Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD menjadi salah satu manufaktur New Energy Vehicle (NEV) yang menuai hasil positif di 2025. Sebab mereka sukses mencetak rekor dengan memproduksi 15 juta mobil.
Sebuah pencapaian yang mencerminkan pertumbuhan, dibangun secara konsisten dari waktu ke waktu.
Momentum ini diperkuat dengan penjualan global yang menembus lebih dari 4,6 juta NEV. Lalu penjualan ekspor untuk pertama kalinya melampaui satu juta unit dalam satu tahun.
Dari jumlah di atas, unit tersebut tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah di berbagai belahan dunia.
Hal ini menjadi sebuah refleksi dari kepercayaan pasar internasional, terhadap teknologi yang diusung BYD.
Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai Global Sales Champion di segmen NEV. Sekaligus mencerminkan kedalaman industri, konsistensi kualitas dan kepemimpinan teknologi BYD.
Seluruh pencapaian ini didukung oleh lebih dari 123 ribu insinyur serta tenaga riset di seluruh dunia, menjadi fondasi inovasi BYD dalam mengembangkan mobil listrik secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, pertumbuhan BYD tidak hanya mendorong kemajuan industri otomotif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi.
Kemudian mempercepat transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD secara global, mencerminkan kematangan strategi yang berangkat dari pengembangan teknologi inti secara berkelanjutan," ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Sebagai informasi, momentum global tersebut juga tercermin di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, pasar kendaraan listrik nasional mengalami percepatan signifikan.
Pangsa EV meningkat hingga sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Perkembangan ini menandai fase penting dalam industri otomotif nasional, di mana kendaraan listrik mulai memainkan peran yang semakin strategis.
"Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem dari hulu ke hilir, mulai dari platform kendaraan, sistem penggerak hingga manufaktur, menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal dan siap digunakan di pasar internasional termasuk pasar Indonesia," tutur Eagle.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 21:00 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta