Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Pemerintah ingin pengemudi kendaraan di Jakarta tingkatkan kompetensinya demi keselamatan berlalu lintas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rano Karno, Wakil Gubernur ingin para pengemudi angkutan umum dan barang memiliki kompetensi yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas khususnya di DKI Jakarta.
Walau kecelakaan lalu lintas tidak hanya disebabkan oleh pengemudi, tetapi harus diakui peran mereka dalam keselamatan berkendara sangatlah penting.
"Ini untuk membantu menjaga keselamatan pengguna jalan serta mendukung terwujudnya ketertiban dan keamanan lalu lintas di Jakarta," ungkapnya dilansir Antara (11/08).
Ia pun mengingatkan bahwa pengemudi kendaraan memiliki peran dalam mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. Semakin terampil mereka dalam mengendalikan mobil maka diharapkan makin aman juga dalam berkendara.
"Pengemudi angkutan umum maupun angkutan barang perlu memiliki keterampilan mengemudi serta sikap yang baik untuk mengurangi tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Rano mengungkap bahwa masalah di sektor transportasi disebabkan oleh berbagai faktor termasuk manusia. Human error pun kerap menjadi penyebab terbesar terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mendorong agar kompetensi pengemudi bisa meningkat. Caranya adalah dengan menggelar kegiatan Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memilih pengemudi paling berkompeten. Nantinya pemenang akan mewakili Provinsi DKI Jakarta pada ajang tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada September 2025.
"Ini juga menjadi bentuk penghargaan kepada para pengemudi yang telah menunjukkan dedikasi dan perilaku teladan dalam menjalankan tugasnya, sekaligus bukti pentingnya peran pengemudi dalam membangun budaya berlalu lintas aman, tertib serta beretika," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa pada Januari hingga Juni 2025 jumlah kecelakaan di Indonesia adalah 70.749 insiden. Jumlah itu lebih kecil dibanding periode serupa di 2024 yang sebesar 72.638 kejadian.
Penurunan kecelakaan pun berdampak positif karena jumlah korban meninggal dunia turun dari 13.781 pada 2024 menjadi 11.262 pada 2025.
Meski demikian, bukan berarti pemerintah bisa bersantai. Pasalnya kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu masalah yang harus diatasi dan mendapat perhatian dari banyak pihak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia