iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD menjadi salah satu manufaktur New Energy Vehicle (NEV) yang menuai hasil positif di 2025. Sebab mereka sukses mencetak rekor dengan memproduksi 15 juta mobil.
Sebuah pencapaian yang mencerminkan pertumbuhan, dibangun secara konsisten dari waktu ke waktu.
Momentum ini diperkuat dengan penjualan global yang menembus lebih dari 4,6 juta NEV. Lalu penjualan ekspor untuk pertama kalinya melampaui satu juta unit dalam satu tahun.
Dari jumlah di atas, unit tersebut tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah di berbagai belahan dunia.
Hal ini menjadi sebuah refleksi dari kepercayaan pasar internasional, terhadap teknologi yang diusung BYD.
Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai Global Sales Champion di segmen NEV. Sekaligus mencerminkan kedalaman industri, konsistensi kualitas dan kepemimpinan teknologi BYD.
Seluruh pencapaian ini didukung oleh lebih dari 123 ribu insinyur serta tenaga riset di seluruh dunia, menjadi fondasi inovasi BYD dalam mengembangkan mobil listrik secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, pertumbuhan BYD tidak hanya mendorong kemajuan industri otomotif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi.
Kemudian mempercepat transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD secara global, mencerminkan kematangan strategi yang berangkat dari pengembangan teknologi inti secara berkelanjutan," ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Sebagai informasi, momentum global tersebut juga tercermin di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, pasar kendaraan listrik nasional mengalami percepatan signifikan.
Pangsa EV meningkat hingga sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Perkembangan ini menandai fase penting dalam industri otomotif nasional, di mana kendaraan listrik mulai memainkan peran yang semakin strategis.
"Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem dari hulu ke hilir, mulai dari platform kendaraan, sistem penggerak hingga manufaktur, menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal dan siap digunakan di pasar internasional termasuk pasar Indonesia," tutur Eagle.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk