EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Transjakarta meresmikan pengoperasian 30 bus listrik untuk melayani warga Jakarta dan sekitarnya sehari-hari
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Transjakarta mulai mengoperasikan 30 bus listrik di Jakarta. Puluhan armada baru tersebut akan melayani kebutuhan transportasi sehari-hari warga Jakarta dan sekitarnya.
Bus listrik tersebut di atas juga hadir sebagai upaya pemerintah daerah, dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.
Adapun bus listrik ini akan dioperasikan oleh PT Mayasari Bakti dan dihadirkan atas kerja sama antara PT Vektr Mobiliti Indonesia (VKTR) dengan BYD Auto, China.
BYD sendiri telah lebih dulu masuk pasar otomotif Indonesia melalui model sedan yang digunakan oleh perusahaan taksi.
“Kami memiliki kemitraan strategis dengan BYD Auto. Mereka menjadi mitra penyedia teknologi bagi Bakrie Autoparts untuk bus listrik sejak 2018,” ucap Gilarsi W Setijono, Presiden Direktur PT VKTR seperti dikutip Antara.
Peluncuran bus listrik tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakata Anies Baswedan.
VKTR (dibaca Vektor) dikatakan merupakan entitas baru yang memisahkan dari usaha PT Bakrie Autoparts. Adapun Bakrie Autoparts sendiri merupakan anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk yang sudah puluhan tahun berkiprah di dunia otomotif nasional.
VKTR saat ini fokus pada pengembangan kendaraan listrik. Langkah pertamanya adalah dengan mengenalkan bus listrik. Tidak hanya itu, mereka juga berencana menghadirkan kendaraan komersial lain ke depannya.
Sebagai informasi, 30 bus listrik tersebut di atas akan beroperasi di rute non-BRT Transjakarta. BRT (Bus Rapid Transit) merupakan sistem bus yang terintegrasi dengan Transjakarta.
Sementara bus listrik BYD tipe K-9 Low Deck memiliki panjang 12 meter. Kapasitas maksimal bus listrik ini adalah 60 penumpang baik duduk maupun berdiri.
Puluhan bus listrik yang disodorkan VKTR dikatakan sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan Transjakarta. Lalu ke depannya akan hadir bus listrik lainnya sesuai dengan kebutuhan Transjakarta.
“Pihak Transjakarta menyampaikan bahwa untuk tahap kedua, mereka membutuhkan bus listrik dengan lantai tinggi untuk rute BRT. Mereka juga akan perlu bus berukuran menengah untuk jalur feeder,” tutur Gilarsi.
VKTR dalam hal ini ingin menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan industtri kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya melalui beberapa kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki keahlian berbeda-beda.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
16 Juni 2026, 18:11 WIB
24 April 2026, 07:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan