Cacat Produksi, Hyundai Palisade Lansiran 2023 Direcall

Ada masalah katup pegas akibat cacat produksi, 16 Hyundai Palisade yang sudah beredar di pasaran direcall

Cacat Produksi, Hyundai Palisade Lansiran 2023 Direcall

KatadataOTO – Belum lama sebanyak 16 unit Hyundai Palisade lansiran 2023 harus ditarik lagi dari konsumen karena ada potensi masalah katup pegas mesin akibat cacat produksi.

Dilansir dari Drive, Rabu (10/7) kesalahan produksi itu membuat katup pegas mesin bisa retak dalam kondisi tertentu. Jika terjadi maka mesin bisa mati.

"Hilangnya tenaga saat berkendara dapat meningkatkan risiko kecelakaan, dapat berimbas cedera ataupun kematian bagi pengemudi maupun penumpang serta pengguna jalan lain," tulis keterangan pemerintah Australia, dikutip pada Rabu.

Untuk diketahui tipe terdampak penarikan ini adalah yang menggunakan mesin 3.8 GDi (Gasoline Direct Injection) V6. 

Hyundai Palisade
Photo : Drive

Informasi terkait VIN (Vehicle Identification Number) 16 unit Hyundai Palisade yang direcall telah dibagikan. Pemilik bisa mengunjungi bengkel resmi terdekat agar perbaikan dapat dilakukan secara gratis.

Ini bukan kali pertama Hyundai Palisade ditarik kembali tahun ini. Pada Februari 2024, ada 4.235 unit di pasar Amerika Serikat yang berpotensi mengalami kerusakan serupa.

Sama seperti di Australia, Palisade ditawarkan di pasar AS eksklusif varian mesin bensin saja yaitu 3.8 GDi. Tidak ada penjelasan lebih detail dari Hyundai, tetapi dipastikan perbaikan bisa dinikmati pemilik tanpa biaya apapun.

Sementara itu di Indonesia Hyundai Palisade dijual dalam satu pilihan mesin saja yakni diesel 2.2 CRDi (Common Rail Diesel Injection). Beda tipe dari yang ada di Australia namun keduanya berkonfigurasi setir kanan dan diimpor dari Korea Selatan.

KatadataOTO telah menghubungi pihak PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) terkait potensi masalah unit Palisade di Indonesia namun hingga saat ini belum mendapatkan respon.

Sekadar informasi Hyundai Palisade jadi salah satu SUV (Sport Utility Vehicle) andalan manufaktur Korea ini. Mulanya ada tiga tipe ditawarkan yakni Prime, Signature dan Signature AWD (All Wheel Drive).

Tetapi belum lama ini PT HMID memutuskan untuk memboyong Palisade versi lebih garang yakni XRT, beda dari versi lain karena kelir serba hitam sehingga tampil semakin gagah. Ada dua opsi untuk tipe XRt yaitu Signature XR dan Signature 4WD (Four Wheel Drive) XRT.

Lebih lengkap berikut daftar harga Hyundai Palisade per Juli 2024. Angka berstatus OTR (On The Road) Jakarta.

Hyundai Palisade
Photo : Drive

Harga Hyundai Palisade Juli 2024

  • D.2.2 AT Prime, Rp 910 juta
  • D 2.2 AT Signature, Rp 1,05 miliar
  • D 2.2 AT Signature AWD (All Wheel Drive), Rp 1,18 miliar
  • D 2.2 AT Signature XFT, Rp 1,07 miliar
  • D 2.2 AT Signature 4WD XRT, Rp 1,21 miliar

Terkini

review
Geely EX2

First Drive Mobil Listrik Geely EX2, Bisa Diandalkan Kaum Urban

Geely EX2 bisa menjadi opsi mobil listrik untuk Anda yang hidup diperkotaan, sebab memiliki banyak keunggulan

mobil
Pabrik BYD

BYD Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Vietnam

Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial

mobil
Chery

Pabrik Mandiri Chery Produksi 100 Ribu Unit per Tahun Mulai 2027

Masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor, tahun depan Chery targetkan pabrik mandirinya beroperasi

otosport
Pedro Acosta

Marc Marquez Masih Jadi Momok Menakutkan Bagi Pedro Acosta

Pedro Acosta akan mewaspadai aksi Marc Marquez demi meraih hasil terbaik dalam setiap seri MotoGP 2026

modifikasi
Modifikasi Stiker

Tren Modifikasi Stiker Mobil 2026: Simpel Bergaya Retro

Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar

motor
Charged Maleo S

Versi Baru Charged Maleo S Meluncur, Ada Program Sewa Harian

Charged Maleo S jadi salah satu motor listrik anyar di 2026, ada pengembangan dari versi terdahulunya

mobil
Mobil listrik Cina

Kanada Istimewakan Mobil Listrik Cina, Donald Trump Meradang

Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja

mobil
Toyota Agya

Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC

Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan