BYD Klaim Biaya Mudik Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat 40 Persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
AION V hadir di GJAW 2024 dengan beragam daya tarik untuk menjawab kebutuhan pelanggan mobil listrik Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – AION V resmi diperkenalkan di ajang Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2024 dengan beragam daya tarik yang berbeda dibanding kebanyakan mobil listrik lain. Mulai dari desain, fitur hingga teknologi di dalamnya dipercaya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Tak mengherankan bila banyak orang yang tertarik untuk melihat AION V secara dekat selama pameran berlangsung. Terlebih perusahaan asal China tersebut juga memberi kesempatan pengunjung mencoba langsung mobil di area test drive.
"Kami yakin dengan segala keunggulannya, AION V bisa jadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari SUV listrik murni. Mulai dari fitur sofa bed hingga storage penyimpanan menjadikan AION V sebagai untuk melakukan perjalanan jauh," ujar Metta Yunita, Head of Marketing AION Indonesia.
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah storage penyimpanan yang memiliki dua teknologi. Sebagai pendingin dan penghangat, mulai dari suhu -15 derajat sampai menjadi penghangat 50 derajat celcius. Storage yang berada di tengah konsol tersebut bisa mendinginkan es krim dan menghangatkan botol susu anak.
Adanya fitur voice command yang memudahkan pelanggan dalam mengaktifkan beberapa fitur. Mulai dari pengaturan navigasi, buka tutup jendela, pengaturan music sampai pengaturan AC. Fitur ini bisa tetap aktif setelah Anda ajak bicara sebelumnya atau dibangunkan dengan mengucap ‘Hello Baby’.
Fitur ini membuat pengemudi tetap fokus terhadap pandangan ke jalan dan penumpang bisa tetap menyesuaikan kebutuhan yang diinginkan selama perjalanan. Tentunya dengan fitur ini, resiko terjadi kecelakaan dapat dikurangi.
Tak hanya itu, AION V juga sudah dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif guna mencegah terjadinya kecelakaan. Pabrikan sudah memasangkan beragam teknologi termasuk algoritma, sensor dan modul sistem untuk membantu pengemudi mengendalikan kendaraan.
Beberapa fitur yang sudah disematkan adalah AEB (Auto Emergency Braking), FCW (Front Crash Warning), LDP (Lane Departure Prevention), LKA (Lane Keeping Assist) dan LDW (Lane Departure Warning).
Kekhawatiran masyarakat terhadap jarak tempuh kendaraan pun dijawab AION V dengan disematkannya baterai berkapasitas 75,3 kWh. Berkat ini maka pelanggan bisa menempuh perjalanan lebih dari 600 km dalam satu kali pengisian daya.
Agar konsumen beristirahat secara optimal khususnya saat perjalanan jauh, AION V dilengkapi fitur kursi pijat delapan titik yang dapat diatur dalam tiga intensitas. Selain itu jok juga bisa dijadikan Sofa Bed dengan satu kali tekan tombol di layar 14,6 inci sehingga konsumen bakal lebih menikmati waktunya di mobil.
Daya tarik selanjutnya adalah harganya terbilang kompetitif. Pasalnya Aion Indonesia menegaskan bakal menjual SUV EV mereka dengan harga kurang dari Rp 499 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 11:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
12 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI
18 Maret 2026, 09:01 WIB
1,1 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada musim mudik Lebaran 2026 dan jumlah itu akan terus bertambah