Penjelasan BYD soal Pergantian Nama Diler Denza
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Teknologi kendaraan roda empat yang mumpuni dari BYD bukan jadi hal asing di dunia otomotif. Merek yang mengawali kiprahnya sebagai perusahaan teknologi ini mengimplementasikan hasil pengembangan pada deretan kendaraannya.
Untuk diketahui saat ini BYD punya banyak model dari berbagai segmen termasuk hatchback, sedan sampai Sport Utility Vehicle (SUV).
BYD mengusung semangat Technological Innovation for a Better Life, sematkan berbagai teknologi fungsional pada deretan New Energy Vehicle (NEV) mereka untuk pasar global.
Mempertahankan identitasnya sebagai perusahaan teknologi, BYD menggabungkan riset, pengujian sampai proses produksi di dalam satu ekosistem yang utuh.
Sehingga sistem penggerak, struktur kendaraan dan kecerdasan kontrol bisa dirancang secara bersamaan dan menjadi suatu kesatuan.
“DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa secara konsisten,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Jumat (13/02).
Salah satu inovasi BYD yang jadi sorotan ialah e3 Platform, fondasi kendaraan listrik performa yang memadukan kendali, fleksibilitas dan juga keselamatan.
Platform satu ini telah diterapkan pada Denza Z9 GT. Mobil tersebut dibekali tiga motor listrik independen guna mengatur distribusi tenaga dan torsi secara presisi.
Platform ini juga mengadopsi teknologi Cell-to-Body alias CTB. Artiya, baterai terintegrasi langsung ke dalam struktur bodi. Sehingga presisi kemudi dan stabilitas bermanuver bisa diperkuat.
Lalu ada Independent Rear Wheel Steering, memampukan roda belakang berbelok secara independen dan memperkecil turning radius.
Vehicle Motion Control mengatur setiap fungsi performa dan dinamika tersebut. Tidak ketinggalan sistem Intelligent Driving mencakup 33 sensor berkendara dan dua sensor LiDAR.
Untuk model di kelas yang lebih tinggi, BYD mengembangkan e4 Platform. Rangka tersebut telah dipakai oleh Yangwang U9.
Pada Yangwang U9 Extreme, dukungan e4 Platform membuat mobil tersebut bisa mencapai kecepatan maksimum sampai 496,22 kilometer per jam.
CTB generasi terkini pada Yangwang U9 juga menurunkan center of gravity secara signifikan.
Terakhir, struktur kendaraannya pakai material carbon fiber integrated lalu kombinasi carbon steel dan aluminium. Bobot mobil bisa dikurangi tanpa memangkas kekuatan struktural.
Kedua platform tersebut jadi bukti komitmen BYD sebagai perusahaan teknologi, mengikuti perkembangan pesat di era elektrifikasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray