Simpati Woman Rally Team Bertekad Tunjukkan Kualitas
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Bagi Anda para pemilik mobil, tidak boleh terlewat melakukan perawatan rutin. Termasuk mengenai mengganti oli mesin secara berkala.
Hal ini penting agar seluruh ruang dapur pacu bisa terlumasi. Sehingga dapat bekerja secara maksimal ketika kendaraan roda empat Anda digunakan.
Akan tetapi, dalam mengganti oli mesin mobil tidak boleh sembarangan. Harus memperhatikan viskositas atau kekentalan yang dianjurkan oleh pabrikan.
“Jangan coba-coba mengubah viskositas oli (mobil),” ungkap Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia dalam diskusi Forwot dengan tajuk Indonesia Automotive Outlook 2026.
Menurut Rifat, pemilik mobil keluaran terbaru atau modern harus memperhatikan hal ini. Jangan sampai salah menggunakan pelumas maupun suatu produk.
Sebab kendaraan roda empat keluaran tahun lama dan terkini, memiliki karakteristik mesin berbeda meski mempunyai kubikasi serupa.
“Mesin mobil zaman dulu, ukurannya gede dan lebar. Lalu mempunyai boring empat silinder dan bisa dikorter 0,25 mm sampai 0,100 mm,” lanjut Rifat.
Akan tetapi untuk jantung pacu pada kendaraan roda empat terkini, ruang mesinnya terbatas serta tidak terlalu besar.
Rifat menjelaskan, liner pada jantung mekanis tersebut semakin tipis. Jarak antara piston satu dengan satunya sangat berdekatan.
“Itu harus patuh sama yang namanya viskositas oli rekomendasi, karena bisa memperpendek umur (usia pakai),” tutur Brand Ambassador Mitsubishi ini.
Lebih jauh dijelaskan, jika menggunakan pelumas dengan tingkat kekentalan berbeda dari rekomendasi pabrik maka bakal membawa dampak buruk.
Pelumas tidak bisa masuk ke celah piston, lalu mempengaruhi kinerja mesin mobil dan membuat cepat rusak.
“Oli yang lebih kental naik temperaturnya lama, tetapi turunnya juga lama. Jadi kalau sudah kepanasan tidak dingin-dingin,” tegas Rifat.
Sementara jika menggunakan oli yang lebih encer, suhu pada dapur pacu bakal cepat naik dan turun.
Sehingga pemilik harus benar-benar memperhatikan viskositas oli, tidak boleh sembarangan memilih sebuah produk.
“Jadi makanya mobil sekarang berapa menit untuk memanaskan mesin mobil? Tidak ada karena dia kayak air, benar-benar langsung naik dalam 10 detik,” pungkas dia.
Oleh sebab itu, Anda disarankan dan diwajibkan mengikuti buku petunjuk kepemilikan. Lalu pastikan menggunakan pelumas sesuai anjuran dari pabrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 21:00 WIB
15 Februari 2026, 20:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
26 Januari 2026, 18:47 WIB
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian