Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil listrik asal Tiongkok, BYD dahulu bermula sebagai perusahaan teknologi. Inovasi yang dikembangkan kemudian diterapkan pada lini kendaraan mereka saat ini.
Salah satunya adalah platform e3 dan e4, dikembangkan khusus Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik murni. Keduanya sudah dipatenkan lalu disematkan pada sejumlah model seperti Denza Z9 GT dan Yangwang U9.
Jadi hal menarik sebab rangkaian teknologi pada lini BYD bukan sekadar pemanis namun juga berperan dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Tidak hanya itu, platform tersebut menjadi salah satu rahasia gaharnya performa mobil listrik Denza Z9 GT.
Perlu diketahui, e3 dan e4 berbeda dari e platform 3.0 yang sudah dipakai di deretan produk BYD di dalam negeri.
“Platform e3 ada tiga motor independen. Tenaganya 230 kW di depan, 210 kW di belakang dengan total sampai 710 kW dan torsi 1.150 Nm,” kata Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia dalam acara Tech Auto Talk di sela IIMS 2026, belum lama ini.
Pada Denza Z9 GT yang pakai platform e3, ada fitur rear-wheel steering. Ini memungkinkan ban belakang ikut berbelok untuk membantu manuver.
Teknologi modern itu bukannya tanpa maksud. Tambahan tersebut dapat mempermudah pergerakan mobil di kondisi tertentu, misalnya area parkir padat di daerah perkotaan.
Kemudian sama seperti banyak lini mobil listrik BYD lain, platform e3 dan e4 pakai struktur pemasangan baterai Cell-to-Body atau CTB. Artinya baterai dipasangkan langsung ke platform alias terintegrasi bodi mobil.
“Sehingga jadi lebih rigid. Torsional rigidity-nya bertambah 32 persen, impact (tabrakan) dari depan berkurang 15 persen,” jelas Bobby.
Sementara platform di atas e3, yakni e4 digunakan pada lini performa tinggi BYD seperti Yangwang U9.
Sesuai namanya, e4 artinya platform mengakomodir empat motor independen pada setiap ban mobil.
“E3 didesain khusus untuk sasis performa tinggi. Yang menggunakan e4 hanya Yangwang U9 sampai saat ini,” jelas Bobby.
Sebagai informasi, BYD belum menjual resmi produk dengan platform e3 dan e4 di Indonesia.
Namun Denza Z9 GT serta Yangwang U9 sempat dibawa ke Indonesia pada sejumlah ajang otomotif, sebagai perkenalan ke masyarakat soal kecanggihan teknologi mobil listrik BYD.
Dalam waktu dekat, Denza bakal menghadirkan produk baru. Bukan Z9 GT, tetapi Sport Utility Vehicle (SUV) premium Denza B5.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
29 Maret 2026, 16:08 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini