Prabowo akan Longgarkan Aturan TKDN saat Aismoli Minta Diperketat

Prabowo meminta kepada jajarannya untuk melonggarkan aturan TKDN demi menjaga daya saing industri dalam negeri

Prabowo akan Longgarkan Aturan TKDN saat Aismoli Minta Diperketat
Satrio Adhy

KatadataOTOTarif impor Amerika Serikat terhadap sejumlah negara mulai berlaku hari ini, Rabu (09/04). Kebijakan tersebut diprediksi membawa sejumlah dampak buruk.

Berangkat dari hal itu, Presiden Prabowo Subianto mencari cara untuk mengantisipasi efek negatif aturan baru Donald Trump.

Satu di antaranya dengan menginstruksikan para menteri untuk membuat aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) lebih fleksibel.

“Kita harus realistis, TKDN dipaksakan akhirnya kita kalah kompetitif. Saya sangat setuju TKDN fleksibel saja,” ungkap Prabowo Subianto di laman resmi Sekretariat Presiden.

Kumpulan Diskon Motor Listirk Honda, Sampai Rp 18 Jutaan
Photo : KatadataOTO

Lebih jauh orang nomor satu di Indonesia itu menilai kalau peraturan TKDN yang sekarang berlaku terkesan terlalu dipaksakan.

Sehingga pada akhirnya investor tidak melirik Indonesia. Kemudian cenderung tertarik menanamkan uang mereka di negara lain.

Oleh sebab itu Prabowo Subianto meminta implementasi TKDN ini agar bisa diubah mekanismenya. Misal dengan kemungkinan pemberian insentif.

“Tolong ya para pembantu saya, para menteri saya sudah lah realistis. TKDN dibikin yang realistis saja,” lanjut dia.

Sementara terkait kekhawatiran pengembangan produk di dalam negeri, menurut ia hal itu masih bisa dilakukan dengan cara lain.

Seperti contoh dengan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), terkhusus pada sisi pendidikan termasuk ilmu pengetahuan maupun teknologi.

Di sisi lain Prabowo juga berniat melakukan deregulasi atau penghapusan kebijakan yang dirasa tidak lagi efektif pada pengembangan ekonomi serta kesejahteraan rakjat.

“Memang saya berniat memangkas sistem perizinan berbelit-belit, terlalu banyak. Ini sudah menjadi misi kita, harus dilaksanakan,” Prabowo menegaskan.

Sebagai informasi, sebelumnya Aismoli (Asosiasi Motor Listrik Indonesia) meminta pemerintah untuk lebih mengetatkan aturan TKDN.

“Hal itu untuk melindungi produsen lokal dari kemungkinan gempuran barang-barang impor yang masuk ke Indonesia,” ucap Budi Setiyadi, Ketua umum Aismoli melalui keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Budi menyampaikan kalau pemerintah harus melindungi produk-produk buatan Tanah Air. Kemudian mencegah dominasi motor listrik impor.

TVS Pamerkan Dua Produ Baru di IMOS 2024, Ada Motor Listrik iQube
Photo : KatadataOTO

“Tidak hanya dari sisi kebijakan, pengawasan pemerintah dalam memastikan aturan TKDN sudah dijalankan secara tepat oleh industri juga perlu diperkuat,” tutur Budi.

Ketua Aismoli itu menyampaikan bahwa, besar kemungkinan negara-negara lain seperti China akan mencari pasar alternatif selain Amerika Serikat.

“Indonesia dengan populasi besar serta daya beli yang kuat, dianggap sebagai negara menarik,” Budi menutup perkataannya.


Terkini

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek

Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen

motor
Honda ADV 160

Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol

Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol

news
Tarif parkir

Isu Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta, Dishub Sebut Masih Usulan

Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra

otosport
Luca Marini

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Marini Tinggalkan Honda

Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027