Naik 23 Persen, Pendapatan Bosch Indonesia Mencapai Rp1.55 Triliun

Mengalami peningkatan hingga 23 persen, pendapatan Bosch Indonesia mencapai Rp1.55 triliun tahun lalu

Naik 23 Persen, Pendapatan Bosch Indonesia Mencapai Rp1.55 Triliun
Dian Tami Kosasih

TRENOTO –  Pendapatan Bosch sepanjang 2021 berhasil mengalami peningkatan 23 persen dengan nominal Rp1.55 triliun. Hal ini menjadi pencapaian positif mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi tahun lalu,

“Situasi pasar yang menantang akibat pembatasan pandemi, gangguan rantai pasokan dan kekurangan bahan baku menantang operasi bisnis kami di 2021. Terlepas dari tantangan ini, kami melihat momentum pertumbuhan yang signifikan,” kata Pirmin Riegger, Managing Director Bosch di Indonesia. 

Diversifikasi portofolio Bosch memainkan peran penting dalam memanfaatkan potensi pertumbuhan secara optimal setelah meredanya pandemi. Hal ini juga sejalan dengan pemulihan industri otomotif di Tanah Air.  

“Selama 5 bulan pertama tahun ini kami melihat momentum pertumbuhan kuat terus berlanjut di Indonesia. Bosch berada di posisi yang tepat untuk menghadapi tantangan dalam kondisi pasar yang bergejolak saat ini," ujar Riegger.

Photo : Bosch

Optimis dengan pertumbuhan yang substansial di tahun 2022, Bosch memiliki sejumlah strategi salah satunya percepatan transformasi digital sehingga akses pasar semakin luas. 

"Bagi kami, perkembangan digital tidak hanya terbatas pada bisnis e-commerce yang berkembang pesat, tetapi juga memperkuat ekspansi fisik. Kami mengintensifkan upaya kami untuk memperluas jangkauan geografis serta portofolio produk dan layanan,” ujar Riegger. 

Sepanjang semester pertama 2022, Bosch membuka gudang baru di Makassar dan kantor perwakilan di Batam untuk mempersingkat waktu pengiriman dan menyediakan layanan pelanggan yang lebih cepat.

Ekspansi yang intensif juga tercermin melalui kehadiran Bosch di semua platform e-commerce terkemuka, sehingga konsumen lebih mudah menjangkau produk yang diinginkan. 

Photo : Toyota Indonesia

“Sejalan dengan itu, kami juga berencana untuk meluncurkan gerai Bosch Home Appliances pertama di Indonesia,” tutur Anil Narula, Managing Director Bosch Home Appliances di Indonesia.  

Melalui divisi Automotive Aftermarket, startup Bosch juga menyediakan platform pasar digital terintegrasi yang memungkinkan bengkel dan toko ritel mendapatkan suku cadang kendaraan dengan cepat dan tepat. 

“Pencarian komponen kendaraan dapat didasarkan pada jenis kendaraan, VIN dan kategori produk. Sejak peluncuran EGGmall pada 2021, lebih dari 1.000 pembeli telah bergabung," tegas Griselda Iwandi, Country Sales Director Automotive Aftermarket, Bosch di Indonesia.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 13 Agustus, Jangan Salah Jadwal

Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Kamis 13 Agustus 2026

SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu

news
Ganjil Genap Jakarta

Simak Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 13 Agustus 2026

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk

news
Astra Financial

ACC dan TAF Raih 5.602 SPK, Target Astra Financial Terlampaui

Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF

mobil
Mobil listrik

iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu

iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia

news
Farizon

EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota

Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen

Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail

mobil
Harga Bahan Baku Baterai Lithium Naik, Banderol EV Bakal Terkerek

Pengamat Ungkap Kebakaran EV di RI Bukan Disebabkan oleh Baterai

Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan