Truk Cina Disebut Mulai Gerus Pasar Kendaraan Komersil Indonesia
23 Desember 2025, 09:00 WIB
Naik dibandingkan periode sama tahun lalu, pembiayaan kendaraan komersial Astra Financial capai Rp 2,2 T
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selain kendaraan penumpang, unit bisnis Astra Financial yang fokus pada kendaraan komersial dan alat berat. PT SANF (Surya Artha Nusantara Finance) mencatat kenaikan pembiayaan tujuh persen pada 2024.
Sampai kuartal pertama di Mei 2024 total pembiayaan atau Amount Finance yang diraih yakni Rp 2,2 triliun. Angka tersebut naik tujuh persen dibandingkan periode sama tahun lalu alias year-on-year.
Terapkan Portofolio Roadmap, SANF fokus perkuat pembiayaan sektor bisnis utama yakni alat berat dan dorong peluang baru dengan rambah truk dan usaha kecil menengah.
Sementara pencapaian laba bersih setelah pajak tahun ini mencapai angka Rp 49,6 miliar, naik 54,4 persen.
Wempy Kunto Wiambodo, Presiden Direktur SANF mengatakan bahwa pencapaian tersebut dorong komitmen SANF untuk terus beri layanan terbaik mitra bisnis dalam memberi dukungan dan layanan pembiayaan komprehensif.
“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan mitra bisnis dan memperkuat posisi SANF di industri keuangan secara berkelanjutan,” ungkap Wempy dalam siaran resmi, dikutip Selasa (25/6).
Untuk diketahui belum lama ini Astra Financial juga menjadi partner pembiayaan kendaraan komersial di perhelatan GIICOMVEC 2024 (Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo).
Guna memenuhi kebutuhan konsumen di tengah perkembangan teknologi, SANF luncurkan aplikasi mobile SANFIND pada 2023. Ada beragam fitur ditawarkan lewat layanan One Stop Services bisa dilakukan secara daring.
Mengawali 2024 industri otomotif memang menghadapi tantangan tidak terkecuali di sektor komersial atau niaga. Mengacu pada data Gaikindo, penjualan kendaraan niaga sepanjang 2023 adalah 236.321 unit, turun dari 2022 (252.263 unit).
Penurunan juga dipengaruhi beberapa hal, salah satunya adalah berlangsungnya Pemilu 2024. Banyak orang termasuk konsumen kendaraan niaga menunda pembelian.
Mengingat hasil pemilu bisa memberikan dampak pada keputusan bisnis pelaku usaha. Namun seiring berjalan waktu penjualan kendaraan komersial kembali membaik perlahan.
Gaikindo pun tetap optimistis industri akan membaik. Apalagi menurut studi Bank Dunia, Report on Indonesia, sampai 2026 pertumbuhan ekonomi RI diperkirakan masih ada di kisaran lima persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 09:00 WIB
21 Desember 2025, 09:00 WIB
10 Desember 2025, 16:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
17 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat