Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal

Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional

Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Perubahan di industri otomotif, termasuk pergeseran dari kendaraan bermesin konvensional ke mobil listrik dan opsi ramah lingkungan lain, hadirkan tantangan tersendiri buat perusahaan asuransi.

Salah satunya adalah tingginya biaya perbaikan dan jumlah bengkel yang dapat menangani mobil listrik belum semasif bengkel mobil konvensional.

Oleh karena itu, biaya klaim asuransi mobil listrik pun disebut cenderung lebih tinggi ketimbang kendaraan konvensional pada umumnya.

Garda Oto sebagai salah satu perusahaan asuransi kendaraan, mengakui tren mobil listrik patut jadi perhatian.

Mobil listrik Changan
Photo: Istimewa

Tren penjualan mobil listrik di dalam negeri terbilang positif. Secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) penjualan EV di periode 2025 tembus 103.931 unit.

“Moment of truth bagi asuransi itu adalah, apakah mereka (pengguna mobil listrik) mampu membayar klaim (asuransi) atau tidak,” kata Mulia K. B. Siregar, Technical and Operation Director Asuransi Astra di Jakarta, Rabu (03/06).

Lebih lanjut ia menjelaskan, karakteristik risiko kerusakan mobil listrik berbeda dari mobil bensin.

Contohnya, kerusakan pada mobil listrik bisa mencakup motor elektrik dan baterai berkapasitas besar yang tidak ada di kendaraan konvensional.

Baterai sendiri merupakan komponen termahal di mobil listrik. Sehingga biaya perbaikan sampai penggantiannya bisa dipastikan tinggi.

“Secara konsep, preminya harus cukup untuk risikonya. Di sini menjadi menarik, EV menunjukkan claim experience relatif lebih tinggi dari (mobil) ICE,” kata Mulia.

Maka pihaknya merancang strategi baru di tengah pertumbuhan mobil listrik. Termasuk menyesuaikan besaran premi asuransi yang harus dibayarkan oleh pelanggan.

Wuling Air ev
Photo: KatadataOTO

“Tentunya bagaimana kita menjembatani kebutuhan customer, memastikan bahwa kita melakukan pricing yang memadai,” ungkap dia.

Meskipun begitu, Mulia menegaskan populasi mobil listrik masih lebih sedikit dari ICE. Sehingga kebijakan soal asuransi EV pastinya masih akan mengalami penyesuaian dari waktu ke waktu.

“Kita akan masuk dengan calculated risk. Kita juga akan baca bagaimana kompetisi di pasar, memastikan kita memberikan value terbaik kepada pelanggan,” tegas Mulia.


Terkini

mobil
Jetour T1 i-DM

Spesifikasi Jetour T1 i-DM, Penantang Serius BAIC BJ30 Hybrid

Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV

mobil
Penjualan Mobil

Bisnis Asuransi Kendaraan Ikut Terdampak Pelemahan Rupiah

Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Kamis 4 Juni

Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

news
SIM keliling Bandung

The Kings Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 4 Juni 2026

Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan

komunitas
Forwot

Cara Forwot Pererat Solidaritas di Era Mobilitas Berkelanjutan

Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak

mobil
Jetour T1 i-DM

Harga Jetour T1 i-DM Resmi Diumumkan, Mulai Rp 300 Jutaan

Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama

mobil
Seres

TikTok dan Seres Mau Jualan Mobil Listrik, Meluncur Tahun Ini

Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology

news
Ganjil Genap Jakarta

Lokasi 26 Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 03 Juni 2026

Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk