Hadir di GIIAS 2026, BAW Siap Tantang Denza D9 dan Mifa 9
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil listrik asal Tiongkok, BYD dahulu bermula sebagai perusahaan teknologi. Inovasi yang dikembangkan kemudian diterapkan pada lini kendaraan mereka saat ini.
Salah satunya adalah platform e3 dan e4, dikembangkan khusus Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik murni. Keduanya sudah dipatenkan lalu disematkan pada sejumlah model seperti Denza Z9 GT dan Yangwang U9.
Jadi hal menarik sebab rangkaian teknologi pada lini BYD bukan sekadar pemanis namun juga berperan dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Tidak hanya itu, platform tersebut menjadi salah satu rahasia gaharnya performa mobil listrik Denza Z9 GT.
Perlu diketahui, e3 dan e4 berbeda dari e platform 3.0 yang sudah dipakai di deretan produk BYD di dalam negeri.
“Platform e3 ada tiga motor independen. Tenaganya 230 kW di depan, 210 kW di belakang dengan total sampai 710 kW dan torsi 1.150 Nm,” kata Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia dalam acara Tech Auto Talk di sela IIMS 2026, belum lama ini.
Pada Denza Z9 GT yang pakai platform e3, ada fitur rear-wheel steering. Ini memungkinkan ban belakang ikut berbelok untuk membantu manuver.
Teknologi modern itu bukannya tanpa maksud. Tambahan tersebut dapat mempermudah pergerakan mobil di kondisi tertentu, misalnya area parkir padat di daerah perkotaan.
Kemudian sama seperti banyak lini mobil listrik BYD lain, platform e3 dan e4 pakai struktur pemasangan baterai Cell-to-Body atau CTB. Artinya baterai dipasangkan langsung ke platform alias terintegrasi bodi mobil.
“Sehingga jadi lebih rigid. Torsional rigidity-nya bertambah 32 persen, impact (tabrakan) dari depan berkurang 15 persen,” jelas Bobby.
Sementara platform di atas e3, yakni e4 digunakan pada lini performa tinggi BYD seperti Yangwang U9.
Sesuai namanya, e4 artinya platform mengakomodir empat motor independen pada setiap ban mobil.
“E3 didesain khusus untuk sasis performa tinggi. Yang menggunakan e4 hanya Yangwang U9 sampai saat ini,” jelas Bobby.
Sebagai informasi, BYD belum menjual resmi produk dengan platform e3 dan e4 di Indonesia.
Namun Denza Z9 GT serta Yangwang U9 sempat dibawa ke Indonesia pada sejumlah ajang otomotif, sebagai perkenalan ke masyarakat soal kecanggihan teknologi mobil listrik BYD.
Dalam waktu dekat, Denza bakal menghadirkan produk baru. Bukan Z9 GT, tetapi Sport Utility Vehicle (SUV) premium Denza B5.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
30 Juli 2026, 07:00 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E