Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok
08 Juli 2026, 09:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD kembali memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungannya di pasar global. Kali ini mereka meluncurkan BYD Dolphin PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle.
BYD Dolphin PHEV di Eropa dijual sebagai Dolphin G DM-i. Produk tersebut pakai teknologi yang serupa BYD M6 DM-i di pasar Indonesia.
Pabrikan asal Tiongkok itu juga merilis harga resmi BYD Dolphin PHEV yakni 33.550 USD atau sekitar Rp 596,4 jutaan dalam kurs rupiah.
Untuk saat ini, pihak pabrikan mengungkapkan bahwa BYD Dolphin PHEV bakal dipasarkan di Eropa saja.
Ini merupakan model yang dinilai cocok dengan kebutuhan dan selera konsumen Eropa. Nantinya, BYD Dolphin PHEV akan dirakit lokal di Szeged, Hungaria.
Dari segi desain, posturnya masih mirip seperti BYD Dolphin di Indonesia. Namun desain headlight yang berubah total jadi salah satu pembedanya.
Lampu depan BYD Dolphin PHEV memperkuat kesan sporti pada model tersebut. Kemudian opsi warnanya lebih berani ketimbang nuansa pastel yang dipasarkan di dalam negeri.
Dimensinya sedikit lebih kecil dari BYD Dolphin EV. Disebutkan hatchback hybrid ini memiliki ukuran panjang 4.160 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.575 mm dan jarak sumbu roda 2.610 mm.
Sebagai gambaran, dimensi P x L x T BYD Dolphin EV adalah 4.290 mm x 1.770 mm x 1.570 mm lalu wheelbase-nya 2.700 mm.
Interior BYD Dolphin PHEV juga masih mempertahankan kesan sporti didominasi warna gelap, sementara joknya dibubuhkan aksen berwarna oranye.
Bicara soal jantung pacu, BYD Dolphin PHEV menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc dengan motor elektrik bertenaga 161 hp.
Konfigurasi itu memampukan BYD Dolphin menghasilkan tenaga puncak 173 hp. Model ini pakai baterai kecil 7,42 kWh.
Namun baterai itu tetap memampukan BYD Dolphin PHEV untuk punya jarak tempuh listrik murni sejauh 40 kilometer (WLTP).
Pada tipe tertinggi ada opsi baterai lebih besar yakni 18,3 kWh, suguhkan daya jelajah ekstra 105 kilometer dan tenaga lebih besar di 209 hp.
Di Indonesia, BYD baru mulai memperkenalkan teknologi PHEV mereka yaitu DM-i. Tentu membuka banyak peluang untuk model-model PHEV BYD lainnya buat dipasarkan di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku kartu, berikut informasinya
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)