Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan disebut tengah menyiapkan opsi pensiun dini kepada karyawan mereka yang berada di Amerika Serikat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Krisis finansial yang dialami oleh Nissan masih juga belum terselesaikan. Beberapa cara tengah mereka tempuh.
Salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah karyawan manufaktur asal Jepang tersebut yang ada di seluruh dunia.
Menyitat Kyodo News pada Jumat (30/05), Nissan disebut menawarkan opsi pensiun dini kepada para pekerja di pabrik mereka di Amerika Serikat (AS).
“Hal itu karena produsen mobil ini sedang kesulitan serta ingin mempercepat upaya memperbaiki situasi,” tulis Kyodo.
Kendati demikian, Nissan belum mengungkapkan rincian mengenai kebijakan tersebut. Seperti jumlah karyawan serta syarat untuk pensiun dini.
Namun, keputusan satu ini dikabarkan diperuntukan kepada para pekerja yang berada di departemen administrasi maupun pabrik perakitan kendaraan.
“Program ini merupakan bagian dari upaya perampingan Nissan yang diungkap awal bulan lalu,” lanjut mereka.
Memang sebelumnya jenama asal Negeri Sakura itu diisukan mau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ribuan karyawan.
Kemudian juga berencana menutup tujuh pabrik yang ada di sejumlah lokasi di dunia, sehingga bisa melancarkan usaha mereka bangkit dari krisis keuangan.
“Di dalam negeri (Jepang), Nissan juga akan menawarkan pensiun dini kepada staf administrasi pada musim panas ini,” tutur media daring tersebut.
Dengan begitu, maka jumlah tenaga kerja yang ada dapat dimaksimalkan demi mempertahankan lini bisnis mereka.
Di sisi lain, sejumlah langkah turut ditempuh Nissan guna menyelesaikan krisis keuangan sedang terjadi, semisal menerbitkan obligasi atau surat utang.
Lalu menjual aset perusahaan yang ada, sehingga diharapkan mereka bisa mendapatkan dana segar sebanyak 1 triliun yen atau sekitar Rp 113,1 triliun.
Sebuah sumber mengatakan rencana penggalangan dana di atas telah diberitahu kepada direktur oleh para pejabat eksekutif.
Sebelumnya Nissan diisukan telah membuka kemungkinan untuk menjual kantor pusat mereka di Yokohama, Jepang.
Dikabarkan kantor pusat tersebut sudah masuk ke dalam aset yang akan mereka jual hingga Maret 2026.
Meski begitu, langkah di atas dirasa tidak mudah, mengingat lokasi itu sudah menjadi kantor pusat Nissan sejak relokasi dari Tokyo di 2009 serta dekat dengan Stasiun Yokohama yang sibuk.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
20 Juli 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026