Pengiriman 10 Ribu Jaecoo J5 EV Dikebut, Biar Bisa Dipakai Mudik

Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia

Pengiriman 10 Ribu Jaecoo J5 EV Dikebut, Biar Bisa Dipakai Mudik
Satrio Adhy

KatadataOTO – Jaecoo J5 EV masih menjadi primadona bagi masyarakat. Mobil listrik ini diklaim mendapat sambutan positif sejak diluncurkan.

Untuk itu, Jaecoo Indonesia mempercepat distribusi kendaraan roda empat setrum mereka di pasar domestik.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan setiap unit sampai ke tangan konsumen secepatnya," ungkap Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Jim Ma menjelaskan, sampai sekarang sudah ada 7.000 mobil listrik Jaecoo J5 EV yang tersalurkan ke konsumen.

Jaecoo J5 EV
Photo: KatadataOTO

Jenama asal Cina itu pun bertekad untuk mengebut pengiriman produk mereka ke tangan konsumen sebelum Lebaran 2026.

"Untuk bulan ini agak sulit karena ada periode libur Lebaran, tetapi kami akan mengirimkan 3.000 unit lagi sebelum Lebaran untuk memastikan kebutuhan pasar," ia melanjutkan.

Hal senada turut disampaikan oleh Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia. Ia mengaku senang mobil listriknya mendapat sambutan baik.

Sehingga banyak konsumen di dalam negeri tertarik untuk memiliki Jaecoo J5 EV. Ryan menjelaskan, total sudah ada 15 ribu unit terpesan.

“Memang di awal, Desember 2025 dan Januari 2026 jumlah produksi kita belum sebanyak ini. Tetapi sekarang ini, di Februari 2026 kita sudah melaporkan penjualan hampir 3.000 unit dalam satu bulan,” kata Ryan.

Dia pun berharap para konsumen bisa segera menggunakan Jaecoo J5 EV, terutama untuk kegiatan mudik Lebaran 2026.

Dengan begitu, pembeli tidak perlu menunggu waktu lama guna mendapatkan mobil listrik yang dipesan.

“Jadi kita harapkan inden yang panjang ini di Maret 2026 kita akan selesaikan 10.000 unit. Sebelumnya kita telah men-deliver sekitar 7.000 unit,” tutur Ryan.

Sebagai informasi, Jaecoo J5 EV sudah dirakit secara lokal di fasilitas produksi milik Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.

Selain itu, Jaecoo baru-baru ini menjalin kerja sama dengan Inchcape Indonesia yang sekarang merupakan fasilitas produksi Mercedes-Benz.

Jaecoo J5 EV
Photo: KatadataOTO

Pihak Jaecoo berupaya dan berkomitmen untuk memenuhi seluruh permintaan konsumen terhadap Jaecoo J5 EV.

Melalui berbagai cara tersebut, dipercaya bisa mempercepat pengiriman Jaecoo J5 ke garasi para konsumen.

Diharapkan masa tunggu atau inden mobil listrik tersebut bisa semakin singkat.


Terkini

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026