GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal
31 Desember 2025, 10:00 WIB
BJ40 Plus segera dirakit lokal bulan ini, BAIC tertarik untuk mengekspornya ke negara-negara di Asia Tenggara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BAIC Indonesia mengkonfirmasi bahwa salah satu model kendaraannya, BAIC BJ40 Plus bakal dirakit lokal mulai Mei 2025. Secara bertahap TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) model itu ditargetkan 40 persen.
Tidak hanya ditujukan ke pasar domestik, pihak BAIC mengungkapkan ketertarikannya melakukan ekspor kendaraan ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Menurut BAIC ada beberapa negara yang jadi sasaran untuk melakukan ekspor kendaraan.
“Misalnya Vietnam, walaupun dia masih setir kiri. Ataupun Brunei, walaupun small market kita bisa ke sana,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia saat ditemui di Alam Sutera beberapa waktu lalu.
Dhani melanjutkan, wacana pelonggaran aturan TKDN yang sempat diungkapkan oleh pemerintah menurutnya juga perlu diimbangi dengan ketentuan FTA (Free Trade Agreement).
“Bagi kita, selain TKDN lokal di sini kita juga melihat bagaimana kita bisa mengeksplor pasar Asia Tenggara,” kata Dhani.
Perlu diketahui, perjanjian perdagangan seperti AFTA (ASEAN Free Trade Area) disebut terbukti berhasil memperkuat ekspor otomotif Indonesia.
Regulasi tersebut mengatur kesepakatan negara-negara terkait agar dapat meringankan tarif ekspor maupun impor.
Terlepas dari pelonggaran aturan TKDN tersebut, Dhani menegaskan BAIC akan tetap melakukan perakitan lokal dan mengejar TKDN setidaknya 40 persen untuk BJ40 Plus.
“Tentu dalam satu setengah tahun ke depan kita ingin membuat TKDN 40 persen. Artinya kita punya kesempatan untuk bisa ekspor ke negara tetangga,” tegas dia.
Sekadar informasi, BAIC merupakan salah satu manufaktur otomotif Tiongkok yang tidak langsung memboyong mobil listrik buat dipasarkan.
Mereka terlebih dulu meluncurkan dua model kendaraan bermesin bensin yaitu BJ40 Plus dan crossover SUV (Sport Utility Vehicle) X55-II.
BAIC memutuskan untuk terlebih dulu merakit lokal BJ40 Plus karena angka penjualan yang lebih baik. Model ini juga lebih berpeluang diekspor di masa mendatang.
Sementara X55-II baru mendapatkan penyegaran dan penambahan varian dengan harga di bawah Rp 400 jutaan guna meningkatkan angka penjualannya.
Sebab sepanjang 2024, BAIC X5-II hanya terjual 70 unit. Beberapa konsumen ternyata memberikan masukan buat penggantian logo Beijing di kap dan pintu bagasi agar model tersebut lebih mudah diterima masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 11:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
22 Desember 2025, 13:00 WIB
15 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV