Shell Jilat Ludah Sendiri, Akhirnya Beli Minyak ke Rusia

Shell jilat ludah sendiri karena akhirnya membeli minyak Rusia yang diskon besar-besaran di tengah invasi

Shell Jilat Ludah Sendiri, Akhirnya Beli Minyak ke Rusia
Denny Basudewa

TRENOTO – Shell dikabarkan membeli minyak dari Rusia dengan jumlah besar. Padahal sebelumnya perusahaan minyak multinasional Inggris tersebut memberlakukan embargo kepada Rusia.

Seperti dilansir Carscoops, Shell mempertahankan keputusannya untuk membeli minyak mentah sebanyak 100 ribu metrik ton. Tidak hanya itu, mereka juga mendapat diskon yang cukup besar dari pembelian tersebut.

Shell jilat ludah sendiri dan mendapat reaksi keras dari publik. Bukan hanya karena sebelumnya memberikan sanksi, namun karena mengincar harga yang terbilang sangat murah.

Dilaporkan The Wall Street Journal, Shell mendapatkan harga minyak mentah seharga $28.50 per barel. Sementara di pasaran harga minyak dilaporkan telah mencapai $ 100 dan bahkan bisa mencapai $ 300 per barel jika perang terus berlanjut.

Meskipun mendapat reaksi keras dari berbagai pihak, namun langkah yang diambil Shell tidak menentang sanksi apapun. Perusahaan minyak Barat sudah berlomba untuk menjauhkan diri dari Rusia termasuk Shell.

Shell mundur dari usaha patungan dengan perusahaan energi yang memiliki basis di Rusia. Invasi Rusia ke Ukraina memang telah menyita banyak perhatian dan respon dari banyak pihak.

Photo : shell indonesia

Perang kedua negara tersebut memaksa harga minya mentah mengalami kenaikan drastis. Hal ini tentunya akan memberatkan perusahaan energi seperti Shell dan lainnya.

Dengan harga yang tinggi, mereka akan kesulitan untuk menjualnya kepada masyarakat karena daya belinya menurun. Harga BBM yang menjulang tinggi tentunya akan berimbas pada produk-produk lainnya.

Untuk mengatasi harga minyak mentah yang terus menanjak, Shell mencari alternatif yang bisa menjadi solusi praktis dan Rusia adalah jawabannya.

Pihak Shell sendiri sudah memberikan pernyataan terkait hal tersebut di atas. Mereka menyebutkan bahwa keputusan membeli minyak dengan diskon besar-besaran, bukan untuk kepentingan segelintir orang saja.

Dengan mendapatkan jalur alternatif, Shell mengatakan bisa memenuhi pasokan yang dibutuhkan orang-orang di benua Eropa.

Sementara Dmytro Kuleba, Menteri Luar Negeri Ukraina menuliskan tanggapannya di media sosialnya. Ia menyebut langkah Shell akan dinilai sendiri oleh publik.

“Apakah minyak Rusia memiliki bau seperti Darah Ukraina untuk Anda?,” tulis Kuleba.


Terkini

mobil
Geely dan Zeekr

Geely dan Zeekr Amankan 1.776 SPK di IIMS 2026, EX2 Terlaris

Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026

news
Mitsubishi Fuso Canter

Mitsubishi Fuso Kebagian Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih

otosport
MotoGP

MotoGP Bakal Atur Gaji Minimal Pembalap Musim 2027

MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap

mobil
Harga Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Februari 2026, Daihatsu Ayla dan Sigra Turun

Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026

mobil
Impor pikap

Impor Pikap dari India Tetap Dijalankan, KPK Pantau Prosesnya

KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi

otopedia
SIM Internasional

Syarat Pembuatan SIM Internasional Akhir Februari 2026

Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya

mobil
GAC Aion UT

GAC Indonesia Raih 2.095 SPK di IIMS 2026 Setelah Banting Harga

GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga

mobil
Pikap

Gaikindo Ungkap Alasan Minimnya Opsi Pikap 4x4 di Indonesia

PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI