UD Trucks Hadirkan Jawaban Masa depan Logistik Indonesia
16 Desember 2025, 12:00 WIB
Dapat bantu mencegah kecelakaan, pengamat kembali sorot aturan soal penyitaan truk yang tidak laik jalan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kecelakaan truk kembali marak belakangan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya kondisi kendaraan tidak prima atau pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara.
Pengamat menilai ada beberapa hal bisa dilakukan oleh penegak hukum agar memberi efek jera, salah satunya adalah lewat penyitaan kendaraan.
“Penyitaan dapat dilakukan sampai ada putusan dari pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap,” ucap Budiyanto, pemerhati transportasi dan hukum dalam keterangannya kepada KatadataOTO, Senin (18/11).
Ketentuan itu mengacu pada PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Lebih rinci dijelaskan pada Pasal 32 ayat 1, bahwa petugas pemeriksa kendaraan bermotor di jalan dapat melakukan penyitaan terhadap SIM, STNK, surat izin penyelenggaraan angkutan umum, tanda bukti lulus uji, barang muatan sampai kendaraan bermotor yang digunakan melakukan pelanggaran.
Kemudian di ayat 2 dijabarkan bahwa kendaraan bermotor bisa disita apabila ditemukan hal-hal sebagai berikut:
Budiyanto menegaskan bahwa langkah-langkah pencegahan itu bisa dilakukan agar memberikan efek jera kepada pengemudi serta pemilik kendaraan terkait.
“Tanpa ada komitmen kuat dari pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, kecelakaan melibatkan truk akan berulang terus,” tegas dia.
Di samping itu, Kementerian Perhubungan juga turut mengimbau pemangku kepentingan serta pengusaha untuk ambil bagian mencegah terjadinya kecelakaan truk.
Perlu ada penerapan yang lebih optimal terhadap regulasi keselamatan transportasi termasuk standar keselamatan pengemudi, kendaraan dan infrastruktur penunjang.
Selain penegakan hukum, tindakan preventif dapat dilakukan lewat edukasi serta sosialisasi berkelanjutan kepada operator angkutan, pengemudi sampai masyarakat umum.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Desember 2025, 12:00 WIB
10 Desember 2025, 15:00 WIB
29 November 2025, 09:00 WIB
19 November 2025, 16:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
17 Desember 2025, 12:00 WIB
QJMotor sampai memutus kerja sama dengan diler Superbiker Motor Solo buntut permasalahan dengan konsumen
17 Desember 2025, 11:00 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat bakal beri kompensasi agar angkot di Puncak tidak beroperasi saat libur Nataru
17 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery masih malu-malu membocorkan lebih jauh kapan waktu pelucuran brand Exeed untuk pasar Indoneisa
17 Desember 2025, 09:00 WIB
BYD masih terus memimpin sebagai merek mobil Cina terlaris di November 2025, berikut daftar lengkapnya
17 Desember 2025, 08:00 WIB
Mitsubishi Xforce memenuhi kebutuhan para pengendara yang ingin bisa menaklukkan berbagai medan jalan
17 Desember 2025, 07:00 WIB
VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia
17 Desember 2025, 06:14 WIB
Ganjil genap Jakarta 17 Desember 2025 tetap menjadi andalan gunmengatasi kemacetan Ibu Kota yang tidak ada hentinya
17 Desember 2025, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat di Kota Kembang, sudah beroperasi sejak pukul 09.00 WIB