Donald Trump Beri Sinyal Izinkan Impor Mobil Cina ke Amerika
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Mobil Amerika mendapat karpet merah setelah Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di setujui dua negara
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Indonesia baru saja mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat, yakni Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Salah satu poin yang dibahas antara kedua negara adalah sektor otomotif. Indonesia harus mengubah sejumlah standar dan persyaratan lain.
Terkhusus yang dianggap merugikan kendaraan-kendaraan atau suku cadang produksi Negeri Paman Sam.
“Dalam perjanjian ini tujuannya juga untuk mencapai Indonesia Emas, sehingga perjanjian ini juga disebut sebagai new golden age bagi Indonesia maupun Amerika Serikat,” ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Minggu (22/02).
Kesepakatan di atas menjadi pintu gerbang mobil Amerika Serikat, mendapat jalur istimewa untuk mengaspal di Tanah Air.
Dodge, Tesla sampai Cadillac bisa meminta pemerintah setempat merevisi aturan yang diklaim menyudutkan perusahaan terkait.
Pada naskah final ART di Annex III Pasal 2.6 poin A dan B disebutkan, kendaraan roda empat asal Negeri Paman Sam tidak perlu menjalani standar keselamatan serta emisi berlaku di Indonesia.
Mereka diizinkan mengacu pada prosedur yang berlaku di Amerika Serikat. Jadi dapat bebas melenggang di jalanan Indonesia.
Di sisi lain, kebijakan yang disetujui Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump ini berpotensi menurunkan harga mobil impor dari Amerika Serikat.
Dengan dihapusnya hambatan tarif, struktur biaya impor berpotensi menjadi lebih ringan.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Ford dan kawan-kawan memperkuat penetrasi di pasar Tanah Air.
Lalu kesepakatan anyar ini berpotensi mendorong produk dari Ford sampai Tesla, ditawarkan dengan harga lebih kompetitif di masa mendatang.
Bahkan bisa menjadi ‘karpet merah’ bagi merek-merek yang sempat hengkang dari Indonesia, untuk kembali memasarkan produk mereka.
Tidak hanya sampai di situ dampak perjanjian di atas. Dari segi komponen, produk buatan Amerika Serikat dapat membanjiri pasar di dalam negeri.
Termasuk chip semikonduktor yang menjadi bagian penting, dalam industri otomotif di Tanah Air beberapa waktu belakangan.
Airlangga menegaskan, kesepakatan kali ini berbeda dengan perjanjian Amerika Serikat dengan negara lain. Sebab secara tegas difokuskan pada kerja sama perdagangan.
Dipercaya dapat membawa dampak positif bagi kedua negara. Jadi patut ditunggu bagaimana ke depannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
09 Februari 2026, 20:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun