Serbuan REEV ke Indonesia Dimulai, Alternatif Baru Mobil Listrik
11 Juli 2026, 09:00 WIB
SPKLU Shell Indonesia hadir di 3 lokasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna mobil ramah lingkungan di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Semakin banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air membuat Shell Indonesia layani pengisian daya listrik. Layanan tersebut diberi nama Shell Recharge yang merupakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
SPKLU Shell Indonesia berada di 3 lokasi yaitu SPBU Shell Pluit Selatan 1 (Jakarta Utara), SPBU Shell Antasari 1 (Jakarta Selatan) serta SPBU Shell Jagorawi KM 21 (Bogor). Pasokan listrik untuk Shell Recharge berasal dari PT PLN (Persero).
Susi Hutapea, Deputy Country Chair & Vice President Corporate Relations Shell Indonesia mengatakan bahwa kehadiran Shell Recharge merupakan bagian dari Shell Net Zero Emission di 2050.
“Saat ini untuk tarifnya menggunakan paket seharga Rp85 ribu. Di dalamnya, pelanggan akan mendapatkan minuman dan roti di Deli2Go serta pengisian daya 50kW selama 30 menit,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Pengisian selama 30 menit diklaim cukup untuk membuat sebuah baterai terisi hingga 80 persen dari posisi kosong. Jumlah tersebut tentunya cukup untuk penggunanya kembali melanjutkan perjalanan.
Sayangnya hingga kini mereka masih belum berencana untuk menambah jumlah SPKLU di Tanah Air. Pasalnya saat ini jumlah pengguna mobil listrik masih belum banyak dibandingkan kendaraan konvensional.
Pemerintah memang saat ini tengah mempromosikan kendaraan listrik pada masyarakat Indonesia. Namun promosi tentunya tidak akan bisa berjalan dengan baik bila infrastruktur termasuk ketersediaan SPKLU masih sedikit.
Oleh karena itu, pemerintah bersama dengan BUMN pun belakangan ini semakin aktif untuk membangun SPKLU. Langkah tersebut pun dinilai tepat karena pada penyelenggaraan G20 di Bali pada November mendatang, para delegasi akan menggunakan kendaraan listrik.
Dilansir dari Antara, 1 negara akan menggunakan 15 mobil listrik. Jumlah tersebut terdiri dari 10 rangkaian VVIP dan 5 rangkaian untuk pasangan kepala negara atau pemerintahan.
Bagi rombongan VVIP disiapkan 123 unit Genesis G80 sementara bagi delegasi akan ada 246 unit Hyundai Ioniq 5. Selanjutnya untuk lead car telah tersedia 124 unit Hyundai Ioniq dan pengamanan menggunakan 123 unit Lexus UX300e.
Selain itu, masih ada lagi 290 unit kendaraan motor untuk patroli pengawalan. Sedangkan operasional nantinya akan menggunakan Wuling Air ev yang jumlahnya mencapai 300 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 09:00 WIB
09 Juli 2026, 07:00 WIB
08 Juli 2026, 17:07 WIB
05 Juli 2026, 19:42 WIB
05 Juli 2026, 13:33 WIB
Terkini
12 Juli 2026, 20:01 WIB
Marc Marquez kembali membuktikan performanya di MotoGP Jerman 2026, duo rider satelit Aprilia naik podium
12 Juli 2026, 14:44 WIB
Changan Indonesia menggelar Media Test Drive produk mereka yang terbaru yakni Deepal S05 BEV dan REEV
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka