Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Besok
17 Maret 2026, 17:00 WIB
Menhub bersama jajarannya dan Korlantas Polri mengadakan rapat koordinasi untuk mencegah kemacetan panjang saat mudik lebaran 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengutak-atik jalur mudik Lebaran 2022 untuk mencegah kemacetan panjang. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar Korlantas Polri (10/04).
Seperti diketahui bahwa mudik Lebaran akhirnya mendapat lampu hijau dari Pemerintah pada tahun ini. Setelah dua tahun dilarang melakukan aktivitas mudik, dikhawatirkan mudik Lebaran 2022 akan menimbulkan kemacetan parah.
Oleh karena itu Kemenhub dan Korlantas Polri menyiapkan beberapa strategi rekayasa lalu lintas. Disebutkan bahwa rekayasa lalu lintas bisa berbagai macam meliputi sistem satu arah, contra flow, buka-tutup jalur, pengalihan jalur, ganjil-genap dan lainnya.
“Penyiapan rekayasa lalu lintas telah disiapkan jauh-jauh hari oleh Korlantas Polri, bersama Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) dan Jasa Marga. Dengan melakukan simulasi-simulasi sehingga dapat diprediksi berapa rasio kemacetan yang akan terjadi,” kata Budi seperti dikutip Antara.
Ia mengatakan bahwa nantinya sistem rekayasa lalu lintas yang diterapkan akan disampaikan oleh pihak Korlantas Polri. Sekaligus sosialisasi kepada masyarakat akan sistem tersebut.
“Dengan animo masyarakat tinggi untuk mudik, kita ingin mengatur perjalanan mudik yang aman dan sehat. Kelancaran, keselamatan dan disiplin prokes menjadi keharusan,” ucapnya kemudian.
Irjen Firman Santyabudi selaku Kakorlantas Polri mengatakan segera mengumumkan skenario manajemen rekayasa lalu lintas. Ia memprediksi akan ada puluhan juta orang yang akan melakukan mudik Lebaran tahun ini.
“Diprediksi akan ada 85 juta orang yang akan mudik dan sekitar 47 persen menggunakan jalur darat. Untuk itu perlu diatur pergerakkannya. Kami harapkan kesadaran dari para pengemudi dan pengguna jalan nantinya akan terkena dampak pengaturan rekayasa lalu lintas,” jelas Firman.
Berdasarkan hasil survei Balitbanghub diidentifikasi sejumlah daerah yang paling krusial di masa mudik tahun ini yakni: daerah asal terbanyak dari Jawa Timur 14,6 juta orang, Jabodetabek 14,3 juta dan Jawa Tengah 12,1 juta. Serta daerah tujuan terbanyak ke daerah Jawa Tengah 23,5 juta, Jawa Timur 16,8 juta dan Jawa Barat 14,7 juta.
Untuk arus puncak diprediksi terjadi pada 29-30 April 2022, sementara arus balik terjadi pada 8 Mei 2022.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Maret 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 21:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya