Izin PO Cahaya Trans Dibekukan Usai Kecelakaan Maut di Tol
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Kemenhub menggandeng sejumlah pihak untuk menyelidiki penyebab kecelakaan bus ALS di Padang Panjang, Sumatera
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan fatal yang melibatkan transportasi umum kembali terjadi. Kali ini dialami oleh bus ALS (Antar Lintas Sumatera).
Peristiwa tersebut terjadi di Padang Panjang, Sumatera Barat pada Selasa (06/05). Kemudian menewaskan 12 orang penumpang.
Kemenhub (Kementerian Perhubungan) bersama sejumlah pihak pemangku kepentingan bakal melakukan penyelidikan.
“Saat ini Ditjen Hubdat tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan setempat dan KNKT untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut,” ucap Ahmad Yani, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub di Antara, Rabu (07/05).
Yani menyampaikan kalau mereka ingin mencari tahu biang kerok dari kecelakaan bus ALS yang merenggut belasan nyawa.
Sehingga peristiwa serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Sebab merugikan banyak pihak akibat insiden kali ini.
Lebih jauh Yani menjelaskan kalau bus ALS dengan nomor polisi B 7512 FGA melaju dari arah Bukittinggi. Kemudian berjalan menuju ke Kota Padang, Sumatera barat.
Akan tetapi sesampainya di dekat simpang Terminal Bukit Surungan, bus mengalami kecelakaan dengan posisi akhir terguling miring ke sebelah kiri.
Di sisi lain ketika diperiksa pada Aplikasi Mitra Darat, bus ALS yang terlibat kecelakaan ternyata tidak memiliki izin operasi. Lalu masa uji berkala berlaku sampai 14 Mei 2025.
Berangkat dari hal tersebut, Ditjen Perhubungan Darat mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan angkutan umum, terkhusus bus dapat memeriksa kelayakan kendaraan.
Apalagi sebelum melakukan perjalanan menggunakan kendaraan tersebut. Sehingga dapat terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
Sementara di tempat berbeda, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Kapolda Sumatera Barat memerintahkan jajarannya agar mengusut tuntas kasus kecelakan bus ALS.
Penyelidikan akan dilakukan secara mendalam dan lengkap oleh personel agar gambaran utuh dari peristiwa nahas itu bisa diperoleh.
Hal senada turut disampaikan oleh AKBP Reza Chairul Akbar Sidiq, Direktur Lalu Lintas polda Sumatera Barat. Ia mengatakan kalau kepolisian telah memulai rangkaian penyidikan.
Kemudian tim gabungan sudah dibentuk, terdiri dari jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Padang Panjang, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat serta personel Korlantas Mabes Polri.
“Kejadian ini harus menjadi perhatian agar memperhatikan kondisi kendaraan dan melakukan perawatan kendaraan secara rutin. Jangan tunggu ada kecelakaan dulu,” ucap Reza.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 15:24 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
29 November 2025, 09:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Penjualan Polytron adalah 353 unit di periode Juli-Desember 2025, tutup akhir tahun dengan capaian positif
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain
18 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda Brio S Satya CVT diluncurkan dengan tujuan memberi kemudahan pelanggan memilih kendaraan sesuai kebutuhan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2025 kini jumlahnya terus bertambah dengan beragam kemudahan buat pelanggan
18 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu Sigra bekas lansiran 2025 semakin banyak pilihannya termasuk promo kredit buat para calon pelanggan