Marc Marquez Bongkar Penyebab Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026
24 Maret 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP 2026 memang belum dimulai. Namun para pabrikan tengah disibukkan membangun motor balap baru.
Bukan buat musim ini, melainkan untuk dipacu pada gelaran MotoGP 2027 mendatang.
Pada musim depan, Dorna telah menetapkan peraturan baru. Jadi kuda besi para rider mengalami rombakan cukup besar.
Hal ini membuat sejumlah pihak buka suara. Seperti datang dari skuad VR46 Racing Team.
Pasalnya tim satelit Ducati tersebut, santer diisukan bakal merapat ke Aprilia Racing pada musim depan.
Mengingat pada MotoGP 2025, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli gagal meraih kemenangan bersama Desmosedici milik Ducati.
Akan tetapi, rumor yang beredar segera ditepis. VR46 Racing Team masih bakal mengandalkan kuda besi milik Ducati.
“Ducati adalah yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Valentino Rossi, pemilik VR46 Racing Team, kepada Crash, Kamis (15/01).
The Doctor menjelaskan, para pabrikan sedang membuat motor balap yang kompetitif guna menyambut MotoGP 2027.
Tidak terkecuali Ducati maupun Aprilia. Mereka saling berlomba menutup kesenjangan di dalam lintasan.
“Saya percaya pada Ducati, saya pikir mereka sudah cukup maju dengan motor balap 2027,” kata Valentino Rossi.
Rossi pun percaya Ducati bakal memberikan yang terbaik. Termasuk dalam membangun Desmosedici untuk musim depan.
Legenda MotoGP ini mengatakan, motor balap Ducati buat VR46 Racing Team masih akan kompetitif.
Hal senada turut dilontarkan oleh Alessio Salucci, Team Director VR46 Racing Team. Ia menilai Ducati masih bisa diandalkan guna mengarungi MotoGP 2027.
“Kami senang dengan Ducati, motor-motor mereka sangat fantastis,” kata Salucci.
Salucci memastikan VR46 Racing Team, masih akan menjadi tim satelit Ducati pada musim depan.
Sebagai informasi, motor-motor balap pada MotoGP 2027 akan turun kapasitas mesinnya, dari semula 1.000 cc menjadi 850 cc.
Selain itu sejumlah aspek turut dirombak. Semisal sisi aerodinamika kuda besi Di Giannantonio serta Morbidelli.
Lalu Dorna juga melarang penggunaan perangkat ride height devices, teknologi yang berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya motor sepanjang balapan.
Tujuan dari keputusan tersebut diklaim untuk membuat kuda besi para rider, lebih aman selama di lintasan.
Disebutkan pengembangan aerodinamika dan ride height devices, dinilai membawa dampak negatif.
Terakhir seluruh motor balap di MotoGP 2027 bakal menggunakan ban Pirelli. Tidak lagi menerima pasokan dari Michelin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Maret 2026, 17:00 WIB
22 Maret 2026, 06:31 WIB
05 Maret 2026, 16:00 WIB
03 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
21 April 2026, 21:00 WIB
Menurut Airlangga, Pindad akan meningkatkan kapasitas pabrik untuk mulai memproduksi sedan listrik pada 2028
21 April 2026, 20:00 WIB
Lepas sejalan dengan misi Chery Group dalam langkah mengadopsi sistem robotika AiMOGA dalam bisnis mereka
21 April 2026, 18:45 WIB
Aramco, perusahaan minyak asal Arab kembangkan Dedicated Hybrid Engine (DHE) alias mesin khusus mobil hybrid
21 April 2026, 11:37 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
21 April 2026, 09:00 WIB
Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya