Tren Baru Mobil Listrik, Dimensi Kompak dan Berlimpah Fitur
26 Mei 2026, 19:13 WIB
AION V hadir di GJAW 2024 dengan beragam daya tarik untuk menjawab kebutuhan pelanggan mobil listrik Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – AION V resmi diperkenalkan di ajang Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2024 dengan beragam daya tarik yang berbeda dibanding kebanyakan mobil listrik lain. Mulai dari desain, fitur hingga teknologi di dalamnya dipercaya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Tak mengherankan bila banyak orang yang tertarik untuk melihat AION V secara dekat selama pameran berlangsung. Terlebih perusahaan asal China tersebut juga memberi kesempatan pengunjung mencoba langsung mobil di area test drive.
"Kami yakin dengan segala keunggulannya, AION V bisa jadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari SUV listrik murni. Mulai dari fitur sofa bed hingga storage penyimpanan menjadikan AION V sebagai untuk melakukan perjalanan jauh," ujar Metta Yunita, Head of Marketing AION Indonesia.
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah storage penyimpanan yang memiliki dua teknologi. Sebagai pendingin dan penghangat, mulai dari suhu -15 derajat sampai menjadi penghangat 50 derajat celcius. Storage yang berada di tengah konsol tersebut bisa mendinginkan es krim dan menghangatkan botol susu anak.
Adanya fitur voice command yang memudahkan pelanggan dalam mengaktifkan beberapa fitur. Mulai dari pengaturan navigasi, buka tutup jendela, pengaturan music sampai pengaturan AC. Fitur ini bisa tetap aktif setelah Anda ajak bicara sebelumnya atau dibangunkan dengan mengucap ‘Hello Baby’.
Fitur ini membuat pengemudi tetap fokus terhadap pandangan ke jalan dan penumpang bisa tetap menyesuaikan kebutuhan yang diinginkan selama perjalanan. Tentunya dengan fitur ini, resiko terjadi kecelakaan dapat dikurangi.
Tak hanya itu, AION V juga sudah dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif guna mencegah terjadinya kecelakaan. Pabrikan sudah memasangkan beragam teknologi termasuk algoritma, sensor dan modul sistem untuk membantu pengemudi mengendalikan kendaraan.
Beberapa fitur yang sudah disematkan adalah AEB (Auto Emergency Braking), FCW (Front Crash Warning), LDP (Lane Departure Prevention), LKA (Lane Keeping Assist) dan LDW (Lane Departure Warning).
Kekhawatiran masyarakat terhadap jarak tempuh kendaraan pun dijawab AION V dengan disematkannya baterai berkapasitas 75,3 kWh. Berkat ini maka pelanggan bisa menempuh perjalanan lebih dari 600 km dalam satu kali pengisian daya.
Agar konsumen beristirahat secara optimal khususnya saat perjalanan jauh, AION V dilengkapi fitur kursi pijat delapan titik yang dapat diatur dalam tiga intensitas. Selain itu jok juga bisa dijadikan Sofa Bed dengan satu kali tekan tombol di layar 14,6 inci sehingga konsumen bakal lebih menikmati waktunya di mobil.
Daya tarik selanjutnya adalah harganya terbilang kompetitif. Pasalnya Aion Indonesia menegaskan bakal menjual SUV EV mereka dengan harga kurang dari Rp 499 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Terkini
27 Mei 2026, 21:00 WIB
Setelah menjalani dua operasi, kondisi Marc Marquez sudah prima buat menjalani MotoGP Italia 2026 nanti
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa merayakan 80 tahun eksistensinya dengan merilis tiga model edisi khusus dan sentuhan warna klasik
27 Mei 2026, 14:46 WIB
Program CSR BYD resmi dimulai, bantu anak-anak sekolah melalui penyaluran 1.200 pasang sepatu dan tas
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak