Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perubahan di industri otomotif, termasuk pergeseran dari kendaraan bermesin konvensional ke mobil listrik dan opsi ramah lingkungan lain, hadirkan tantangan tersendiri buat perusahaan asuransi.
Salah satunya adalah tingginya biaya perbaikan dan jumlah bengkel yang dapat menangani mobil listrik belum semasif bengkel mobil konvensional.
Oleh karena itu, biaya klaim asuransi mobil listrik pun disebut cenderung lebih tinggi ketimbang kendaraan konvensional pada umumnya.
Garda Oto sebagai salah satu perusahaan asuransi kendaraan, mengakui tren mobil listrik patut jadi perhatian.
Tren penjualan mobil listrik di dalam negeri terbilang positif. Secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) penjualan EV di periode 2025 tembus 103.931 unit.
“Moment of truth bagi asuransi itu adalah, apakah mereka (pengguna mobil listrik) mampu membayar klaim (asuransi) atau tidak,” kata Mulia K. B. Siregar, Technical and Operation Director Asuransi Astra di Jakarta, Rabu (03/06).
Lebih lanjut ia menjelaskan, karakteristik risiko kerusakan mobil listrik berbeda dari mobil bensin.
Contohnya, kerusakan pada mobil listrik bisa mencakup motor elektrik dan baterai berkapasitas besar yang tidak ada di kendaraan konvensional.
Baterai sendiri merupakan komponen termahal di mobil listrik. Sehingga biaya perbaikan sampai penggantiannya bisa dipastikan tinggi.
“Secara konsep, preminya harus cukup untuk risikonya. Di sini menjadi menarik, EV menunjukkan claim experience relatif lebih tinggi dari (mobil) ICE,” kata Mulia.
Maka pihaknya merancang strategi baru di tengah pertumbuhan mobil listrik. Termasuk menyesuaikan besaran premi asuransi yang harus dibayarkan oleh pelanggan.
“Tentunya bagaimana kita menjembatani kebutuhan customer, memastikan bahwa kita melakukan pricing yang memadai,” ungkap dia.
Meskipun begitu, Mulia menegaskan populasi mobil listrik masih lebih sedikit dari ICE. Sehingga kebijakan soal asuransi EV pastinya masih akan mengalami penyesuaian dari waktu ke waktu.
“Kita akan masuk dengan calculated risk. Kita juga akan baca bagaimana kompetisi di pasar, memastikan kita memberikan value terbaik kepada pelanggan,” tegas Mulia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
12 September 2026, 21:41 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik