Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah
12 Mei 2026, 12:54 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD menjadi salah satu manufaktur New Energy Vehicle (NEV) yang menuai hasil positif di 2025. Sebab mereka sukses mencetak rekor dengan memproduksi 15 juta mobil.
Sebuah pencapaian yang mencerminkan pertumbuhan, dibangun secara konsisten dari waktu ke waktu.
Momentum ini diperkuat dengan penjualan global yang menembus lebih dari 4,6 juta NEV. Lalu penjualan ekspor untuk pertama kalinya melampaui satu juta unit dalam satu tahun.
Dari jumlah di atas, unit tersebut tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah di berbagai belahan dunia.
Hal ini menjadi sebuah refleksi dari kepercayaan pasar internasional, terhadap teknologi yang diusung BYD.
Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai Global Sales Champion di segmen NEV. Sekaligus mencerminkan kedalaman industri, konsistensi kualitas dan kepemimpinan teknologi BYD.
Seluruh pencapaian ini didukung oleh lebih dari 123 ribu insinyur serta tenaga riset di seluruh dunia, menjadi fondasi inovasi BYD dalam mengembangkan mobil listrik secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, pertumbuhan BYD tidak hanya mendorong kemajuan industri otomotif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi.
Kemudian mempercepat transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD secara global, mencerminkan kematangan strategi yang berangkat dari pengembangan teknologi inti secara berkelanjutan," ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Sebagai informasi, momentum global tersebut juga tercermin di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, pasar kendaraan listrik nasional mengalami percepatan signifikan.
Pangsa EV meningkat hingga sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Perkembangan ini menandai fase penting dalam industri otomotif nasional, di mana kendaraan listrik mulai memainkan peran yang semakin strategis.
"Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem dari hulu ke hilir, mulai dari platform kendaraan, sistem penggerak hingga manufaktur, menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal dan siap digunakan di pasar internasional termasuk pasar Indonesia," tutur Eagle.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium