Update SPK Toyota Veloz Hybrid, Nyaris Tembus 4.000 Unit
04 Januari 2026, 07:00 WIB
Meskipun populasinya masih belum banyak, NGK ungkap keunggulan busi iridium bagi pengguna kendaraan bermotor
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Busi merupakan salah satu komponen yang berperan penting dalam pengapian kendaraan. Ada beberapa jenis busi, salah satunya yakni iridium yang beredar di pasaran.
Busi iridium sendiri diklaim memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan nikel.
Busi iridium memang belum banyak digunakan, namun produsen NGK Spark Plugs meyakini bahwa di masa mendatang bakal semakin banyak mobil baru memakainya.
Untuk diketahui busi iridium punya elemen utama iridium dengan daya tahan lama dan konduktivitas tinggi, sehingga dapat memberikan pengapian yang efisien dan membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.
“(Busi) iridium harganya bisa loncat jauh (dari busi nikel) di Rp 120 ribuan. Tetapi bisa dapat performa sebanding,” kata Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (10/2).
Sementara itu masa pakainya juga terbilang lama. Berdasarkan hasil studi, apabila digunakan pada motor bisa mencapai 45 ribu sampai 48 ribu kilometer sedangkan di mobil lebih lama lagi yakni 100 ribu kilometer.
Hanya saja perlu jadi perhatian karena busi iridium diklaim sensitif. Pemilik kendaraan harus memastikan ruang bakar kendaraan bersih agar tidak berpengaruh pada performa mobil.
Jadi buat mobil keluaran lama yang ingin mengganti busi, Diko menyarankan untuk mencoba jenis G Power seperti juga ditawarkan oleh NGK.
“Sensitivitas iridium terhadap ruang bakar itu berpengaruh, saran saya lebih baik pakai G Power dulu,” tegas Diko.
Sementara itu bagi pemilik kendaraan yang ingin alternatif harga lebih rendah dari busi iridium juga dapat menggunakan opsi lain G Power berkode LKAR6AGP. Busi tersebut digunakan pada sejumlah model terkenal seperti Toyota Avanza, Calya, Rush sampai Daihatsu Xenix, Sigra, Terios.
Lebih lanjut dia menegaskan busi iridium juga membantu mendukung performa mobil hybrid agar semakin efisien dan ramah lingkungan dalam operasionalnya.
“Zenix itu kalau tidak salah bisa 1:24, ini tanda inovasi sekarang berkembang. Tidak bisa pakai nikel untuk efisiensi,” kata dia.
Diko menegaskan bahwa busi iridium terbaru juga memiliki ukuran semakin ramping menyesuaikan dimensi mesin mobil keluaran terbaru yang semakin kompak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 07:00 WIB
16 Desember 2025, 18:00 WIB
02 Desember 2025, 07:00 WIB
10 Februari 2025, 22:30 WIB
09 Februari 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM