Marc Marquez Bongkar Rahasia Gagal Podium di MotoGP Mandalika
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP 2026 memang belum dimulai. Namun para pabrikan tengah disibukkan membangun motor balap baru.
Bukan buat musim ini, melainkan untuk dipacu pada gelaran MotoGP 2027 mendatang.
Pada musim depan, Dorna telah menetapkan peraturan baru. Jadi kuda besi para rider mengalami rombakan cukup besar.
Hal ini membuat sejumlah pihak buka suara. Seperti datang dari skuad VR46 Racing Team.
Pasalnya tim satelit Ducati tersebut, santer diisukan bakal merapat ke Aprilia Racing pada musim depan.
Mengingat pada MotoGP 2025, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli gagal meraih kemenangan bersama Desmosedici milik Ducati.
Akan tetapi, rumor yang beredar segera ditepis. VR46 Racing Team masih bakal mengandalkan kuda besi milik Ducati.
“Ducati adalah yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Valentino Rossi, pemilik VR46 Racing Team, kepada Crash, Kamis (15/01).
The Doctor menjelaskan, para pabrikan sedang membuat motor balap yang kompetitif guna menyambut MotoGP 2027.
Tidak terkecuali Ducati maupun Aprilia. Mereka saling berlomba menutup kesenjangan di dalam lintasan.
“Saya percaya pada Ducati, saya pikir mereka sudah cukup maju dengan motor balap 2027,” kata Valentino Rossi.
Rossi pun percaya Ducati bakal memberikan yang terbaik. Termasuk dalam membangun Desmosedici untuk musim depan.
Legenda MotoGP ini mengatakan, motor balap Ducati buat VR46 Racing Team masih akan kompetitif.
Hal senada turut dilontarkan oleh Alessio Salucci, Team Director VR46 Racing Team. Ia menilai Ducati masih bisa diandalkan guna mengarungi MotoGP 2027.
“Kami senang dengan Ducati, motor-motor mereka sangat fantastis,” kata Salucci.
Salucci memastikan VR46 Racing Team, masih akan menjadi tim satelit Ducati pada musim depan.
Sebagai informasi, motor-motor balap pada MotoGP 2027 akan turun kapasitas mesinnya, dari semula 1.000 cc menjadi 850 cc.
Selain itu sejumlah aspek turut dirombak. Semisal sisi aerodinamika kuda besi Di Giannantonio serta Morbidelli.
Lalu Dorna juga melarang penggunaan perangkat ride height devices, teknologi yang berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya motor sepanjang balapan.
Tujuan dari keputusan tersebut diklaim untuk membuat kuda besi para rider, lebih aman selama di lintasan.
Disebutkan pengembangan aerodinamika dan ride height devices, dinilai membawa dampak negatif.
Terakhir seluruh motor balap di MotoGP 2027 bakal menggunakan ban Pirelli. Tidak lagi menerima pasokan dari Michelin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
26 September 2026, 16:52 WIB
17 September 2026, 18:59 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026