Changan Nevo Q05 Makin Dekat ke Indonesia, Rival Geely EX5
31 Mei 2026, 07:00 WIB
AION V hadir di GJAW 2024 dengan beragam daya tarik untuk menjawab kebutuhan pelanggan mobil listrik Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – AION V resmi diperkenalkan di ajang Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2024 dengan beragam daya tarik yang berbeda dibanding kebanyakan mobil listrik lain. Mulai dari desain, fitur hingga teknologi di dalamnya dipercaya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Tak mengherankan bila banyak orang yang tertarik untuk melihat AION V secara dekat selama pameran berlangsung. Terlebih perusahaan asal China tersebut juga memberi kesempatan pengunjung mencoba langsung mobil di area test drive.
"Kami yakin dengan segala keunggulannya, AION V bisa jadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari SUV listrik murni. Mulai dari fitur sofa bed hingga storage penyimpanan menjadikan AION V sebagai untuk melakukan perjalanan jauh," ujar Metta Yunita, Head of Marketing AION Indonesia.
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah storage penyimpanan yang memiliki dua teknologi. Sebagai pendingin dan penghangat, mulai dari suhu -15 derajat sampai menjadi penghangat 50 derajat celcius. Storage yang berada di tengah konsol tersebut bisa mendinginkan es krim dan menghangatkan botol susu anak.
Adanya fitur voice command yang memudahkan pelanggan dalam mengaktifkan beberapa fitur. Mulai dari pengaturan navigasi, buka tutup jendela, pengaturan music sampai pengaturan AC. Fitur ini bisa tetap aktif setelah Anda ajak bicara sebelumnya atau dibangunkan dengan mengucap ‘Hello Baby’.
Fitur ini membuat pengemudi tetap fokus terhadap pandangan ke jalan dan penumpang bisa tetap menyesuaikan kebutuhan yang diinginkan selama perjalanan. Tentunya dengan fitur ini, resiko terjadi kecelakaan dapat dikurangi.
Tak hanya itu, AION V juga sudah dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif guna mencegah terjadinya kecelakaan. Pabrikan sudah memasangkan beragam teknologi termasuk algoritma, sensor dan modul sistem untuk membantu pengemudi mengendalikan kendaraan.
Beberapa fitur yang sudah disematkan adalah AEB (Auto Emergency Braking), FCW (Front Crash Warning), LDP (Lane Departure Prevention), LKA (Lane Keeping Assist) dan LDW (Lane Departure Warning).
Kekhawatiran masyarakat terhadap jarak tempuh kendaraan pun dijawab AION V dengan disematkannya baterai berkapasitas 75,3 kWh. Berkat ini maka pelanggan bisa menempuh perjalanan lebih dari 600 km dalam satu kali pengisian daya.
Agar konsumen beristirahat secara optimal khususnya saat perjalanan jauh, AION V dilengkapi fitur kursi pijat delapan titik yang dapat diatur dalam tiga intensitas. Selain itu jok juga bisa dijadikan Sofa Bed dengan satu kali tekan tombol di layar 14,6 inci sehingga konsumen bakal lebih menikmati waktunya di mobil.
Daya tarik selanjutnya adalah harganya terbilang kompetitif. Pasalnya Aion Indonesia menegaskan bakal menjual SUV EV mereka dengan harga kurang dari Rp 499 juta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE