Pertimbangan Airlangga Hartarto Tak Berikan Insentif Tahun depan

Airlangga Hartarto menilai pemerintah sudah banyak memberikan insentif untuk sektor otomotif selama dua tahun

Pertimbangan Airlangga Hartarto Tak Berikan Insentif Tahun depan
  • Oleh Satrio Adhy

  • Minggu, 30 November 2025 | 15:00 WIB

KatadataOTO – Pelaku industri otomotif Indonesia saat ini sedang berjuang untuk bangkit. Oleh sebab itu dinilai beberapa pihak perlu diberikan bantuan pada 2026.

Namun salah satu menteri Presiden Prabowo Subianto, telah memastikan kalau pemerintah tidak ingin memberikan insentif di tahun depan.

Sebab ada beberapa alasan mengapa mereka enggan mengucurkan bantuan, kepada para pabrikan mobil maupun motor di Tanah Air.

“Insentif sudah diberikan sepanjang dua tahun untuk mendirikan pabrik dan hasilnya sudah nyata,” ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang perekonomian saat mengunjungi GJAW 2025, Sabtu (29/11).

Jangan Mudah Tergoda Harga Mobil Listrik Murah di GJAW 2025
Photo: KatadataOTO

Airlangga menyatakan, para produsen mobil yang masuk melalui skema insentif impor EV disebut sudah mulai melakukan perakitan secara lokal.

Hal itu ternyata telah membawa dampak positif. Seperti hadirnya produk-produk dengan banderol kompetitif.

“Kalau kita lihat tahun ini harganya relatif yang di bawah Rp 300 juta sudah banyak,” Airlangga Hartarto melanjutkan.

Lebih jauh dikatakan, pemerintah telah mengalokasikan insentif dengan anggaran cukup besar selama dua tahun terakhir.

Angkanya mencapai Rp 7 triliun hanya untuk sektor otomotif. Ia menilai jumlah tersebut sudah lebih dari cukup.

Dengan progress yang dianggap memadai, pemerintah kini ingin mengalihkan fokus pada pembuatan fasilitas produksi nasional.

Rencana di atas, disinyalir merupakan wacana pemerintah untuk menghasilkan mobil maupun motor nasional.

Seperti dikatakan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Jadi niatan orang nomor satu di Indonesia itu dapat berjalan lancar.

“Sekarang Pak Presiden ingin membangun pabrik. Mungkin dana itu bisa dialihkan untuk membangun pabrik nasional,” tegas Airlangga Hartarto.

Patut diketahui, sejak pandemi Covid-19 pemerintah beberapa kali mengucurkan insentif fiskal untuk menopang industri otomotif.

Seperti contoh pada 2021 lalu, bantuan diberikan dalam bentuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).

Mobil Listrik J6 Jadi Andalan Chery Menggoda Konsumen di RI
Photo: KatadataOTO

Stimulus di atas terbukti mampu mendongkrak penjualan mobil di tengah lesunya permintaan. Setelah itu dukungan serupa terus diberikan setiap tahun dengan berbagai kriteria berbeda.

Memasuki 2025 skema insentif berubah fokus. Pemerintah memberikan fasilitas bea masuk nol rupiah bagi produsen mobil listrik yang ingin masuk ke pasar Indonesia.

Namun ada sejumlah syarat harus dipenuhi mereka.. Semisal mulai 2026 produsen wajib mendirikan pabrik serta memproduksi model yang sama di dalam negeri.


Terkini

mobil
Toyota Kijang Innova

Toyota Kijang Innova Reborn Bakal Dapat Penyegaran Bulan Depan

Tampilan eksterior Toyota Kijang Innova Reborn makin sporti dan headunit membesar, meluncur Desember 2025

komunitas
Honda Community Year End Car Meet Ramaikan GJAW 2025

Honda Community Year End Car Meet Ramaikan GJAW 2025

HPM menggelar Honda Community Year End Car Meet untuk terus mendekatkan diri kepada para anggota komunitas

mobil
Wuling Cortez Darion PHEV

Wuling Cortez Darion PHEV Incar Konsumen yang Ragu Pada EV

Wuling Cortez Darion PHEV bakal menjadi pilihan buat mereka yang masih ragu terhadap performa mobil listrik

mobil
Pengunjung GJAW 2025 Diklaim Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Pengunjung GJAW 2025 Diklaim Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Digelar dengan kedatangan berbagai model kendaraan baru, GJAW 2025 berhasil memikat lebih banyak pengunjung

mobil
Hyundai Stargazer Diskon Rp 50 Juta di GJAW 2025

Hyundai Stargazer Diskon Rp 50 Juta di GJAW 2025

Selama pameran GJAW 2025, diler menawarkan promo berupa potongan harga Rp 50 juta untuk Hyundai Stargazer

mobil
Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Banjir Sumatera sebabkan kerugian, Daihatsu siap bantu konsumen dan karyawan yang terdampak bencana di sana

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Kejar Pengiriman J5 EV ke Konsumen RI, Terpesan 6.000 Unit

Mobil listrik J5 EV terpesan ribuan unit, Jaecoo terus kejar pengiriman agar bisa penuhi kebutuhan konsumen

mobil
Keistimewaan Pakai Mobil Listrik serta Hybrid Toyota maupun Lexus

Keistimewaan Pakai Mobil Listrik serta Hybrid Toyota maupun Lexus

Pengguna mobil listrik sampai hybrid Toyota dan Lexus bakal dimanjakan dengan berbagai fasilitas disediakan