BYD Klaim Biaya Mudik Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat 40 Persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik murah atau model dengan banderol kompetitif Rp 200 jutaan tampaknya jadi salah satu daya tarik buat konsumen Tanah Air.
Kehadiran mobil listrik di rentang harga tersebut membuat penjualan Electric Vehicle (EV) mencatatkan penjualan positif di 2025.
Meskipun banyak peluang, pabrikan asal Tiongkok, MG belum mau terjun di segmen potensial itu.
“Kalau kita bicara murah terkadang relatif ya, yang pasti MG berkomitmen di Indonesia kita menghadirkan produk kompetitif,” kata Hary Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Jakarta, Jumat (30/01).
Saat ini harga mobil listrik MG ditawarkan mulai dari Rp 400 jutaan on the road Jakarta.
Sementara manufaktur asal Cina lainnya seperti BYD, Seres, Changan dan Wuling sudah bermain di segmen tersebut.
BYD Atto 1 tipe terendah dilego Rp 199 jutaan, berkontribusi banyak mendongkrak penjualan mereka menjelang tutup tahun.
“Menghadirkan produk bukan hanya sekadar melihat harga murah. Tetapi kita juga harus melihat impact ke pengguna seperti apa,” kata Hary.
Bicara soal konsumen yang jadi sasaran, MG fokus pada pengguna kendaraan saat ingin beralih menggunakan mobil listrik.
“Kalau kita lihat secara keseluruhan, pengguna EV itu memang mostly kita bilang fokus di kota besar,” kata Hary.
Kemudian Hary mengungkapkan pengguna mobil listrik umumnya mencari kendaraan kedua untuk mobilitas sehari-hari di area perkotaan.
“Saat ini sih kami melihat peluang pertumbuhannya di situ masih ada, cukup besar. Maka dari itu MG fokus pengembangan ke sana,” ujar Hary.
Sebagai informasi, penjualan MG di dalam negeri bisa dibilang masih cukup jauh dari kompetitor lain yang menyasar segmen menengah ke atas seperti BYD.
Sepanjang 2025, MG mencatatkan angka penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) sebanyak 1.856 unit. Sementara BYD bisa tembus 44.342 unit di periode yang sama.
Penjualan terendah MG tercatat pada September 2025, hanya menyalurkan 92 unit ke tangan konsumen.
Sedangkan angka penjualan tertinggi diraih pada Februari 2025, yaitu 243 unit.
Patut ditunggu torehan penjualan retail MG di 2026. Mengingat mereka baru merilis produk baru di awal tahun dan tengah menyiapkan beberapa model lagi untuk dirilis.
Model teranyar MG S5 EV baru akan dijual secara resmi di ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026, 5 Februari mendatang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 11:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
12 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
16 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD mengungkap bahwa mudik menggunakan mobil listrik bakal lebih hemat ketimbang ICE hingga 40 persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Xforce dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif untuk menjamin keamanan selama di perjalanan
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Persaingan bakal memanas di 2026, BMW sorot pentingnya layanan purna jual sebagai salah satu kualitas utama
16 Maret 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tenaga penjual mulai membuka keran pemesanan Wuling Eksion, diyakini segera debut tahun ini
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pemudik, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung jelang libur Lebaran 2026
16 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih dapat melayani perpanjangan masa berlaku SIM sebelum memasuki libur Lebaran
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 15 Maret 2026 tetap diawasi secara ketat meski sebagian masyarakat sudah mudik ke kampung halaman
15 Maret 2026, 18:00 WIB
Citroen Indonesia menghadirkan program khusus pada musim mudik Lebaran 2026 buat melindungi pelanggannya