Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Bagi Anda para pemilik mobil, tidak boleh terlewat melakukan perawatan rutin. Termasuk mengenai mengganti oli mesin secara berkala.
Hal ini penting agar seluruh ruang dapur pacu bisa terlumasi. Sehingga dapat bekerja secara maksimal ketika kendaraan roda empat Anda digunakan.
Akan tetapi, dalam mengganti oli mesin mobil tidak boleh sembarangan. Harus memperhatikan viskositas atau kekentalan yang dianjurkan oleh pabrikan.
“Jangan coba-coba mengubah viskositas oli (mobil),” ungkap Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia dalam diskusi Forwot dengan tajuk Indonesia Automotive Outlook 2026.
Menurut Rifat, pemilik mobil keluaran terbaru atau modern harus memperhatikan hal ini. Jangan sampai salah menggunakan pelumas maupun suatu produk.
Sebab kendaraan roda empat keluaran tahun lama dan terkini, memiliki karakteristik mesin berbeda meski mempunyai kubikasi serupa.
“Mesin mobil zaman dulu, ukurannya gede dan lebar. Lalu mempunyai boring empat silinder dan bisa dikorter 0,25 mm sampai 0,100 mm,” lanjut Rifat.
Akan tetapi untuk jantung pacu pada kendaraan roda empat terkini, ruang mesinnya terbatas serta tidak terlalu besar.
Rifat menjelaskan, liner pada jantung mekanis tersebut semakin tipis. Jarak antara piston satu dengan satunya sangat berdekatan.
“Itu harus patuh sama yang namanya viskositas oli rekomendasi, karena bisa memperpendek umur (usia pakai),” tutur Brand Ambassador Mitsubishi ini.
Lebih jauh dijelaskan, jika menggunakan pelumas dengan tingkat kekentalan berbeda dari rekomendasi pabrik maka bakal membawa dampak buruk.
Pelumas tidak bisa masuk ke celah piston, lalu mempengaruhi kinerja mesin mobil dan membuat cepat rusak.
“Oli yang lebih kental naik temperaturnya lama, tetapi turunnya juga lama. Jadi kalau sudah kepanasan tidak dingin-dingin,” tegas Rifat.
Sementara jika menggunakan oli yang lebih encer, suhu pada dapur pacu bakal cepat naik dan turun.
Sehingga pemilik harus benar-benar memperhatikan viskositas oli, tidak boleh sembarangan memilih sebuah produk.
“Jadi makanya mobil sekarang berapa menit untuk memanaskan mesin mobil? Tidak ada karena dia kayak air, benar-benar langsung naik dalam 10 detik,” pungkas dia.
Oleh sebab itu, Anda disarankan dan diwajibkan mengikuti buku petunjuk kepemilikan. Lalu pastikan menggunakan pelumas sesuai anjuran dari pabrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 20:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
26 Januari 2026, 18:47 WIB
25 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Desember 2025, 16:27 WIB
Terkini
14 Maret 2026, 21:00 WIB
Indomobil siap membawa Leapmotor ke Tanah Air untuk memberi lebih banyak pilihan kendaraan listrik pada pelanggan
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Mudik Balik Bareng Honda kembali digelar pada Lebaran 2026 dan diikuti 2.521 orang serta 1.116 sepeda motor
14 Maret 2026, 13:20 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dibawa berkendara jarak jauh dari Jakarta-Surabaya, begini impresi berkendaranya
14 Maret 2026, 10:25 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
13 Maret 2026, 22:42 WIB
BYD buka enam posko mudik yang tersebar di sejumlah lokasi selama libur Lebaran 2026 yang segera berlangsung
13 Maret 2026, 21:00 WIB
Program Astra Siaga Lebaran mencakup pos yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik utama tahun ini
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Mengacu pada data Gaikindo, angka produksi Hyundai Ioniq 5 jeblok dan hanya tembus 13 unit per Januari 2026
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Yadea Indonesia bakal meluncurkan produk barunya di Indonesia yang memiliki teknologi terkini dan efisien