Keunggulan Mobil BYD di Indonesia

BYD telah hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah model yang memiliki keunggulannya masing-masing

Keunggulan Mobil BYD di Indonesia
Adi Hidayat

KatadataOTO – Masuk sebagai pemain baru di Indonesia, BYD langsung mendominasi penjualan kendaraan listrik di Tanah Air. Di 2025, pabrikan berhasil menjual sedikitnya 54.000 unit dan menguasai 52 persen dari total pasar EV di Tanah Air.

Bahkan berdasarkan data Gaikindo, BYD Atto 1, M6, Sealion 7 dan Denza D9 berhasil masuk ke lima besar mobil listrik terlaris di Tanah Air pada 2025. Hal ini tentu menunjukkan bahwa produk-produk mereka berhasil menjawab kebutuhan pelanggan.

Untuk BYD Atto 1 meluncur di Indonesia pada ajang GIIAS 2025 dan langsung mendapat respon positif dari masyarakat. Pasalnya model tersebut dibanderol dengan harga kompetitif sehingga cocok buat anak muda.

Dari segi tampilan, BYD Atto 1 dilengkapi beragam ornamen untuk membuatnya lebih gagah. Mulai dari LED headlight hingga pelek berukuran 16 inci.

Tidak Semua Varian BYD Atto 1 Harganya Naik, Simak Detailnya
Photo: KatadataOTO

Masuk ke dalam kabin, BYD Atto 1 tampil dalam dominasi warna hitam sehingga memberi kesan agresif. Pabrikan juga memasangkan headunit 10,1 inci yang terintegrasi Apple CarPlay juga Android Auto.

Sedangkan BYD Atto 1 dibekali baterai LFP Blade Battery berkapasitas 38,88 kWh. Daya ini kemudian disalurkan ke motor listrik yang mampu melepas tenaga sebesar 73 hp dan torsi 135 Nm.

Sementara BYD M6 meluncur pada pada pertengahan 2024 dengan beragam keunggulan. Mobil hadir dalam desain tajam namun tetap mewah berkat beberapa aksesori seperti panoramic roof.

Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 71,8 kWh, cukup buat menempuh perjalanan sejauh 530 km. Tenaga yang dihasilkan oleh motor listriknya pun cukup besar yaitu 201 hp serta torsi 310 Nm.

Kemudian untuk BYD Sealion 7 diluncurkan pada awal 2025 dengan desain tajam khususnya pada sisi depan. Garis aerodinamika sudah disematkan di bagian sisi agar tampilan kendaraan menjadi terkesan lebih dinamis.

Kendaraan dipasangkan motor listrik bertenaga 522 hp dan torsi 690 Nm. Berkat ini mobil mampu melesat hingga 100 km per jam dari posisi diam dalam waktu 4,5 detik.

Denza D9
Photo: Istimewa

Sementara Denza D9, hadir di Tanah Air pada awal Januari 2025. Masuk segmen MPV, kendaraan hadir untuk menggoda pelanggan segmen premium yang ingin merasakan mobil listrik mewah.

Pabrikan sudah menjejalinya dengan beragam fitur menarik seperti ursi pijat, hingga sandaran kaki jok baris kedua yang sudah elektrik. Lalu ada pintu geser berukuran 1 meter lebih untuk akses keluar masuk fleksibel.


Terkini

mobil
Suzuki XL7

Muncul di GIIAS 2026, Intip Kelengkapan Suzuki XL7 Terbaru

Memanfaatkan Ajang GIIAS 2026 Suzuki Boyong XL7 Dengan Pembaruan Luar Dalam Sukses Tarik Minat Pengunjung

news
Fuso

Fuso Luncurkan Ekosistem Next Generation Zero Down Time di GIIAS

Mitsubishi Fuso terus berusaha untuk meningkatkan layanan mereka, termasuk untuk urusan Zero Down Time

news
Daihatsu GIIAS 2026

Daihatsu Tawarkan Ragam Kemudahan di GIIAS 2026

Kemudahan yang ditawarkan Daihatsu untuk konsumen mulai dari proses pembelian, perawatan hingga jual kembali

news
Vinfast

Vinfast Pastikan Tekan Total Cost Ownership Selama Masa Pemakaian

Vinfast memberikan layanan purna jual seperti lifetime battery warranty, free charging hingga harga jual kembali

mobil
GIIAS 2026

GIIAS 2026 Tempat Berburu SUV Bergaya Sporty, Ada Fronx Kuro

Pilihan SUV sporty dan kompak di GIIAS 2026 semakin beragam dengan hadirnya Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro

mobil
Test Drive

Main ke GIIAS 2026 Tidak Lengkap Tanpa Test Drive, Ada e Vitara

Ajang pameran otomotif tahunan GIIAS 2026 menjadi waktu yang tepat merasakan langsung performa mobil baru

mobil
Suzuki

Beli Suzuki XL7 Makin Cuan Karena Perawatannya Hemat

Suzuki XL7 unggul dibandingkan kompetitornya karena biaya perawatannya lebih hemat bagi para pemiliknya

motor
Alva

Alva Sebut Insentif Motor Listrik Tidak Melulu Harus ke Konsumen

Menurut Alva pemerintah bisa memberikan insentif motor listrik kepada produsen atau membangun ekosistem