Motor Listrik Yadea Osta Sudah Tersedia di Diler-diler
11 April 2026, 21:57 WIB
Vinfast pastikan meluncurkan motor listrik di awal semester kedua 2026 guna memperkuat posisinya di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Besarnya jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia memang menjadi salah satu daya tarik untuk berkompetisi. Terlebih jumlah perkembangan EV di Tanah Air cukup menggoda.
Tak heran bila VinFast tertarik untuk ikut masuk segmen tersebut, Bahkan pabrikan asal Vietnam itu sudah berkomitmen meluncurkan motor listriknya pada awal semester kedua 2026.
“Untuk motor listrik kami akan meluncurkannya di awal semester II 2026, ditunggu saja,” ungkap Davy J Tuilan, Deputy CEO Sales and Network Development VinFast Indonesia di IIMS 2026 (10/02).
Sayang dirinya tidak menyampaikan spesifikasi dari model yang akan dijual. Meski demikian, diperkirakan motor tersebut adalah VinFast Viper.
Berdasarkan data yang kami miliki motor sudah dibekali dua baterai swap bermaterial LFP, diklaim lebih aman dan masing-masing punya kapasitas 1,5 kWh. Dalam kondisi dua baterai penuh, VinFast Viper dapat menempuh jarak sampai 165 kilometer.
Selain itu, VinFast juga dikabarkan bakal membawa model lain seperti VinFast Evo dan Feliz II. Sehingga diharapkan masyarakat bisa memiliki pilihan lebih banyak.
Tak hanya itu VinFast Amio menggunakan baterai tanam buat operasionalnya. Materialnya LFP kemudian memiliki kapasitas 1,02 kWh.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan infrastrukturnya seperti battery swap. Bila sudah rampung baru motor akan diluncurkan,” ungkap Kariyanto Hardjosoemantoro, CEO VinFast Indonesia dalam kesempatan terpisah.
Nantinya motor-motor tersebut akan dikirim secara utuh dari Vietnam dan fokus untuk memenuhi kebutuhan di kawasan Jabodetabek terlebih dahulu.
Perlu diketahui bahwa penjualan motor listrik di 2025 mengalami penurunan tajam bila dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Sistem Registrasi Uji Tipe (SRUT) penjualan motor listrik hanya mencapai 55.059 unit.
Angka tersebut turun cukup dalam dari tahun sebelumnya yang sebesar 77.078 unit.
Koreksi ini terjadi karena ketidakjelasan subsidi kendaraan listrik sehigga banyak pelanggan yang menunda pembelian.
Guna menghindari penurunan yang lebih dalam, sejumlah pabrikan motor listrik pun memutuskan memberi beragam potongan harga. Dengan demikian diharapkan perusahaan bisa tetap bertahan di pasar otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Terkini
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan
11 April 2026, 13:33 WIB
Fuso menerapkan sejumlah strategi yang dapat memudahkan konsumen menghemat waktu dan biaya perawatan
11 April 2026, 13:00 WIB
Pilihan Daihatsu Sigra bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam kemudahan termasuk DP Rp 8 juta
11 April 2026, 11:00 WIB
Crescendo dan Harmonic Harmony meramaikan dan menyabet sejumlah prestasi gemilang di ajang internasional
11 April 2026, 10:46 WIB
Changan Deepal S05 siap untuk menjadi kendaraan elektrifikasi jenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
11 April 2026, 09:00 WIB
Motul menggandeng Bimota yang lebih dari sekadar kerja sama namun merekomendasikan kepada pengendara
11 April 2026, 07:11 WIB
Wuling menghadirkan Mitra EV sampai Formo Max guna menjawab kebutuhan para pengusaha di GIICOMVEC 2026