Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot

Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot

Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Elon Musk, CEO Tesla baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan produksi dua produk mobil listriknya, Model S dan X.

Hal itu menjadi keputusan yang mengejutkan, apalagi di tengah sengitnya persaingan mobil listrik dari Tiongkok.

Tesla sendiri sebelumnya merupakan salah satu rival kuat buat sejumlah merek mobil listrik Cina seperti BYD.

“Sudah waktunya untuk menghentikan produksi Model S dan X secara terhormat, karena kita sedang bergerak ke masa depan berbasis otonomi,” kata Elon Musk dikutip dari Tech Crunch, Minggu (01/02).

Tesla
Photo: Tesla

Ia mengungkapkan konsumen yang masih tertarik dengan Model S dan X agar segera melakukan pembelian dalam waktu dekat.

Perlu diketahui, produksi mobil listrik Model S dan X dilakukan di fasilitas Fremont, California.

Sebagai gantinya, akan dilakukan produksi robot Optimus di pabrik Fremont dan deretan fasilitas perakitan lainnya.

“Ini memang agak menyedihkan, tetapi sudah waktunya menghentikan program Model S dan X,” tegas Musk.

Meskipun begitu, produksi serta penjualan model lain seperti Cybertruck masih akan tetap dilanjutkan.

Tampaknya ada beberapa faktor yang membuat Elon Musk akhirnya menyelesaikan produksi Model S dan X, yaitu tajamnya penurunan penjualan.

Pihak Tesla justru menyebut turunnya penjualan mobil listrik Tesla sebagai bagian dari transisi menjadi perusahaan Artificial Intelligence (AI).

Menurut laporan The Guardian, sepanjang 2025 total keuntungan otomotif Tesla mengalami penurunan 11 persen dari periode sebelumnya.

Selain robot Optimus, Tesla juga disebut lebih fokus pada pengembangan self-driving Robotaxi. Keduanya masih belum diungkap ke publik.

Namun dalam waktu dekat tepatnya sebelum akhir 2026, produksi robot Optimus dilakukan. Sementara penjualan dimulai 2027.

Persaingan Sengit dengan Merek Tiongkok

Tidak dapat dipungkiri kehadiran merek mobil listrik Cina jadi sebuah tantangan bagi banyak manufaktur termasuk Tesla.

Di 2025, BYD menggantikan Tesla sebagai manufaktur mobil listrik terbesar di dunia. Total penjualannya tembus 2,26 juta, sementara Tesla hanya berhasil tembus 1,63 juta.

Di samping BYD, merek di bawah naungan SAIC dan Chery turut menorehkan hasil positif dan gencar melakukan ekspor kendaraan ke berbagai negara.

Tesla
Photo: Tesla

Popularitas merek mobil listrik Cina terlihat masih akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Penjualan merek mobil listrik Cina di sejumlah negara juga telah dimudahkan berkat pemberian insentif.

Sehingga harga mobil listrik Cina yang cenderung rendah, bisa ditekan lebih banyak lagi pasca dikucurkan subsidi.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

Wuling Aira ev Edisi Khusus di GIIAS 2026 Terbatas 300 Unit

Edisi terbatas dari Wuling Aira ev debut di GIIAS 2026, hanya bisa dibeli selama masa pameran berlangsung

mobil
Isuzu di GIIAS 2026

Isuzu Bawa Traga Modifikasi Mobile Beauty Salon di GIIAS 2026

Isuzu manfaatkan momentum GIIAS 2026 untuk menghadirkan Mobile Beauty Salon modifikasi di GIIAS 2026

mobil
HIno GIIAS 2026

Hino Kenalkan Bus RM 280 ABS Retarder di GIIAS 2026

Bus Hino RM 280 ABS Retarder hadir di ajang GIIAS 2026, dilengkapi sejumlah pembaruan di sistem keselamatan

news
BlackVue

BlackVue Hadirkan Dashcam yang Dilengkapi AI di GIIAS 2026

BlackVue Elite 10-2CH resmi dipasarkan dan dilengkapi AI untuk membantu pengguna memahami data berkendara

mobil
Toyota

Toyota Pertegas Strategi Multi-Pathway, Ada Produk Baru di GIIAS

Toyota terus menghadirkan berbagai model kendaraan, mulai dari bermesin bensin, BEV hingga hybrid di GIIAS

mobil
iCar V27 REEV

iCar V27 REEV Diperkenalkan di GIIAS 2026, Bisa Dipesan

Chery Group kembali membawa opsi baru kendaraan ramah lingkungan di GIIAS 2026, iCar V27 berteknologi REEV

mobil
All New Seltos Resmi Dipasarkan Dengan Harga Rp359 Juta

Umumkan Harga Resmi, All New Kia Seltos Tantang Mitsubishi XForce

All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce

mobil
Changan Umumkan Harga Resmi Nevo

Gebrak GIIAS Changan Nevo Q05 Umumkan Harga Rp 300 Jutaan

Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur