Rapor Penjualan Mobil Baru September 2026: Turun 2,6 Persen
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Honda Super One tampaknya sudah semakin dekat ke konsumen Indonesia.
Salah satu unitnya pernah terlihat sedang dites jalan meskipun dibalut kamuflase. Ini bakal jadi mobil listrik kedua dari Honda yang ditawarkan ke dalam negeri.
Sebelumnya Honda telah meluncurkan eN:1 atau yang juga dikenal sebagai HR-V listrik. Namun model tersebut ditawarkan dengan skema sewa.
Honda Super One berpeluang jadi mobil listrik pertama dari PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk dijual massal ke pelanggan.
Pihak Honda masih menutup rapat informasi soal harga Super One apabila nanti dihadirkan ke Indonesia.
Namun mobil yang diduga Honda Super One telah terdaftar di laman Samsat PKB Jakarta dengan kode mobil JC6 A EV ZZE.
Di data tersebut Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Honda Super One adalah Rp 257 jutaan.
Angka ini tidak bisa dijadikan acuan banderol akhir, tetapi kemungkinan tidak akan berbeda jauh di rentang Rp 300 juta sampai Rp 400 jutaan.
Jika dilihat dari sisi ukuran atau dimensi, Honda Super One nantinya akan bersaing dengan BYD Atto 1 sampai Wuling BinguoEV.
Tentu harga menjadi faktor penting yang berperan di baliknya. BYD Atto 1 tipe terendah ditawarkan di angka Rp 199 juta.
Sementara Wuling BinguoEV terpaut lebih tinggi mulai dari Rp 363 jutaan on the road Jakarta.
Kehadiran Honda Super One berpotensi kembali menggairahkan persaingan pasar, khususnya di kalangan merek otomotif Jepang.
Mengingat saat ini persentase mobil listrik buatan Negeri Sakura masih lebih sedikit ketimbang produk-produk asal Tiongkok.
Sebagai informasi, Honda Super One sudah diluncurkan di negara asalnya yakni Jepang menjelang akhir Mei 2026.
Disebutkan bahwa harga Honda Super One di sana adalah 3.390.200 yen. Apabila dikonversi ke dalam kurs rupiah maka setara Rp 382,2 jutaan.
Honda Super One ditenagai baterai berkapasitas 29,6 kWh dan menawarkan daya jelajah 274 kilometer dalam sekali pengisian daya (WLTC).
Sementara kapasitas baterai pada mobil listrik serupa lainnya seperti Wuling BinguoEV lebih besar. Varian long range pakai baterai 31,9 kWh dengan klaim jarak tempuh 333 kilometer.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
Terkini
12 Oktober 2026, 11:07 WIB
Di tengah hingar bingar ramainya ajang MotoGP Mandalika 2026, ternyata ada dua pembalap Indonesia naik podium
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kompetisi antara Marc Marquez dan Jorge Martin buat persaingan juara dunia MotoGP 2026 berjalan semakin panas
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Indonesia mengalami penurunan tipis 2,6 persen di September 2026
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
Marquez mengaku kelelahan setelah menjalani sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026 dan bertarung dengan Martin
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
Omoda O4 serta Jaecoo J5 EV hasil modifikasi dari Rebellionik dan 347 Homebreaks mejeng di ajang IMX 2026
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
Marco Bezzecchi berhasil memenangkan MotoGP Mandalika 2026, empat terdepan dipimpin oleh para rider Aprilia
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Menurut data laporan AISI, pasar motor baru terus menunjukkan tren positif hingga periode September 2026
10 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD Blade Battery diadopsi untuk mobil buatan Jepang, terbarunya kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky