Hyundai Sambut Wacana Insentif Khusus Buat EV dengan Baterai Nikel

Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai

Hyundai Sambut Wacana Insentif Khusus Buat EV dengan Baterai Nikel
Adi Hidayat

KatadataOTO – Adanya wacana untuk memberikan insentif lebih pada mobil listrik yang menggunakan baterai berbasis nikel atau Nickel Manganese Cobalt (NMC) disambut baik oleh Hyundai. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut mengungkap pihaknya akan mendukung program pemerintah Indonesia.

Terlebih saat ini mereka memang sudah memiliki pabrik untuk memproduksi baterai di Tanah Air.

“Tentunya kami menyambut positif setiap inisiatif pemerintah untuk mendorong percepatan kendaraan elektrifikasi di Indonesia,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) pada KatadataOTO (08/01).

Dirinya pun mengungkap bahwa program tersebut sejalan dengan upaya mereka selama ini.

Hyundai Sebut EV Murah Belum Tentu Jangkau Konsumen Daerah
Photo: Hyundai

“Di 2026 fokus kami adalah pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya kemudian.

Sayangnya ia tidak menyampaikan kira-kira mobil listrik apa yang akan jadi andalannya.

Perlu diketahui bahwa Hyundai tidak hanya mengembangkan mobil listrik tapi juga baterai EV di Tanah Air. Saat ini mereka telah membangun beragam fasilitas untuk memproduksi sel baterai dengan menggandeng LG Energy Solution.

Perusahaan yang diberi nama Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power tersebut berdiri di Karawang dan menjadi pabrik sel baterai terbesar di Asia Tenggara.

Kapasitas produksi dari pabrik tersebut pun cukup besar karena bisa mencapai 120.000 sel baterai per hari. Adapun hasil produknya akan digunakan buat memenuhi kebutuhan Hyundai Kona Electric

Menariknya, fasilitas itu tidak hanya digunakan buat kebutuhan dalam negeri. Bahkan kebanyakan hasil produksinya justru dipakai buat memenuhi pasar ekspor dan dipakai pada berbagai model kendaraan listrik Hyundai.

Hyundai Kona Electric
Photo: Istimewa

Tak tanggung-tanggung, 98 persen atau sekitar 19,7 juta sel baterai dikirim untuk pasar ekspor ke Korea Selatan dan India. Sementara 2 persen atau 375.264 sisanya baru dipakai buat kebutuhan domestik.

Kehadiran pabrik ini menjadikan mereka sebagai pabrikan yang memiliki TKDN mobil listrik tertinggi dibanding pabrikan lain. Hyundai Kona Electric misalnya, komponen lokalnya sudah mencapai 80 persen.


Terkini

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi Hari Ini, Rabu 26 Agustus

Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 Pasca Maulid

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Setelah Libur Maulid Nabi Muhammad

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Debut, EV Mungil Amunisi Lawan BYD Racco

Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta

news
Pertamina Lubricants

Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli

Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan

otosport
MotoGP Aragon 2026

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez

MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana