Nostalgia 100 Tahun, Livery Ducati di MotoGP 2026 Tampil Elegan
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP 2026 memang belum dimulai. Namun para pabrikan tengah disibukkan membangun motor balap baru.
Bukan buat musim ini, melainkan untuk dipacu pada gelaran MotoGP 2027 mendatang.
Pada musim depan, Dorna telah menetapkan peraturan baru. Jadi kuda besi para rider mengalami rombakan cukup besar.
Hal ini membuat sejumlah pihak buka suara. Seperti datang dari skuad VR46 Racing Team.
Pasalnya tim satelit Ducati tersebut, santer diisukan bakal merapat ke Aprilia Racing pada musim depan.
Mengingat pada MotoGP 2025, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli gagal meraih kemenangan bersama Desmosedici milik Ducati.
Akan tetapi, rumor yang beredar segera ditepis. VR46 Racing Team masih bakal mengandalkan kuda besi milik Ducati.
“Ducati adalah yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Valentino Rossi, pemilik VR46 Racing Team, kepada Crash, Kamis (15/01).
The Doctor menjelaskan, para pabrikan sedang membuat motor balap yang kompetitif guna menyambut MotoGP 2027.
Tidak terkecuali Ducati maupun Aprilia. Mereka saling berlomba menutup kesenjangan di dalam lintasan.
“Saya percaya pada Ducati, saya pikir mereka sudah cukup maju dengan motor balap 2027,” kata Valentino Rossi.
Rossi pun percaya Ducati bakal memberikan yang terbaik. Termasuk dalam membangun Desmosedici untuk musim depan.
Legenda MotoGP ini mengatakan, motor balap Ducati buat VR46 Racing Team masih akan kompetitif.
Hal senada turut dilontarkan oleh Alessio Salucci, Team Director VR46 Racing Team. Ia menilai Ducati masih bisa diandalkan guna mengarungi MotoGP 2027.
“Kami senang dengan Ducati, motor-motor mereka sangat fantastis,” kata Salucci.
Salucci memastikan VR46 Racing Team, masih akan menjadi tim satelit Ducati pada musim depan.
Sebagai informasi, motor-motor balap pada MotoGP 2027 akan turun kapasitas mesinnya, dari semula 1.000 cc menjadi 850 cc.
Selain itu sejumlah aspek turut dirombak. Semisal sisi aerodinamika kuda besi Di Giannantonio serta Morbidelli.
Lalu Dorna juga melarang penggunaan perangkat ride height devices, teknologi yang berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya motor sepanjang balapan.
Tujuan dari keputusan tersebut diklaim untuk membuat kuda besi para rider, lebih aman selama di lintasan.
Disebutkan pengembangan aerodinamika dan ride height devices, dinilai membawa dampak negatif.
Terakhir seluruh motor balap di MotoGP 2027 bakal menggunakan ban Pirelli. Tidak lagi menerima pasokan dari Michelin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 20:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota
20 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan khusus untuk SIM A dan C saja dengan biaya yang bervariasi