Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Neta menjadi salah satu manufaktur asal Cina yang masuk Indonesia dengan mobil listrik Rp 200 juta-Rp 300 jutaan.
Strategi masuk di segmen harga itu berhasil di sejumlah merek. Tetapi dampaknya justru berbeda pada Neta.
Penjualannya mengalami penurunan signifikan dari waktu ke waktu. Jika melihat data penjualan mobil terbaru di 2026, angka wholesales maupun retail (distribusi unit dari diler ke konsumen) Neta tercatat nihil.
Pihak Neta sebelumnya telah mengkonfirmasi masih akan berbisnis di Indonesia meskipun dengan penyesuaian skema servis.
Melihat kondisi Neta saat ini, pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) turut buka suara.
“Saya pikir itu terserah mereka (mau lanjut berbisnis di Indonesia atau tidak). Kita kan tidak tahu apa yang terjadi di kantor pusatnya sana,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ditemui di JIExpo Kemayoran, beberapa waktu lalu.
Jongkie tidak menampik ada peluang Neta angkat kaki dari pasar Tanah Air, jika melihat kondisi terkininya.
Ia juga turut menyorot masih banyak pabrikan Tiongkok lain yang dapat mengembangkan penjualannya di dalam negeri seperti BYD dan Chery.
Meskipun kiprah Neta di dalam negeri terbilang penuh tantangan, Jongkie menegaskan merek yang dikenal sebagai start up di Tiongkok itu memberikan sejumlah efek positif ke industri.
“Paling tidak mereka masuk ke Indonesia dengan investasi tidak terlalu besar. Bisa mencoba untuk masuk ke pasar Indonesia istilahnya tes pasar, tetapi kita diuntungkan (oleh) transfer of technology,” kata Jongkie.
Lebih lanjut dia menjelaskan tenaga kerja lokal mendapatkan pengetahuan lebih soal perakitan mobil listrik.
Kemudian lapangan pekerjaan di fasilitas perakitan terbuka lebar. Dia mengungkapkan pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) setiap bulannya menambah jumlah pekerja.
“Lama kelamaan dia akan investasi terus kalau volume (penjualannya) naik. Itu bagus, buat negara kita bagus,” tegas Jongkie.
Sekadar informasi, Neta merakit dua model kendaraan yakni Neta V-II dan Neta X di pabrik milik PT HIM.
Imbas kesulitan itu dan restrukturisasi di negara asalnya, Neta belum memiliki rencana mengeluarkan produk baru di 2026 dan fokus pada penyediaan layanan purna jual komprehensif untuk para pelanggannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini