Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut

Penjualan mobil kembali mengalami penurunan di Mei 2026, lonjakan harga BBM bakal ikut memberikan tekanan

Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penjualan mobil baru di dalam negeri diprediksi harus kembali stagnan sampai beberapa bulan ke depan.

Perlu diketahui pada Mei 2026, penjualan mobil baru secara retail (penyaluran dari diler ke konsumen) adalah 71.890 unit.

Meskipun lebih tinggi dari periode yang sama di 2025, angkanya turun dari capaian April 2026 di 75.736 unit.

Pengamat menilai tren negatif penjualan mobil baru ini tampaknya masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Penjualan Mobil
Photo: KatadataOTO

Apalagi jika melihat situasi ekonomi yang belum pulih dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berpeluang membuat konsumen menunda pembelian.

“Segmen premium dan Sport Utility Vehicle (SUV) yang banyak pakai Pertamax paling terdampak karena biaya operasionalnya naik tajam,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO, Rabu (10/06).

Segmen kendaraan seperti Low Cost Green Car (LCGC) diyakini masih bisa bertahan. Sebab saat ini LCGC bisa menggunakan bahan bakar dengan RON lebih rendah seperti Pertalite.

Harga Pertalite belum mengalami penyesuaian, di saat banderol Pertamax sampai Pertamax Green dikerek.

“Kombinasi dengan inflasi Mei yang naik ke 3,08 persen, BI Rate 5,5 persen dan rupiah melemah, membuat penurunan penjualan diproyeksikan berlanjut setidaknya hingga Agustus 2026,” kata Yannes.

Meskipun begitu dia menegaskan hal ini kembali lagi pada tren harga minyak dunia dan situasi ekonomi makro.

Namun untuk sementara waktu, konsumen cenderung akan menunda pembelian mobil baru dan semakin rasional memilih kendaraan.

Penjualan Mobil
Photo: KatadataOTO

Kendaraan ramah lingkungan punya peluang besar khususnya di tengah kenaikan harga BBM per 10 Juni 2026.

“Meskipun total volume sales mobil mungkin stagnan atau turun dalam jangka pendek, pangsa pasar kendaraan ramah lingkungan diproyeksikan terus naik seiring pergeseran preferensi ke efisiensi energi,” tegas Yannes.

Penjualan Mobil di Indonesia Januari-Mei 2026 (Retail)

  • Januari: 67.029 unit
  • Februari: 78.239 unit
  • Maret: 66.596 unit
  • April: 75.736 unit
  • Mei: 71.890 unit

Terkini

mobil
GIIAS Makassar 2026

GIIAS Makassar 2026 Siap Digelar, Empat Merek Hadir Perdana

Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen

mobil
BYD

BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan

Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia

mobil
Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas

Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan

motor
Skutik premium

Opsi Handgrip Skutik Premium yang Bisa Bikin Tampil Beda

Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih

mobil
BYD

BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit

BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9

mobil
MG S6 EV

MG S6 EV Sudah Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Jutaan

Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026

mobil
Danza Z9GT

Spesifikasi Danza Z9GT, Bisa Pakai Flash Charging BYD

Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar

mobil
Danza

New Danza D9 dan Z9 GT Resmi Meluncur, Harga Tembus Rp 2 Miliaran

Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air