GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis
01 April 2026, 13:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Neta menjadi salah satu manufaktur asal Cina yang masuk Indonesia dengan mobil listrik Rp 200 juta-Rp 300 jutaan.
Strategi masuk di segmen harga itu berhasil di sejumlah merek. Tetapi dampaknya justru berbeda pada Neta.
Penjualannya mengalami penurunan signifikan dari waktu ke waktu. Jika melihat data penjualan mobil terbaru di 2026, angka wholesales maupun retail (distribusi unit dari diler ke konsumen) Neta tercatat nihil.
Pihak Neta sebelumnya telah mengkonfirmasi masih akan berbisnis di Indonesia meskipun dengan penyesuaian skema servis.
Melihat kondisi Neta saat ini, pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) turut buka suara.
“Saya pikir itu terserah mereka (mau lanjut berbisnis di Indonesia atau tidak). Kita kan tidak tahu apa yang terjadi di kantor pusatnya sana,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ditemui di JIExpo Kemayoran, beberapa waktu lalu.
Jongkie tidak menampik ada peluang Neta angkat kaki dari pasar Tanah Air, jika melihat kondisi terkininya.
Ia juga turut menyorot masih banyak pabrikan Tiongkok lain yang dapat mengembangkan penjualannya di dalam negeri seperti BYD dan Chery.
Meskipun kiprah Neta di dalam negeri terbilang penuh tantangan, Jongkie menegaskan merek yang dikenal sebagai start up di Tiongkok itu memberikan sejumlah efek positif ke industri.
“Paling tidak mereka masuk ke Indonesia dengan investasi tidak terlalu besar. Bisa mencoba untuk masuk ke pasar Indonesia istilahnya tes pasar, tetapi kita diuntungkan (oleh) transfer of technology,” kata Jongkie.
Lebih lanjut dia menjelaskan tenaga kerja lokal mendapatkan pengetahuan lebih soal perakitan mobil listrik.
Kemudian lapangan pekerjaan di fasilitas perakitan terbuka lebar. Dia mengungkapkan pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) setiap bulannya menambah jumlah pekerja.
“Lama kelamaan dia akan investasi terus kalau volume (penjualannya) naik. Itu bagus, buat negara kita bagus,” tegas Jongkie.
Sekadar informasi, Neta merakit dua model kendaraan yakni Neta V-II dan Neta X di pabrik milik PT HIM.
Imbas kesulitan itu dan restrukturisasi di negara asalnya, Neta belum memiliki rencana mengeluarkan produk baru di 2026 dan fokus pada penyediaan layanan purna jual komprehensif untuk para pelanggannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku