BYD Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Vietnam
29 Januari 2026, 20:00 WIB
Jokowi resmikan pabrik baterai kendaraan listrik pertama dan terbesar di Indonesia senilai Rp 73,11 triliun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Presiden Joko Widodo atau kerapa disapa Jokowi resmikan pabrik baterai dan ekosistem kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kona Electric.
Setidaknya ada tiga fasilitas produksi yang diresmikan Jokowi. Mulai dari pabrik sel baterai tahap pertama senilai US$ 1,2 miliar atau setara Rp 19,67 triliun, battery pack sebesar US$ 42,12 juta (Rp 690,49 miliar) dan perakitan Hyundai Kona Electric sebanyak US$ 1,5 (Rp 24,59 triliun).
Total investasi yang dikucurkan adalah US$ 4,46 miliar atau Rp 73,11 triliun. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi pada Hyundai dan LG asal Korea Selatan atas komitmennya membangun pabrik baterai kendaraan listrik pertama.
“Hari ini kita telah memulai babak baru dalam meletakkan sebuah tonggak komitmen bersama untuk menjadi pemain global di ekosistem EV, sel baterai dan electric vehicle,” tegas Jokowi dilansir Antara (03/07).
Dengan dibangunnya smelter dan pabrik sel baterai maka diharapkan Indonesia bisa menjadi pemain global yang penting dalam rantai pasok global untuk kendaraan listrik.
Menurutnya Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah namun hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah. Akibatnya tidak memiliki nilai tambah meski materialnya semakin habis.
“Kita harus bisa masuk sebagai pemain global dalam rantai pasok kendaraan listrik. Satu ini sudah dimulai dan ini merupakan pabrik sel baterai EV pertama serta terbesar di Asia Tenggara,” tambah Jokowi.
Pabrik baterai tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mobil listrik di Tanah Air khususnya Hyundai Kona Electric. Model itu adalah EV kedua dari Hyundai yang diproduksi langsung di Indonesia.
Hyundai Konda Electric sendiri rencananya akan diluncurkan pada ajang GIIAS 2024 dengan harga Rp 500 jutaan. Berdasarkan informasi yang disampaikan, model itu dibekali baterai berkapasitas 64,8 kWh guna menggerakkan motor listrik berdaya 201 hp dan torsi puncak 255 Nm.
Berbagai fitur kekinian disematkan oleh Hyundai, seperti i-Pedal. Memungkinkan pengemudi mengatur kecepatan kendaraan hanya memakai pedal akselerator.
Opsi V2L atau Vehicle-to-Load juga diberikan. Sehingga mobil bisa dipakai sebagai sumber tenaga buat barang elektronik lain menggunakan output AC 1,7 kW.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 20:00 WIB
11 Juli 2025, 11:00 WIB
29 Juni 2025, 22:00 WIB
23 Mei 2025, 10:00 WIB
22 Mei 2025, 18:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan