Rexco Tawarkan Pembersih Komponen Kendaraan Listrik di IIMS 2026
08 Februari 2026, 10:00 WIB
Prabowo memanggil Bahlil dan Airlangga ke Istana hari ini untuk membahas proyek pembangunan pabrik baterai EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah sepertinya tengah serius menggenjot pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Terkini sejumlah menteri dipanggil Presiden Prabowo Subianto.
Terdapat sejumlah nama yang hadir ke istana. Sebut saja Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral).
Kemudian hadir juga Airlangga Hartarto, Menko (Menteri Koordinator) Perekonomian. Keduanya menghadap Prabowo pada hari ini, Kamis (22/05).
"Hari ini kami akan ratas (rapat terbatas) dalam pembahasan kelanjutan baterai mobil listrik terkait dengan LG," ucap Bahlil di Antara.
Ia menuturkan beberapa waktu lalu pemerintah sudah mengambil keputusan untuk menyudahi kerja sama dengan LG, terkait proyek pabrik baterai EV.
Kini posisi LG telah digantikan oleh pihak lain, yakni Huayou sebuah manufaktur asal Cina.
"Jadi ini mitra baru dan sudah selesai. Tinggal kami memberikan laporan kepada Bapak Presiden," Bahlil menambahkan.
Sebagai informasi, proyek Indonesia Grand Package menargetkan pembangunan pabrik baterai EV dengan kapasitas 30 GWh.
Dalam perjalanannya, LG telah membuat 10 GWh pertama. Sehingga tersisa 20 GWh yang akan dilanjutkan oleh Huayou.
"Total investasinya itu 9,8 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 160 triliunan). Tahap pertama dengan LG sudah dilakukan sekitar 1,2 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 19,6 triliunan)," tutur Bahlil.
Sementara itu sebanyak 8 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp 130,6 triliunan akan diambil alih oleh Huayou. Lalu prosesnya bakal diselesaikan hari ini.
Di sisi lain, Bahlil mengungkapkan bahwa surat pemutusan kemitraan dengan LG, terkait proyek pabrik baterai EV sudah dibuat.
Pada tempat berbeda, Airlangga mengungkapkan bahwa rapat terbatas dengan Presiden Prabowo buat membahas hilirisasi baterai EV.
Sekadar informasi, sebelumnya pemerintah meminta LG untuk mundur dari proyek pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik.
Hal ini karena pemerintah menilai bahwa perusahaan tersebut terlalu lama melakukan negosiasi.
Jadi posisi LG langsung digantikan oleh Huayou. Mereka dikabarkan bakal membawa sejumlah teknologi terkini ke dalam negeri.
Ditambah Huayou telah lebih dulu menanamkan uang mereka di Tanah Air untuk bidang yang sama, yakni produksi penampung daya kendaraan setrum.
Sehingga langkah pemerintah ini dinilai sudah tepat. Terkhusus untuk mendorong pertumbuhan ekosistem mobil serta motor listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 10:00 WIB
08 Februari 2026, 07:00 WIB
05 Februari 2026, 08:00 WIB
02 Februari 2026, 15:00 WIB
02 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Ipone meluncurkan empat pelumas baru dalam ajang IIMS 2026 demi menjawab kebutuhan para pengendara motor