Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
McEasy tawarkan sistem inventaris sparepart digital, rawat armada dan bantu cegah peluang kecelakaan truk
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kecelakaan truk kembali marak terjadi belakangan dan perlu menjadi perhatian banyak pihak. Ada beberapa hal disebut menjadi faktor penyebab seperti kelalaian pengemudi dan kondisi kendaraan.
Guna membantu meminimalisir peluang kecelakaan, penyedia spare part oli dan ban McEasy sediakan sistem pengelolaan suku cadang berbasis IoT (Internet of Things).
Melalui layanan tersebut, pengelola armada dapat melihat dengan mudah melihat informasi terkini soal kendaraan terkhusus kondisi ban dan oli sebagai komponen penting.
“Pengelolaan suku cadang yang tidak tepat dapat menyebabkan peningkatan downtime dan risiko kecelakaan, berdampak terhadap peningkatan biaya operasional dan kehilangan potensi penghasilan,” kata William Firman, Director of Business Expansion McEasy di Jakarta Selatan, Selasa (10/12).
Sehingga servis berkala kendaraan dapat dilakukan secara terjadwal mengikuti buku panduan armada yang bakal dioperasikan.
Pemeriksaan sendiri dilakukan oleh PT RABA, bengkel spesialis truk. Tidak hanya melakukan pengecekan, mereka juga mendeteksi masalah potensial sebelum menjadi serius dan memastikan armada truk beroperasi secara efisien.
“Kami melakukan preventive maintenance, aktivitas pemeliharaan armada tepat waktusesuai buku panduan. Kami biasanya melakukan pengecekan rutin pada armada yang akan beroperasi,” ucap Afif Afianto, Direktur PT RABA dalam kesempatan sama.
Harapannya kondisi truk bisa lebih prima saat digunakan. Kemudian McEasy Spare Part Solutions juga diklaim dapat membantu menghemat biaya suku cadang.
Sebagai contoh apabila truk membutuhkan Rp 12 juta untuk penggantian seluruh ban, apabila dikelola McEasy umur ban dapat lebih optimal dan membuat frekuensi penggantian ban dari 2,5 kali menjadi 2,08 kali per tahun.
Sehingga gambaran kasarnya, biaya tahunan dikeluarkan untuk penggantian ban bisa berkurang sampai Rp 5 jutaan per armada.
Berfokus di sektor logistik, ada sejumlah solusi lain disediakan guna membantu meningkatkan keselamatan berkendara seperti GPS Tracker yang melacak lokasi kendaraan secara realtime, manajemen armada dan dascham TrackVision.
“Kita ketahui untuk mengelola dan memastikan pengemudi mematuhi aturan ditetapkan perusahaan tidak mudah, medan juga mungkin di luar kontrol. Paling mudahnya kita kendalikan adalah perawatan,” tegas William.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia