Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Macet horor tengah melanda ruas Jalan TB Simatupang dalam beberapa waktu belakangan karena ada sejumlah galian
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ruas Jalan TB Simatupang terus diperbincangkan para pengendara mobil dan motor. Sebab di sana kerap terjadi kemacetan horor.
Terlebih kemacetan akhir-akhir ini cukup parah karena adanya galian. Terutama dari arah Lenteng Agung menuju ke Cilandak, Jakarta Selatan.
Di jam-jam sibuk orang berangkat kerja seperti pagi dan sore hari, ruas Jalan TB Simatupang bak neraka bagi pengendara.
Ribuan motor maupun mobil mengantre di sana. Tak jarang kendaraan-kendaraan tersebut tidak bergerak selama beberapa menit.
Hal tersebut ternyata berpotensi besar menyulut emosi para pemilik mobil maupun motor yang terjebak macet parah.
“Pengendara harus lebih bersabar dan siap menghadapi kemacetan dengan tenang. Sebab tujuan kita berkendara tentu menginginkan selamat sampai tujuan,” ucap Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Agus menjelaskan bahwa kemacetan panjang seperti di ruas Jalan TB Simatupang bisa membuat sesama pengendara emosi. Biasanya didahulukan dengan aksi saling menyerobot antrean.
Untuk itu ia menyarankan agar berkendara dengan sikap defensif harus lebih diutamakan, dibanding memaksakan rasa egois.
“Kalau pengendara sudah sama-sama egois dan emosi serta tidak mau saling mengalah bisa adu fisik. Biasanya karena hal sepele seperti senggolan atau memotong jalan tiba-tiba sehingga memicu keributan,” ia melanjutkan.
Jika keributan sampai terjadi maka akan memberikan dampak negatif bagi kedua belah pihak. Seperti rugi waktu sampai pengobatan ketika sampai adu fisik.
Kemudian pengendara lain yang tidak emosi juga pasti bakal dirugikan, pasalnya kemacetan akan semakin parah terjadi.
Di sisi lain, menembus macet di ruas Jalan TB Simatupang juga berpotensi menguras tenaga. Alhasil badan akan terasa cepat lelah.
Jadi Agus menyarankan agar para pengendara motor bisa beristirahat terlebih dahulu selama lima hingga sepuluh menit.
Akan tetapi pastikan tempat beristirahat tetap aman juga aman. Seperti di rest are SPBU maupun tempat teduh di pinggir jalan yang tidak mengganggu lalu lintas.
“Penting juga untuk mengendalikan napas serta pikiran. Dengan bernapas dalam-dalam membantu meredakan stres, jadi jangan fokus kepada kemacetan,” Agus menegaskan.
Terakhir pengendara mobil maupun motor juga wajib menjaga hidrasi. Sebab saat menembus macet tubuh tetap berkeringat, jadi disarankan minum air secukupnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 08:00 WIB
17 November 2025, 20:00 WIB
27 Oktober 2025, 07:00 WIB
09 Oktober 2025, 07:00 WIB
25 September 2025, 07:57 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026