Toyota Waspadai Dampak Krisis Geopolitik pada Industri Otomotif
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Mengalami peningkatan hingga 23 persen, pendapatan Bosch Indonesia mencapai Rp1.55 triliun tahun lalu
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Pendapatan Bosch sepanjang 2021 berhasil mengalami peningkatan 23 persen dengan nominal Rp1.55 triliun. Hal ini menjadi pencapaian positif mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi tahun lalu,
“Situasi pasar yang menantang akibat pembatasan pandemi, gangguan rantai pasokan dan kekurangan bahan baku menantang operasi bisnis kami di 2021. Terlepas dari tantangan ini, kami melihat momentum pertumbuhan yang signifikan,” kata Pirmin Riegger, Managing Director Bosch di Indonesia.
Diversifikasi portofolio Bosch memainkan peran penting dalam memanfaatkan potensi pertumbuhan secara optimal setelah meredanya pandemi. Hal ini juga sejalan dengan pemulihan industri otomotif di Tanah Air.
“Selama 5 bulan pertama tahun ini kami melihat momentum pertumbuhan kuat terus berlanjut di Indonesia. Bosch berada di posisi yang tepat untuk menghadapi tantangan dalam kondisi pasar yang bergejolak saat ini," ujar Riegger.
Optimis dengan pertumbuhan yang substansial di tahun 2022, Bosch memiliki sejumlah strategi salah satunya percepatan transformasi digital sehingga akses pasar semakin luas.
"Bagi kami, perkembangan digital tidak hanya terbatas pada bisnis e-commerce yang berkembang pesat, tetapi juga memperkuat ekspansi fisik. Kami mengintensifkan upaya kami untuk memperluas jangkauan geografis serta portofolio produk dan layanan,” ujar Riegger.
Sepanjang semester pertama 2022, Bosch membuka gudang baru di Makassar dan kantor perwakilan di Batam untuk mempersingkat waktu pengiriman dan menyediakan layanan pelanggan yang lebih cepat.
Ekspansi yang intensif juga tercermin melalui kehadiran Bosch di semua platform e-commerce terkemuka, sehingga konsumen lebih mudah menjangkau produk yang diinginkan.
“Sejalan dengan itu, kami juga berencana untuk meluncurkan gerai Bosch Home Appliances pertama di Indonesia,” tutur Anil Narula, Managing Director Bosch Home Appliances di Indonesia.
Melalui divisi Automotive Aftermarket, startup Bosch juga menyediakan platform pasar digital terintegrasi yang memungkinkan bengkel dan toko ritel mendapatkan suku cadang kendaraan dengan cepat dan tepat.
“Pencarian komponen kendaraan dapat didasarkan pada jenis kendaraan, VIN dan kategori produk. Sejak peluncuran EGGmall pada 2021, lebih dari 1.000 pembeli telah bergabung," tegas Griselda Iwandi, Country Sales Director Automotive Aftermarket, Bosch di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 09:30 WIB
05 Januari 2026, 09:00 WIB
01 Desember 2025, 12:00 WIB
06 November 2025, 20:00 WIB
28 Agustus 2025, 14:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan