BYD Perkuat Layanan Purna Jual Teknologi DM
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Teknologi kendaraan roda empat yang mumpuni dari BYD bukan jadi hal asing di dunia otomotif. Merek yang mengawali kiprahnya sebagai perusahaan teknologi ini mengimplementasikan hasil pengembangan pada deretan kendaraannya.
Untuk diketahui saat ini BYD punya banyak model dari berbagai segmen termasuk hatchback, sedan sampai Sport Utility Vehicle (SUV).
BYD mengusung semangat Technological Innovation for a Better Life, sematkan berbagai teknologi fungsional pada deretan New Energy Vehicle (NEV) mereka untuk pasar global.
Mempertahankan identitasnya sebagai perusahaan teknologi, BYD menggabungkan riset, pengujian sampai proses produksi di dalam satu ekosistem yang utuh.
Sehingga sistem penggerak, struktur kendaraan dan kecerdasan kontrol bisa dirancang secara bersamaan dan menjadi suatu kesatuan.
“DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa secara konsisten,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Jumat (13/02).
Salah satu inovasi BYD yang jadi sorotan ialah e3 Platform, fondasi kendaraan listrik performa yang memadukan kendali, fleksibilitas dan juga keselamatan.
Platform satu ini telah diterapkan pada Denza Z9 GT. Mobil tersebut dibekali tiga motor listrik independen guna mengatur distribusi tenaga dan torsi secara presisi.
Platform ini juga mengadopsi teknologi Cell-to-Body alias CTB. Artiya, baterai terintegrasi langsung ke dalam struktur bodi. Sehingga presisi kemudi dan stabilitas bermanuver bisa diperkuat.
Lalu ada Independent Rear Wheel Steering, memampukan roda belakang berbelok secara independen dan memperkecil turning radius.
Vehicle Motion Control mengatur setiap fungsi performa dan dinamika tersebut. Tidak ketinggalan sistem Intelligent Driving mencakup 33 sensor berkendara dan dua sensor LiDAR.
Untuk model di kelas yang lebih tinggi, BYD mengembangkan e4 Platform. Rangka tersebut telah dipakai oleh Yangwang U9.
Pada Yangwang U9 Extreme, dukungan e4 Platform membuat mobil tersebut bisa mencapai kecepatan maksimum sampai 496,22 kilometer per jam.
CTB generasi terkini pada Yangwang U9 juga menurunkan center of gravity secara signifikan.
Terakhir, struktur kendaraannya pakai material carbon fiber integrated lalu kombinasi carbon steel dan aluminium. Bobot mobil bisa dikurangi tanpa memangkas kekuatan struktural.
Kedua platform tersebut jadi bukti komitmen BYD sebagai perusahaan teknologi, mengikuti perkembangan pesat di era elektrifikasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
30 Juli 2026, 07:00 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk