MG Belum Minat Bawa Mobil Listrik Murah ke Tanah Air

Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia

MG Belum Minat Bawa Mobil Listrik Murah ke Tanah Air

KatadataOTO – Mobil listrik murah atau model dengan banderol kompetitif Rp 200 jutaan tampaknya jadi salah satu daya tarik buat konsumen Tanah Air.

Kehadiran mobil listrik di rentang harga tersebut membuat penjualan Electric Vehicle (EV) mencatatkan penjualan positif di 2025.

Meskipun banyak peluang, pabrikan asal Tiongkok, MG belum mau terjun di segmen potensial itu.

“Kalau kita bicara murah terkadang relatif ya, yang pasti MG berkomitmen di Indonesia kita menghadirkan produk kompetitif,” kata Hary Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Jakarta, Jumat (30/01).

MG
Photo: istimewa

Saat ini harga mobil listrik MG ditawarkan mulai dari Rp 400 jutaan on the road Jakarta.

Sementara manufaktur asal Cina lainnya seperti BYD, Seres, Changan dan Wuling sudah bermain di segmen tersebut.

BYD Atto 1 tipe terendah dilego Rp 199 jutaan, berkontribusi banyak mendongkrak penjualan mereka menjelang tutup tahun.

“Menghadirkan produk bukan hanya sekadar melihat harga murah. Tetapi kita juga harus melihat impact ke pengguna seperti apa,” kata Hary.

Bicara soal konsumen yang jadi sasaran, MG fokus pada pengguna kendaraan saat ingin beralih menggunakan mobil listrik.

“Kalau kita lihat secara keseluruhan, pengguna EV itu memang mostly kita bilang fokus di kota besar,” kata Hary.

Kemudian Hary mengungkapkan pengguna mobil listrik umumnya mencari kendaraan kedua untuk mobilitas sehari-hari di area perkotaan.

“Saat ini sih kami melihat peluang pertumbuhannya di situ masih ada, cukup besar. Maka dari itu MG fokus pengembangan ke sana,” ujar Hary.

Sebagai informasi, penjualan MG di dalam negeri bisa dibilang masih cukup jauh dari kompetitor lain yang menyasar segmen menengah ke atas seperti BYD.

Sepanjang 2025, MG mencatatkan angka penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) sebanyak 1.856 unit. Sementara BYD bisa tembus 44.342 unit di periode yang sama.

Penjualan terendah MG tercatat pada September 2025, hanya menyalurkan 92 unit ke tangan konsumen.

MG S5 EV
Photo: KatadataOTO

Sedangkan angka penjualan tertinggi diraih pada Februari 2025, yaitu 243 unit.

Patut ditunggu torehan penjualan retail MG di 2026. Mengingat mereka baru merilis produk baru di awal tahun dan tengah menyiapkan beberapa model lagi untuk dirilis.

Model teranyar MG S5 EV baru akan dijual secara resmi di ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026, 5 Februari mendatang.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil

Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil di 2026 Capai 850.000 Unit

Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026

mobil
Changan

Changan Bakal Dirikan 20 Diler, Manfaatkan Jaringan Indomobil

Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil

news
BBM Shell

Stok BBM Shell Kembali Kosong di Akhir Bulan, Masih Evaluasi

Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu

otosport
Eric

Yamaha R1 GYTR Eric Cargloss Support Rossi di Mandalika

Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss

otosport
Fabio Quartararo

Fabio Quartararo Sebut Fokus Balapan Ketimbang Bicara Pindah Tim

Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027

motor
Astra Honda Motor

Instruktur Astra Honda Buktikan Kompetensi di Ajang Internasional

Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional

mobil
Lepas L8

Klarifikasi Lepas Indonesia Paska Test Drive Bermasalah

Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026