PEVS 2026 Dipastikan Lebih Meriah, Catat Tanggalnya
22 Mei 2026, 11:00 WIB
Prabowo memanggil Bahlil dan Airlangga ke Istana hari ini untuk membahas proyek pembangunan pabrik baterai EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah sepertinya tengah serius menggenjot pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Terkini sejumlah menteri dipanggil Presiden Prabowo Subianto.
Terdapat sejumlah nama yang hadir ke istana. Sebut saja Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral).
Kemudian hadir juga Airlangga Hartarto, Menko (Menteri Koordinator) Perekonomian. Keduanya menghadap Prabowo pada hari ini, Kamis (22/05).
"Hari ini kami akan ratas (rapat terbatas) dalam pembahasan kelanjutan baterai mobil listrik terkait dengan LG," ucap Bahlil di Antara.
Ia menuturkan beberapa waktu lalu pemerintah sudah mengambil keputusan untuk menyudahi kerja sama dengan LG, terkait proyek pabrik baterai EV.
Kini posisi LG telah digantikan oleh pihak lain, yakni Huayou sebuah manufaktur asal Cina.
"Jadi ini mitra baru dan sudah selesai. Tinggal kami memberikan laporan kepada Bapak Presiden," Bahlil menambahkan.
Sebagai informasi, proyek Indonesia Grand Package menargetkan pembangunan pabrik baterai EV dengan kapasitas 30 GWh.
Dalam perjalanannya, LG telah membuat 10 GWh pertama. Sehingga tersisa 20 GWh yang akan dilanjutkan oleh Huayou.
"Total investasinya itu 9,8 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 160 triliunan). Tahap pertama dengan LG sudah dilakukan sekitar 1,2 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 19,6 triliunan)," tutur Bahlil.
Sementara itu sebanyak 8 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp 130,6 triliunan akan diambil alih oleh Huayou. Lalu prosesnya bakal diselesaikan hari ini.
Di sisi lain, Bahlil mengungkapkan bahwa surat pemutusan kemitraan dengan LG, terkait proyek pabrik baterai EV sudah dibuat.
Pada tempat berbeda, Airlangga mengungkapkan bahwa rapat terbatas dengan Presiden Prabowo buat membahas hilirisasi baterai EV.
Sekadar informasi, sebelumnya pemerintah meminta LG untuk mundur dari proyek pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik.
Hal ini karena pemerintah menilai bahwa perusahaan tersebut terlalu lama melakukan negosiasi.
Jadi posisi LG langsung digantikan oleh Huayou. Mereka dikabarkan bakal membawa sejumlah teknologi terkini ke dalam negeri.
Ditambah Huayou telah lebih dulu menanamkan uang mereka di Tanah Air untuk bidang yang sama, yakni produksi penampung daya kendaraan setrum.
Sehingga langkah pemerintah ini dinilai sudah tepat. Terkhusus untuk mendorong pertumbuhan ekosistem mobil serta motor listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Mei 2026, 11:00 WIB
22 Mei 2026, 09:00 WIB
21 Mei 2026, 07:00 WIB
19 Mei 2026, 15:42 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Terkini
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan
22 Mei 2026, 11:00 WIB
PEVS 2026 bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran untuk menampilkan berbagai inovasi pada kendaraan listrik
22 Mei 2026, 09:00 WIB
BYD memperkenalkan berbagai inovasi yang mereka bawa ke Indonesia melalui acara Tech Culture Fest 2026
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB
22 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang hadirkan untuk memudahkan mengurus dokumen berkendara