Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Honda Super One tampaknya sudah semakin dekat ke konsumen Indonesia.
Salah satu unitnya pernah terlihat sedang dites jalan meskipun dibalut kamuflase. Ini bakal jadi mobil listrik kedua dari Honda yang ditawarkan ke dalam negeri.
Sebelumnya Honda telah meluncurkan eN:1 atau yang juga dikenal sebagai HR-V listrik. Namun model tersebut ditawarkan dengan skema sewa.
Honda Super One berpeluang jadi mobil listrik pertama dari PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk dijual massal ke pelanggan.
Pihak Honda masih menutup rapat informasi soal harga Super One apabila nanti dihadirkan ke Indonesia.
Namun mobil yang diduga Honda Super One telah terdaftar di laman Samsat PKB Jakarta dengan kode mobil JC6 A EV ZZE.
Di data tersebut Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Honda Super One adalah Rp 257 jutaan.
Angka ini tidak bisa dijadikan acuan banderol akhir, tetapi kemungkinan tidak akan berbeda jauh di rentang Rp 300 juta sampai Rp 400 jutaan.
Jika dilihat dari sisi ukuran atau dimensi, Honda Super One nantinya akan bersaing dengan BYD Atto 1 sampai Wuling BinguoEV.
Tentu harga menjadi faktor penting yang berperan di baliknya. BYD Atto 1 tipe terendah ditawarkan di angka Rp 199 juta.
Sementara Wuling BinguoEV terpaut lebih tinggi mulai dari Rp 363 jutaan on the road Jakarta.
Kehadiran Honda Super One berpotensi kembali menggairahkan persaingan pasar, khususnya di kalangan merek otomotif Jepang.
Mengingat saat ini persentase mobil listrik buatan Negeri Sakura masih lebih sedikit ketimbang produk-produk asal Tiongkok.
Sebagai informasi, Honda Super One sudah diluncurkan di negara asalnya yakni Jepang menjelang akhir Mei 2026.
Disebutkan bahwa harga Honda Super One di sana adalah 3.390.200 yen. Apabila dikonversi ke dalam kurs rupiah maka setara Rp 382,2 jutaan.
Honda Super One ditenagai baterai berkapasitas 29,6 kWh dan menawarkan daya jelajah 274 kilometer dalam sekali pengisian daya (WLTC).
Sementara kapasitas baterai pada mobil listrik serupa lainnya seperti Wuling BinguoEV lebih besar. Varian long range pakai baterai 31,9 kWh dengan klaim jarak tempuh 333 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juni 2026, 11:00 WIB
03 Juni 2026, 20:37 WIB
31 Mei 2026, 07:00 WIB
30 Mei 2026, 13:03 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
Terkini
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
05 Juni 2026, 09:00 WIB
GR Garage Auto2000 perkenalkan skuad untuk ambil bagian dalam ajang Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Masyarakat di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Wuling Eksion dikatakan mendapat antuasiasme positif dari masyarakat Indonesia karena sejumlah kelebihannya
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan SIM yang aktif
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Toyota Kijang Innova Ambulans diharapkan dapat mempermudah mobilitas layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional