unitnya harus dievakuasi ke area pagar pembatas.
Pembalap masih tetap boleh bergabung dan melanjutkan balapan, namun hanya boleh dilakukan di area pembatas atau trackside barrier, dibantu oleh marshal yang bertugas.
Perbaikan pada motor boleh dilakukan tetapi di belakang pembatas yang aman dari area trek atau lintasan selama balapan berlangsung.
Menurut pihak FIM jika motor terlibat kecelakaan masih dalam kondisi menyala, maka pembalap bisa langsung kembali ke trek.
Namun jika marshal melihat adanya peluang kerusakan berat, maka pembalap harus berhenti dan dilarang bergabung kembali.
“Setelah terjadi crash atau masalah teknis, semua motor yang tidak menyala di trek ataupun area run-off harus segera dievakuasi ke belakang line of protection oleh marshal,” tulis keterangan resmi FIM dikutip dari Crash, Kamis (15/01).
Regulasi itu harapannya dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan semua pihak termasuk marshal. Federasi lainnya diharapkan bisa mengikuti langkah tersebut.
Meskipun dikhawatirkan dapat menimbulkan tantangan tersendiri buat pembalap, FIM meyakini hal itu merupakan keputusan terbaik untuk menjaga keselamatan marshal selama berada di area balapan.
Selain di MotoGP dan WSBK, semua balapan yang melibatkan FIM disebut dapat menerapkan regulasi tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 09:00 WIB
22 Juni 2026, 15:23 WIB
20 Juni 2026, 20:35 WIB
20 Juni 2026, 09:54 WIB
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta terus digelar setiap jam sibuk, metode ini dianggap sukses membelah kemacetan
24 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurus dokumen berkendara agar lebih mudah
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di sejumlah lokasi SIM keliling Jakarta, simak detilnya