Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
SPKLU Shell Indonesia hadir di 3 lokasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna mobil ramah lingkungan di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Semakin banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air membuat Shell Indonesia layani pengisian daya listrik. Layanan tersebut diberi nama Shell Recharge yang merupakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
SPKLU Shell Indonesia berada di 3 lokasi yaitu SPBU Shell Pluit Selatan 1 (Jakarta Utara), SPBU Shell Antasari 1 (Jakarta Selatan) serta SPBU Shell Jagorawi KM 21 (Bogor). Pasokan listrik untuk Shell Recharge berasal dari PT PLN (Persero).
Susi Hutapea, Deputy Country Chair & Vice President Corporate Relations Shell Indonesia mengatakan bahwa kehadiran Shell Recharge merupakan bagian dari Shell Net Zero Emission di 2050.
“Saat ini untuk tarifnya menggunakan paket seharga Rp85 ribu. Di dalamnya, pelanggan akan mendapatkan minuman dan roti di Deli2Go serta pengisian daya 50kW selama 30 menit,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Pengisian selama 30 menit diklaim cukup untuk membuat sebuah baterai terisi hingga 80 persen dari posisi kosong. Jumlah tersebut tentunya cukup untuk penggunanya kembali melanjutkan perjalanan.
Sayangnya hingga kini mereka masih belum berencana untuk menambah jumlah SPKLU di Tanah Air. Pasalnya saat ini jumlah pengguna mobil listrik masih belum banyak dibandingkan kendaraan konvensional.
Pemerintah memang saat ini tengah mempromosikan kendaraan listrik pada masyarakat Indonesia. Namun promosi tentunya tidak akan bisa berjalan dengan baik bila infrastruktur termasuk ketersediaan SPKLU masih sedikit.
Oleh karena itu, pemerintah bersama dengan BUMN pun belakangan ini semakin aktif untuk membangun SPKLU. Langkah tersebut pun dinilai tepat karena pada penyelenggaraan G20 di Bali pada November mendatang, para delegasi akan menggunakan kendaraan listrik.
Dilansir dari Antara, 1 negara akan menggunakan 15 mobil listrik. Jumlah tersebut terdiri dari 10 rangkaian VVIP dan 5 rangkaian untuk pasangan kepala negara atau pemerintahan.
Bagi rombongan VVIP disiapkan 123 unit Genesis G80 sementara bagi delegasi akan ada 246 unit Hyundai Ioniq 5. Selanjutnya untuk lead car telah tersedia 124 unit Hyundai Ioniq dan pengamanan menggunakan 123 unit Lexus UX300e.
Selain itu, masih ada lagi 290 unit kendaraan motor untuk patroli pengawalan. Sedangkan operasional nantinya akan menggunakan Wuling Air ev yang jumlahnya mencapai 300 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 10:00 WIB
Berdasarkan data AISI, wholesales motor baru pada Desember 2025 mencatatkan hasil sebanyak 461.925 unit
09 Januari 2026, 09:00 WIB
Banyak risiko yang akan dialami oleh oknum yang melakukan aksi drift di Pondok Indah, Jakarta Selatan
09 Januari 2026, 08:00 WIB
Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai
09 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan SIM keliling Bandung terus hadir untuk memudahkan para pengendara di kota Kembang
08 Januari 2026, 19:07 WIB
Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026