Pemesanan Denza D9 2026 Resmi Dibuka, Ada Varian PHEV
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Teknologi kendaraan roda empat yang mumpuni dari BYD bukan jadi hal asing di dunia otomotif. Merek yang mengawali kiprahnya sebagai perusahaan teknologi ini mengimplementasikan hasil pengembangan pada deretan kendaraannya.
Untuk diketahui saat ini BYD punya banyak model dari berbagai segmen termasuk hatchback, sedan sampai Sport Utility Vehicle (SUV).
BYD mengusung semangat Technological Innovation for a Better Life, sematkan berbagai teknologi fungsional pada deretan New Energy Vehicle (NEV) mereka untuk pasar global.
Mempertahankan identitasnya sebagai perusahaan teknologi, BYD menggabungkan riset, pengujian sampai proses produksi di dalam satu ekosistem yang utuh.
Sehingga sistem penggerak, struktur kendaraan dan kecerdasan kontrol bisa dirancang secara bersamaan dan menjadi suatu kesatuan.
“DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa secara konsisten,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Jumat (13/02).
Salah satu inovasi BYD yang jadi sorotan ialah e3 Platform, fondasi kendaraan listrik performa yang memadukan kendali, fleksibilitas dan juga keselamatan.
Platform satu ini telah diterapkan pada Denza Z9 GT. Mobil tersebut dibekali tiga motor listrik independen guna mengatur distribusi tenaga dan torsi secara presisi.
Platform ini juga mengadopsi teknologi Cell-to-Body alias CTB. Artiya, baterai terintegrasi langsung ke dalam struktur bodi. Sehingga presisi kemudi dan stabilitas bermanuver bisa diperkuat.
Lalu ada Independent Rear Wheel Steering, memampukan roda belakang berbelok secara independen dan memperkecil turning radius.
Vehicle Motion Control mengatur setiap fungsi performa dan dinamika tersebut. Tidak ketinggalan sistem Intelligent Driving mencakup 33 sensor berkendara dan dua sensor LiDAR.
Untuk model di kelas yang lebih tinggi, BYD mengembangkan e4 Platform. Rangka tersebut telah dipakai oleh Yangwang U9.
Pada Yangwang U9 Extreme, dukungan e4 Platform membuat mobil tersebut bisa mencapai kecepatan maksimum sampai 496,22 kilometer per jam.
CTB generasi terkini pada Yangwang U9 juga menurunkan center of gravity secara signifikan.
Terakhir, struktur kendaraannya pakai material carbon fiber integrated lalu kombinasi carbon steel dan aluminium. Bobot mobil bisa dikurangi tanpa memangkas kekuatan struktural.
Kedua platform tersebut jadi bukti komitmen BYD sebagai perusahaan teknologi, mengikuti perkembangan pesat di era elektrifikasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di sejumlah lokasi yang kerap terjadi kemacetan lalu lintas
30 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali dioperasikan seperti biasa di awal pekan, simak lokasi serta persyaratannya
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir bulan, SIM keliling Bandung tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua